• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 20 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Bagaimana Hukum Prank seperti yang Marak di Media Sosial Saat Ini?

by Eneng Susanti
7 tahun ago
in Tanya Jawab
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi. Foto: Tes

Ilustrasi. Foto: Tes

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

TANYA: Ustaz, bagaimana hukum prank seperti yang sedang marak di media sosial saat ini?

Jawab: Prank atau semacam bercanda dengan membuat keusilan atau jail, biasanya memuat beberapa hal. Misalnya, kebohongan dan ejekan yang sifatnya bisa mendzolimi orang. Tentu saja hal itu tidak dibenarkan.

BACA JUGA: Bolehkah Berbohong?

Bohong sudah jelas menimbulkan dosa. Jika bercanda, dalam Islam pun ada aturan yang jelas. Allah SWT berfirman:

ArtikelTerkait

Apa Hukum Memalsukan Absen di Tempat Kerja?

25 Pertanyaan tentang Dosa Besar

Bagaimana Nasib Lembaran-Lembaran Suci (Kitab) Ibrahim, dan Zabur Daud ‘Alaihima Assalam?

Apa Hukum Pakaian yang Terkena Air Liur Anjing, dan Bagaimana Cara Membersihkannya?

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا يَسْخَرْ قَوْمٌ مِنْ قَوْمٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُونُوا خَيْرًا مِنْهُمْ وَلَا نِسَاءٌ مِنْ نِسَاءٍ عَسَىٰ أَنْ يَكُنَّ خَيْرًا مِنْهُنَّ ۖ وَلَا تَلْمِزُوا أَنْفُسَكُمْ وَلَا تَنَابَزُوا بِالْأَلْقَابِ ۖ بِئْسَ الِاسْمُ الْفُسُوقُ بَعْدَ الْإِيمَانِ ۚ وَمَنْ لَمْ يَتُبْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. Dan janganlah suka mencela dirimu sendiri dan jangan memanggil dengan gelaran yang mengandung ejekan. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barangsiapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang zalim.” (QS Al Hujurat: 11)

Berdasarkan ayat tersebut, Islam mengajarkan agar muslim tidak saling merendahkan atau melakukan perundungan (bullying). Islam juga melarang sesama muslim saling mengejek atau mencela. Jangankan mengejek, memanggil seseorang dengan panggilan buruk saja tidak diperbolehkan. Semua itu dinilai sebagai perbuatan yang zalim jika pelakunya tidak bertaubat.

Jadi jelas, apa yang diperbuat dalam sebuah prank itu tidak dibenarkan dalam Islam. Orang yang melakukannya bisa terjerumus ke dalam perbuatan mendzolimi orang lain, sekalipun tidak diniatkan demikian. Mengapa? Karena orang yang kena prank bisa saja merasa tersakiti, kesal dan mungkin tidak ridho. Walaupun mulutnya bisa berkata ‘tidak apa-apa’, namun ridho atau tidak hatinya menerima prank tersebut, tentu hanya hatinya yang tahu.

Maka, muslim haruslah berhati-hati dalam sikap dan perkataannya. Sebab,jika sudah jatuh pada perbuatan zalim, maka dosa yang ditanggungnya itu amat berat.

Disebutkan dalam sebuah hadis bahwa Rauslullah Saw melarang perbuatan yang menyerupai prank seperti yang dibahas di atas. Mari simak hadis yang diriwayatkan dari Abdurrahman bin Abi Laila berikut ini:

Dari Abdurrahman bin Abi Laila, bahwa beliau mendapatkan berita dari beberapa sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Bahwa mereka pernah melakukan perjalanan di malam hari bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Kemudian ada salah satu sahabat yang tidur. Kemudian beberapa sahabatnya menggendongnya ke atas bukit, dan langsung membangunkannya, sehingga membuat orang yang tertidur ini kaget.

BACA JUGA: Suami Berbohong, Ini Tandanya

Kejadian itu pun sontak membuat banyak sahabat tertawa. Melihat ini, Nabi shallalahu alaihi wa sallam bersabda:

لاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يُرَوِّعَ مُسْلِمًا

“Tidak halal bagi seorang muslim menakut-nakuti muslim yang lain.” (HR. Abu Dawud 5006, Ahmad 23064 dan sanadnya dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Nah, bercanda seperti itu saja tidak dibolehkan oleh Rasul, apalagi prank yang mengandung kebohongan dan ejekan sampai membuat orang menangis dan tersakiti hatinya. Sekalipun prank ini tujuannya hanya main-main, tidak serius, biar membuat orang tertawa ketika melihat kawannya kaget atau takut, ini semua jelas dilarang dalam Islam. []

Dijawab oleh: Ust. Mushab Ibrahim
Imam Masjid Imam Ahmad bin Hanbal Purwakarta, Jawa Barat 

Tags: HukumIslamprank
ADVERTISEMENT
Previous Post

Tiga Tempat Terlarang untuk Shalat

Next Post

Ini Ayat Al-Qur’an yang Melarang Pernikahan Sedarah

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

Kerja

Apa Hukum Memalsukan Absen di Tempat Kerja?

9 Juli 2025
Musailamah al-Kazzab, Tipe Manusia di Akhir Zaman, ibadah, Sifat Sumber Dosa, Orang yang Tidak Diajak Bicara Allah, Paradoks, syahwat, Muhammadiyah, InsyaAllah, takdir, Nasihat Ibnul Qayyim, Hisab, Buruk, Keutamaan Tauhid, Macam Cemburu, Tauhid, sumpah palsu, Politik, Fitnah, Perkara Akhir Zaman, dosa, pengangguran, Maksiat, Sebab Murtad, Larangan, Maksiat, Jiwa, Ulama, Musuh, Dosa Besar, Kaum Khawarij, Cara Rasulullah Redakan Amarah,Kemaksiatan, Dosa Besar, Rasulullah, Kejahatan Abu Lahab, Bahaya Hasad, Perkara yang Mendatangkan Keburukan, Dampak Buruk Maksiat, Shadenfreude, Ciri Penjilat di Dunia Kerja, Suami yang Ringan Tangan, Bodoh, Dosa Besar, Anak Durhaka

25 Pertanyaan tentang Dosa Besar

2 Juli 2025
Kitab Taurat, Hadist, Bani Israil, Zabur

Bagaimana Nasib Lembaran-Lembaran Suci (Kitab) Ibrahim, dan Zabur Daud ‘Alaihima Assalam?

11 Juni 2025
Adab Melepas Pakaian, Anjing

Apa Hukum Pakaian yang Terkena Air Liur Anjing, dan Bagaimana Cara Membersihkannya?

29 Mei 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.