• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 19 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Bagaimana Proses Makanan Menjadi Setetes Darah? Inilah Bukti Dahsyatnya Kuasa Allah

by Yudi
6 tahun ago
in Tsaqofah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
penularan hiv, Fakta Golongan Darah O, Setetes Darah, golongan darah

Sel darah merah. Foto: Advanced Science News

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

DI zaman modern ini, telah banyak pabrik-pabrik besar yang berdiri dengan megahnya. Mereka mengelola berbagai macam kebutuhan manusia. Orang-orang yang mengelolanya pun termasuk orang yang memiliki kelihaian dan kecakapan yang amat luar biasa. Belum lagi mesin-mesin canggih, mampu membantu meringankan pekerjaan manusia.

Nah, tahukah Anda, bahwa ternyata Allah SWT juga memiliki pabrik yang amat besar. Bahkan, kecanggihannya melebihi mesin buatan manusia. Bahkan, tak akan pernah ada manusia yang bisa menandingi pabrik buatan-Nya. Pabrik apakah itu?

Pabrik itu berada pada diri setiap insan. Ya, yakni suatu mesin yang berada dalam tubuh manusia untuk membersihkan dan menyucikan darah. Tentunya, darah begitu berharga bagi diri kita bukan? Jika tidak ada pabrik ini, mungkin darah kita tidak akan bersih, dan hidup kita di dunia pun tidak akan bertahan lama. Lalu, seperti apa mesin-mesin yang bekerja di pabrik Allah itu?

BACA JUGA: Hisab Allah itu Cepat

ArtikelTerkait

Apakah Terkena Diabetes di Usia Muda Bisa Sembuh?

Ciri-ciri Darah yang Sudah Rusak yang Bisa Dikenali oleh Diri Sendiri

Apa Hukum Memalsukan Absen di Tempat Kerja?

Bagaimana Cara Hentikan Bersin yang Terus-menerus?

Bayangkan sepotong makanan, dari daging dan roti, atau selainnya yang ditelan oleh manusia. Kemudian kita ikuti tahap-tahap yang ditempuh oleh makanan tersebut sampai berubah menjadi setetes darah.

Pertama, dibelah oleh gigi seri yang disebut pembelah, kemudian dikoyak oleh gigi taring, dan dikunyah oleh gigi geraham. Pada saat itu makanan bercampur dengan air liur yang dikeluarkan oleh kelenjar yang ada dalam mulut sampai menjadi gumpalan yang menyerupai adonan, dan dikirim oleh lidah, setelah itu ke kerongkongan.

Kerongkongan dan batang tenggorokan saling berhubungan yang dipisah oleh sepotong daging yang menyerupai tempat tuangan di dalam hulu kerongkongan. Maka, semua sistem pencernaan dan sistem pernafasan mengambil jalan dari sini.

Kemudian, sampai ke perut, dan di sana bercampur dengan berbagai campuran seperti pankreas dan hati. Lalu, mulailah pencernaan bekerja sampai makanan mengalir seperti susu dan disebut cyhme (cairan perut yang menghancurkan makanan). Kemudian, makanan yang telah cair itu memancar ke bagian-bagian perut yang halus, dan di sini kerja pencairan selesai.

BACA JUGA: Apa yang Tak Boleh Kita Pikirkan tentang Allah SWT?

Pembuluh-pembuluh rambut yang halus bekerja untuk membersihkan darah dan membuang kotoran-kotoran, baik ke jalan belakang maupun ke jalan depan, atau ke perut besar yang besar.

Sedangkan darah mengambil jalan menuju hati melewati pembuluh-pembuluh. Dan di di sini ada semacam pompa yang luar biasa, tidak berupa wujud dan tidak mempunyai berat, tetapi berupa kekuatan dan terus memancar, melewati nadi-nadi yang terus berdenyut dan tidak terlihat sebagiannya, kecuali dengan mikroskop, yang di pancarkan ke seluruh penjuru badan memberinya kekuatan dan kesehatan.

Semua itu dikembalikan ke paru-paru dalam upaya pembersihan dan penyucian. Maka, Maha Suci Allah Yang Maha Pencipta dan Maha Suci Allah Yang Maha Pembuat. []

Referensi: Mengenal Allah Dialog Tauhid kepada Anak/Karya: Muhammad Ali Qutb/Penerbit: Gema Insani Press

Tags: Darahmakananmanusia
ADVERTISEMENT
Previous Post

Bagaimana Hukum Prank dalam Islam? Ini Penjelasan Aa Gym

Next Post

Orang-orang yang Meminta Nasihat pada Imam Hasan Al-Bashri

Yudi

Yudi

Related Posts

diabetes

Apakah Terkena Diabetes di Usia Muda Bisa Sembuh?

10 Juli 2025
Puasa, Sakit Kepala, Darah

Ciri-ciri Darah yang Sudah Rusak yang Bisa Dikenali oleh Diri Sendiri

10 Juli 2025
Kerja

Apa Hukum Memalsukan Absen di Tempat Kerja?

9 Juli 2025
Ciri Tubuh yang Tidak Sehat, Bersin

Bagaimana Cara Hentikan Bersin yang Terus-menerus?

9 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.