• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 7 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Kolom

Belajar Hikmah dari Syaikh Abdurrahman as-Sudais

Oleh Yudi
6 tahun lalu
in Kolom
Waktu Baca: 2 menit baca
A A
0
pengunjung masjidil haram

Kepala Presidensi Urusan Dua Masjid Suci Arab Saudi, Sheikh Abdulrahman Al-Sudais. Foto/Sputnik International

2
BAGIKAN

ADA hal menarik dalam beberapa kunjugan Syaikh Sudais (imam Masjidil Haram – Mekah) ke Indonesia sekitar tahun 2000-an. Beliau menjadi imam shalat yang dikeraskan bacaannya seperti Maghrib, Isya’, dan Shubuh, beliau selalu membaca surat Al-Fatihah dengan mengeraskan bacaan “basmalah”nya. Di kunjungan yang lain, pada tanggal 31 Oktober 2014, beliau sempat mengimami shalat Jum’at di Masjid Istiqlal – Jakarta, dengan menjahrkan (mengeraskan) basmalah para surat Al-Fatihah. Padahal beliau adalah seorang ulama yang bermadzhab Hanbali yang merupakan madzhab mayoritas penduduk Saudi Arabia. Dimana dalam madzhab Hanbali, “basmalah” dibaca sirr (dilirihkan).

Belajar Hikmah dari Syaikh Abdurrahman as-Sudais 1 belajar,hikmah

Bahkan menurut informasi sebagian ustadz yang menyertai beliau, syaikh Sudais pernah mengimami shalat Shubuh dan beliau melakukan qunut Shubuh di rekaat kedua. Padahal dalam pandangan madzhab Hanbali yang beliau anut, Qunut Shubuh tidak disyari’atkan. Beliau juga meletakkan tangan beliau saat berdiri dalam shalat di atas pusar dan di bawah dada, sesuai dengan madzhab Syafi’i.

BACA JUGA: Doa Ibu, di Balik Syeikh Sudais

ArtikelTerkait

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

Semua ini membuktikan, bahwa beliau sangat mengerti jika mayoritas penduduk Indonesia bermadzhab Syafi’i. Sehingga beliau memandang perlu untuk melapangkan dada serta mengalah dalam masail khilafiyyah dengan mengamalkan sebagian pendapat penduduk negeri yang beliau kunjungi dalam rangka untuk merealisasikan kemaslahatan serta meminimalisir kerusakan atau fitnah yang mungkin akan terjadi. Persatuan serta kondisi yang kondusif yang telah ada harus dijaga, jangan sampai dihancurkan hanya karena issue-issue khilafiyyah seperti ini.

Sangat mungkin Syaikh telah membaca apa yang dinyatakan oleh Imam Ibnu Qayyim – rahimahullah- tentang bagaimana beliau menyikapi masalah Qunut Shubuh :

وَيَقُولُونَ: فِعْلُهُ سُنَّةٌ وَتَرْكُهُ سُنَّةٌ، وَمَعَ هَذَا فَلَا يُنْكِرُونَ عَلَى مَنْ دَاوَمَ عَلَيْهِ، وَلَا يَكْرَهُونَ فِعْلَهُ، وَلَا يَرَوْنَهُ بِدْعَةً، وَلَا فَاعِلَهُ مُخَالِفًا لِلسُّنَّةِ، كَمَا لَا يُنْكِرُونَ عَلَى مَنْ أَنْكَرَهُ عِنْدَ النَّوَازِلِ، وَلَا يَرَوْنَ تَرْكَهُ بِدْعَةً، وَلَا تَارِكَهُ مُخَالِفًا لِلسُّنَّةِ، بَلْ مَنْ قَنَتَ فَقَدْ أَحْسَنَ، وَمَنْ تَرَكَهُ فَقَدْ أَحْسَنَ

“Mereka (ahli hadits) mengatakan : bahwa melakukannya (qunut Shubuh) adalah perbuatan sunnah, dan meninggalkannya juga perbuatan sunnah. Maka, mereka tidak mengingkari orang yang mendawamkan (terus-menerus/membiasakan) qunut Shubuh, tidak benci untuk melakukannya, tidak menganggap bid’ah, dan juga tidak menganggap orang yang melakukannya termasuk menyelisihi sunnah, begitu juga sebaliknya. Bahkan orang yang qunut itu bagus, dan yang meninggalkannya juga bagus.” [Zadul Ma’ad : 1/266]

