Atlet Mo Farah Sayangkan Keputusan Trump Soal Larangan Perjalanan ke AS

foto: ilmfeed
0

ATLET Inggris Sir Mo Farah menanggapai keputusan Donald Trump untuk menangguhkan visa kepada tujuh negara Muslim.

Sebagai salah satu keturunan yang lahir dari salah satu Negara yang dilarang tersebut, Mo Farah juga bisa dilarang masuk Amerika Serikat.

Saat ini Mo Farah sedang mengadakan pelatihan di Ethiopia dan dijadwalkan kembali ke Amerika Serikat dimana ia tinggal bersama istri dan anak-anaknya. Sementara ini, nasib Mo Farah masih tidak jelas apakah ia juga akan dikenakan larangan tersebut.

Seperti diketahui, larangan itu tak hanya berlaku untuk warga dari Libya, Sudan, Yaman, Somalia, Yaman, Irak dan Iran, tetapi juga berlaku untuk mereka yang lahir di negara-negara tersebut dan memiliki dua kewarganegaraan.

Mo Farah yang lahir di Somalia tetapi pindah ke Inggris saat ia berusia delapan tahun. Mo Farah kecewa terhadap keputusan Trump yang ia nilai tak adil baginya. Ia kemudian memposting sebuah status dalam akun media sosialnya:

“Saya seorang warga negara Inggris yang telah tinggal di Amerika selama enam tahun terakhir. Disana saya bekerja keras, memberikan kontribusi kepada masyarakat, membayar pajak dan membesarkan empat anak-anak kita di tempat mereka sekarang menelepon ke rumah. Sekarang, saya dan banyak orang lain memiliki kondisi yang sama. Kami diberitahu bahwa mungkin tidak diterima. Ini sangat mengganggu saya. Saya tidak tega untuk memberitahukan anak-anak saya bahwa ayahnya mungkin tidak bisa pulang,” tulisnya.

“Saya disambut ke Inggris dari Somalia pada usia delapan tahun dan diberi kesempatan untuk berhasil dan mewujudkan impian saya di sana. Saya bangga untuk mewakili negara saya, memenangkan medali untuk orang-orang Inggris dan menerima kehormatan terbesar dari gelar ksatria. Cerita saya adalah contoh dari apa yang bisa terjadi ketika Anda mengikuti kebijakan belas kasih dan pengertian, tidak membenci dan isolasi,” tulisnya lagi.

Memang keputusan Trump tersebut, saat ini banyak menimbulkan pro-kontra dari berbagai kalangan. []

loading...
loading...