• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 27 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Aung San Suu Kyi: Mengapa Banyak Umat Muslim Pergi ke Bangladesh?

by Ari Cahya Pujianto
9 tahun ago
in Dunia
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto:Reteurs

Foto:Reteurs

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

YANGON—Pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi, heran dengan eksodus umat Muslim di negaranya yang melintasi perbatasan dan pergi ke Bangladesh.

Dalam sebuah pidato menanggapi kritik dunia internasional terkait krisis di negara bagian Rakhine, Suu Kyi mengaku tengah mempersiapkan perdamaian dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

“Bahkan sebelum krisis itu dimulai, kami telah memastikan bahwa pekerjaan pembangunan telah dimulai di Rakhine untuk kemakmuran semua orang. Kami menginginkan kedamaian dan kemajuan, kami bekerja untuk perdamaian, stabilitas dan peraturan hukum,” ujar Suu Kyi, seperti dilansir NDTV, Selasa, (19/9/2017).

Namun, anehnya Suu Kyi tak sedikitpun membahas soal etnis Rohingya. Peraih nobel perdamaian tersebut lebih memilih menggunakan kata Umat Muslim, ketimbang menyebut Rohingya.

ArtikelTerkait

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

“Kami juga akan menyelidiki mengapa begitu banyak warga Muslim yang melintasi perbatasan dan pergi ke Bangladesh,” jelas Suu Kyi.

Suu kyi mengatakan pihaknya akan melakukan semua tindakan yang diminta dunia internasional, guna memastikan perdamaian tercipta di Rakhine dan Myanmar secara keseluruhan.

Lebih lanjut Suu Kyi mengaku sedih atas penderitaan yang dirasakan warganya di wilayah Rakhine. Dia Menambahkan pemerintah berkomitmen untuk pemulihan perdamaian, stabilitas dan supremasi hukum.

“Orang-orang mengharapkan kita untuk membuat semuanya baik-baik saja dalam rentang waktu yang sangat singkat. 18 bulan adalah waktu yang sangat singkat untuk menyelesaikan krisis. Kita akan menghadapi tantangan dari waktu ke waktu,” tegasnya.

Seperti diketahui, hampir 450 ribu etnis minoritas Muslim Rohingya menyelamatkan diri ke Bangladesh akibat tindak kekerasan dan operasi milter di wilayah Rakhine.

Militer Myanmar beserta milisi Buddha garis keras membumi hanguskan pemukiman dan desa-desa warga etnis Rohingya. Kekerasan tersebut juga mengakibatkan hilangnya nyawa Muslim Rohingya, termasuk perempuan dan bayi yang menjadi korban. ERC, Dewan Rohingya Eropa, dalam keterangannya kepada Anadolu Agency, mengungkapkan bahwa korban jiwa akibat operasi militer di Rakhine telah menewaskan 2 ribu hingga 3 ribu Muslim Rohingya.

Dunia internasional serta PBB pun bereaksi, mereka bertubi-tubi mengkritik Aung San Suu Kyi terkait tindakan tidak berperikemanusiaan tersebut.

Namun Aung San Suu Kyi menolak untuk membela etnis Rohingya secara terbuka. Selama hampir satu bulan lamanya tindak kekerasan militer Myanmar di Rakhine, Aung San Suu Kyi bungkam. Bisunya tokoh perdamaian itu membuat masyarakat internasional marah . []

Tags: Aung San Suu KyiEtnisMinoritasMuslimmyanmarOperasi MiliterPembantaianrakhinerohingya
ADVERTISEMENT
Previous Post

Puasa Asyura dan Tingkatannya

Next Post

Ini Dia Keutamaan Bulan Muharam

Ari Cahya Pujianto

Ari Cahya Pujianto

Hanya Pemuda Akhir Zaman yang Berharap Ridha dan Ampunan Allah Swt

Related Posts

gaza, palestina

Sejarah Pengkhianatan Israel kepada Palestina Pasca Perang Dunia Kedua

18 Juni 2025
Los Angeles

Kebakaran Los Angeles, Antara “Karma” James Wood dan Penghancuran Gaza?

10 Januari 2025
jepang

7 Faktor Jepang Lebih Cepat Bangkit Meski Hancur di Tahun 1945

16 Desember 2024
DAUD KIM

Rencana Mualaf Korea Daud Kim Bangun Masjid di Incheon Batal, Apa Penyebabnya?

14 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.