Hal ini juga menunjukkan akan pentingnya hikmah dalam menerapkan sebuah ilmu di tengah masyarakat. Terkadang, ada suatu ilmu yang kita yakini, akan tetapi mungkin kita tidak bisa atau belum bisa mengamalkannya. Karena dalam pegamalan ilmu – khususnya dalam masalah khilafiyyah – perlu untuk menimbang kemaslahatan serta kerusakan yang akan timbul serta memperhatikan situasi dan kondisi di mana ilmu itu akan diterapkan.

BACA JUGA: Kemarahan Ibu terhadap Syeikh Abdurrahman AsSudais

Imam Ibnu Hajar Al-Haitami –rahimahullah- pernah bermakmum di belakang orang yang beda madzhab. Lalu ada seorang yang bertanya : “Wahai Imam ! anda berfatwa makruhnya seorang bermakmum kepada imam yang beda madzhab, tapi anda melakukannya ?”. Maka beliau menjawab : “Itu ilmu(ku), dan ini amal(ku).”

Jika Syaikh Sudais saja yang berkewargaan Saudi dan bermadzhab Hanbali bisa menghormati dan mengambil sikap yang demikian sejuk dan penuh hikmah, seharusnya kita sebagai penduduk negeri ini harus lebih bisa lagi. Semoga Allah membalas syaikh Sudais dengan kebaikan yang melimpah. Aamiin. []

Facebook: Abdullah Al-Jirani

Tags: Abdurrahman as-SudaisHikmah
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Seperti Inilah Ibadah di Balik Ilmu Para Ulama

Next Post

Ambil Baiknya Buang Buruknya

Yudi

Yudi

Terkait Posts

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

14 Juli 2025
Israel, Yahudi, Gaza, Tentara

Tentara yang Diperas oleh Negaranya Sendiri

10 Juli 2025
Firaun, Benjamin Netanyahu

Firaun Tak Kalahkan Musa, Netanyahu Takkan Kalahkan Gaza

9 Juli 2025
Gaza

Dari Era Pra Hijrah ke Gaza: Warisan Generasi Progresif dalam Menolak Ketidakadilan

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 2 belajar,hikmah

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

21 Sifat Manusia Menurut Al Quran

Oleh Laras Setiani
17 Oktober 2019
0
ilustrasi.foto: kiblat

Dan apabila manusia itu ditimpa kemudharatan, dia memohon (pertolongan) kepada Tuhannya dengan kembali kepada-Nya; kemudian apabila Tuhan memberikan nikmat-Nya kepadanya...

Lihat LebihDetails

12 Ayat Al-Quran tentang Istiqamah, Dapat Memotivasi Kita

Oleh Sufyan Jawas
31 Oktober 2021
0
Hadist Nabi Tentang Ikhlas

ayat Al-Quran Tentang Istiqamah

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Ayat Al-Quran tentang Masjid

Oleh Sufyan Jawas
1 November 2021
0
Ayat Al-quran tentang masjid

Saking pentingnya dalam kehidupan seorang Muslim, ada beberapa ayat Al-Quran tentang masjid. 

Lihat LebihDetails

10 Larangan Allah

Oleh Haura Nurbani
13 Februari 2025
0
Perusak Amal, Larangan Allah, Anak Durhaka pada Orangtua, Maksiat, Pembohong

Berikut beberapa larangan Allah yang harus diketahui beserta penjelasannya.

Lihat LebihDetails

4 Ayat Alquran tentang Keindahan Alam Semesta

Oleh Eneng Susanti
10 Oktober 2024
0
Ayat Alquran yang jadi bacaan doa sebelum tidur, Ayat Alquran tentang Keindahan Alam, ayat yang mengingatkan tentang akhirat, ayat alquran tentang bersyukur

Ayat Alquran tentang Keindahan Alam

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.