• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Beberapa Peristiwa Sebelum Pembangunan Ka’bah

by Dini Koswarini
6 tahun ago
in Kisah Nabi
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Imam As Syafi'i Membaca Kitab di depan Rasulullah, Asal Usul Tanah Penciptaan Rasulullah, Mekkah, Keutamaan Kota Mekkah, kabah

Ilustrasi: The Humble

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

TAHUN demi tahun berlalu dan Hajar pun akhirnya meninggal pada usia 90 tahun. Nabi Ismail as. tumbuh menjadi seorang pemuda dan menikah dengan gadis dari kabilah Jurhum yang bernama al-Juda’ binti Sa’d.

Suatu hari Nabi Ibrahim as. merasa rindu dan ingin melihat putranya, Nabi Ismail. Ia meminta izin istrinya, Sarah untuk pergi menemui Nabi Ismail as. Sarah pun mengizinkan Nabi Ibrahim pergi menemui anaknya.

Setibanya di rumah Ismail, Nabi Ibrahim tidak bertemu anaknya itu karena ia sedang pergi berburu. Nabi Ibrahim mengetuk pintu, al-Juda’ pun keluar menemuinya.

Ibrahim bertanya, “Di mana suamimu?”

ArtikelTerkait

Hikmah Penciptaan Nabi Adam (‘alaihis salam)

Kesabaran Nabi Ayyub

Kisah Qabil dan Habil

Kisah Mimpi Nabi Yusuf

“Dia tidak ada di rumah. Sedang pergi berburu,” jawab istri Nabi Ismail as.

“Adakah sesuatu yang bisa kamu hidangkan untuk tamu?” tanya Nabi Ibrahim.

BACA JUGA: Pesawat dan Burung Tak Bisa Lintasi Ka’bah? Ini Faktanya

“Tidak ada dan tidak ada seorang pun di sini,” jawab istri Ismail.

“Jika suamimu kembali, sampaikan salamku padanya dan katakan agar ia mengganti daun pintu rumahnya,” pesan Nabi Ibrahim pada istri Nabi Ismail.

Tidak lama kemudian Nabi Ismail pulang. Dia mendengar dari orang-orang tentang apa yang istrinya lakukan pada ayahnya yakni tidak mau memberi hidangan. Maka ia menceraikan istrinya dan menikah lagi dengan gadis lain yang juga dari kabilah Jurhum bernama Samah binti Muhalhil.

Suatu hari, didorong rasa rindu, Nabi Ibrahim as. kembali ingin pergi ke Mekah untuk bertemu dengan putranya, Nabi Ismail as. Ia meminta izin lagi pada Sarah dan diizinkan dengan syarat ia tidak boleh turun dari kuda tunggangannya.

Setibanya di depan rumah Nabi Ismail, ia bertanya pada istrinya, “Di mana suamimu?”

“Dia sedang berburu dan sebentar lagi akan kembali insya Allah, maka turunlah semoga Allah merahmatimu.”

“Iya,” jawab istri Nabi Ismail as.

“Apakah engkau mempunyai roti, gandum atau kurma?”

Istri Nabi Ismail kemudian mengambil daging dan susu. Maka Nabi Ibrahim mendoakan keberkahan untuk kedua makanan tersebut. Seandainya wanita itu membawakan roti, gandum dan kurma, niscaya di bumi Allah ini akan tumbuh lebih banyak gandum dan kurma.

Terkait kabar gembira pada Nabi Ibrahim as. bahwa dia akan membangun Ka’bah, al-Mas’udi menyebutkan sebuah riwayat, “Wanita Jurhumiah (istri Ismail) itu mendesak Nabi Ibrahim untuk mampir, tetapi Nabi Ibrahim menolak. Kemudian wanita itu menghidangkan susu dan beberapa potong daging hasil buruan.

Nabi Ibrahim mendoakan kebaikan untuk kedua makanan tersebut. Kemudian wanita itu membawa sebuah batu dari dalam rumah, lalu Ibrahim memiringkan badannya dari tunggangannya dan menginjakkan kaki kanannya di batu tersebut. Lalu, wanita itu menguraikan rambut Ibrahim dan meminyakinya.

Setelah itu, Nabi Ibrahim berpindah ke sisi kiri tunggangan, kemudian Ibrahim melakukan hal yang sama, menginjakkan kaki kirinya di atas batu.

Demikian juga si wanita itu, ia kembali mengurai rambut Ibrahim dan meminyakinya. Maka terbentuklah bekas tapak Nabi Ibrahim di batu tersebut dari kaki kanan dan kaki kirinya. Melihat hal itu, istri Ismail terheran-heran. Inilah, batu yang kini menjadi magam (tempat berpijak) Ibrahim.

BACA JUGA: Kisah di Balik Kunci Ka’bah yang Mengharukan

Ketika itu, Nabi Ibrahim berkata, `Simpanlah batu itu karena kelak dia akan sangat berarti.’

Kemudian, Nabi Ibrahim berkata lagi, ‘Jika Ismail kembali, katakan padanya, Ibrahim menyampaikan salam padamu dan berpesan agar engkau memelihara daun pintu rumahmu karena itu adalah sebaik-baik daun pintu.’

Setelah itu, Nabi Ibrahim kembali lagi ke Palestina, ke rumah Sarah dan Ishaq.”

Mekah pun terus berkembang dan penduduknya terus meningkat. Para pembesar Jurhum dan ‘Amaliq juga telah mendengar berita tentang adanya air di sekitar Mekah. Hingga akhirnya mereka menetap di sana, dan al-Harits bin Madhadh bin Amru al-Jurhumi saat itu terpilih sebagai pemimpin masyarakat Mekah. []

Sumber: Sejarah Ka’bah: Kisah Rumah Suci yang Tak Lapuk Dimakan Zaman /Karya: Prof. Dr. Ali Husni al-Kharbuthli

Tags: KabahMekkahNabi IbrahimNabi Ismail
ADVERTISEMENT
Previous Post

Pah, Sebenarnya Berapa Sih Gaji Papa?

Next Post

Nekat, Pria Mesir Bakar Diri di Tahrir Square

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

Nabi Musa, Umar bin Khattab, Ujian, Nabi Yusuf, Nabi Ibrahim, Fakta Nabi Isa, Nabi, Nabi Adam

Hikmah Penciptaan Nabi Adam (‘alaihis salam)

16 Mei 2025
Nabi Ayyub

Kesabaran Nabi Ayyub

16 Mei 2025
qabil dan habil

Kisah Qabil dan Habil

20 Februari 2025
Surat Al-Kafirun, Malam Lailatul Qadar, Nabi Ibrahim, Raja Namrud, Mimpi Nabi Yusuf

Kisah Mimpi Nabi Yusuf

19 Februari 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.