• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 2 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Bagaimana Nabi Nuh Membangun Bahtera

Meskipun Nabi Nuh berdakwah selama ratusan tahun, hanya sedikit yang mau beriman kepadanya.

by Haura Nurbani
2 tahun ago
in Kisah Nabi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Nabi Nuh, Bahtera Nabi Nuh, Maksud Hari Sabtu Penuh Tipu Daya

Foto: Freepik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

NABI Nuh AS adalah salah satu rasul Allah yang diutus untuk mengajak kaumnya kembali kepada jalan yang benar. Namun, kaumnya yang telah lama tenggelam dalam kemusyrikan dan keburukan menolak dakwahnya. Meskipun Nabi Nuh berdakwah selama ratusan tahun, hanya sedikit yang mau beriman kepadanya.

Perintah Membangun Bahtera

Ketika Allah melihat bahwa kebanyakan kaumnya menolak kebenaran, Allah memerintahkan Nabi Nuh untuk membangun sebuah bahtera besar. Ini adalah bentuk perlindungan bagi Nabi Nuh dan pengikutnya dari azab besar yang akan datang, yaitu banjir besar yang akan menenggelamkan kaum yang ingkar.

Nabi Nuh mulai membangun bahtera di tengah daratan, jauh dari laut. Melihat ini, kaumnya semakin mengejeknya. Mereka berkata dengan penuh ejekan, “Wahai Nuh, mengapa engkau membuat kapal di tengah daratan? Apakah engkau sudah gila?”

BACA JUGA:  12 Fakta Bahtera Nabi Nuh yang Mengagumkan

ArtikelTerkait

Hikmah Penciptaan Nabi Adam (‘alaihis salam)

Kesabaran Nabi Ayyub

Kisah Qabil dan Habil

Kisah Mimpi Nabi Yusuf

Namun, Nabi Nuh tidak menggubris hinaan mereka. Ia tetap teguh melaksanakan perintah Allah. Bahtera tersebut dibuat dengan ukuran besar dan kuat agar mampu menampung orang-orang beriman serta berbagai jenis hewan yang akan diselamatkan.

Datangnya Banjir Besar

Ketika bahtera telah selesai, Allah memerintahkan Nabi Nuh untuk membawa pengikutnya serta sepasang dari setiap jenis hewan ke dalam kapal. Setelah semuanya masuk, tanda-tanda azab mulai terlihat. Hujan turun sangat deras, mata air dari bumi menyembur keluar, dan banjir besar mulai melanda.

Orang-orang yang dahulu mengejek Nabi Nuh mulai panik. Mereka berusaha menyelamatkan diri, tetapi air terus naik dan menenggelamkan mereka. Salah satu yang ikut tenggelam adalah putra Nabi Nuh yang menolak untuk beriman.

Meskipun Nabi Nuh memanggilnya untuk ikut ke dalam bahtera, sang putra tetap menolak dengan berkata, “Aku akan berlindung ke gunung agar selamat dari air bah ini.”

Namun, tak ada tempat berlindung dari azab Allah, dan akhirnya ia pun tenggelam bersama kaum yang durhaka.

Bahtera Berlabuh dan Awal Kehidupan Baru

Setelah bumi dilanda banjir selama berhari-hari, Allah akhirnya memerintahkan bumi untuk menelan air dan langit untuk berhenti menurunkan hujan. Air surut, dan bahtera Nabi Nuh berlabuh di Gunung Judi. Nabi Nuh dan para pengikutnya keluar dari bahtera dan memulai kehidupan baru dengan penuh keimanan kepada Allah.

BACA JUGA:  Ini 8 Wasiat Nabi Nuh pada Anak-anaknya

Kisah ini menjadi pelajaran bagi umat manusia tentang pentingnya keimanan, kesabaran, dan ketaatan kepada Allah. Nabi Nuh menunjukkan betapa besar kesabarannya dalam menghadapi kaumnya, dan pada akhirnya, kebenaran selalu menang.

Kisah ini diabadikan dalam Al-Qur’an, khususnya dalam Surah Hud ayat 25-48. Pelajaran utamanya adalah bahwa orang-orang yang menolak kebenaran akan menerima konsekuensinya, sedangkan mereka yang beriman akan mendapatkan keselamatan. []

Tags: Nabi Nuh
ADVERTISEMENT
Previous Post

Akibat Tidak Pernah Berdoa pada Seorang Muslim

Next Post

Kisah Nabi Ibrahim di Surat Al-Baqarah, Menyibak Kekeliruan Yahudi dan Nasrani

Haura Nurbani

Haura Nurbani

Related Posts

Nabi Musa, Umar bin Khattab, Ujian, Nabi Yusuf, Nabi Ibrahim, Fakta Nabi Isa, Nabi, Nabi Adam

Hikmah Penciptaan Nabi Adam (‘alaihis salam)

16 Mei 2025
Nabi Ayyub

Kesabaran Nabi Ayyub

16 Mei 2025
qabil dan habil

Kisah Qabil dan Habil

20 Februari 2025
Surat Al-Kafirun, Malam Lailatul Qadar, Nabi Ibrahim, Raja Namrud, Mimpi Nabi Yusuf

Kisah Mimpi Nabi Yusuf

19 Februari 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.