• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Atas Izin Allah, Rasulullah Sembuhkan Mata Qatadah yang Sudah Terburai Keluar

by Yudi
8 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
mata qatadah

Ilustrasi: Pexels

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

PADA perang Uhud, umat muslim awalnya mendapatkan kemenangan. Namun karena kaum muslim tidak mengindahkan perintah Rasulullah shalallahu alaihi wasallam, akhirnya pada perang Uhud kaum muslim dapat terpukul mundur. Banyak para sahabat yang syahid serta terluka.

Rasulullah terkepung musuh, dahi dan bibir beliau terluka serta mengeluarkan darah. Qatadah bin Nu’man yang melihat hal itu, segera mendekati Rasulullah. Qatadah yang berani langsung memosisikan dirinya sebagai tameng Rasulullah dengan busur pemberian Rasulullah ia melawan musuh dengan gagah berani.

Qatadah bin Nu’man atau dengan nama asli Abdul Khatib termasuk kaum Anshar. Qatadah sering kali mengikuti perang bersama Rasulullah dan kaum muslim lainnya.

BACA JUGA: Meski Terluka, Dua Sahabat Ini Tetap Pergi Berjihad

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Setelah perang Uhud usai banyak para sahabat yang terluka termasuk Qatadah. Sebuah anak panah mengenai matanya saat ia melindungi Rasulullah. Anak panah itu menimbulkan rasa sakit yang luar biasa. Mata Qatadah terburai keluar hingga ia memegangnya dengan telapak tangannya. Darahnya pun terus mengucur. Keluarganya sangat sedih melihat penderitaan Qatadah.

“Qatadah, ijinkan kami mencari tabib agar ia memotong saja bola matamu,” kata keluarga Qatadah.

Qatadah ikhlas andai seterusnya matanya buta.

“Lagi pula, tabib mana yang sanggup mengobati matamu? Engkau akan buta dengan luka seperti itu,” kata mereka lagi.

Kabar mengenai sakitnya Qatadah terdengar oleh Rasulullah. Rasulullah mengutus seseorang untuk memanggil Qatadah.

“Wahai Qatadah, Rasulullah telah mendengar perihal sakit yang engkau derita. Beliau memintamu untuk datang menghadap,” kata utusan tersebut.

“Baiklah aku akan datang menemui Rasulullah,” jawab Qatadah. Ia pun segera berangkat menuju kediaman Rasulullah.

“Assalamu’alaikum, wahai Rasulullah…,” sapa Qatadah.

“Wa’alaikumsalam, wahai sahabatku. Kemarilah!”

Qatadah masuk dengan memegangi salah satu bola matanya yang menggelantung keluar. Saat melihatnya, Rasulullah menangis.

“Ya Allah, sesungguhnya Qatadah telah melindungi wajah Rasul-Mu dengan wajahnya sendiri. Maka jadikanlah mata yang terluka itu lebih baik dan lebih tajam dari mata satunya,” do’a Rasulullah untuk Qatadah

“Kemarilah, sahabatku. Mendekatlah kepadaku,” kata Rasulullah.

BACA JUGA: Hijrah-hijrah yang Dilakukan Nabi dan Para Sahabat

Qatadah menurut. Ia meringsut mendekati Rasulullah. Rasulullah memegang bola mata Qatadah, lalu memasukan kembali bola mata Qatadah yang terburai tersebut ke dalam pelupuknya. Atas ijin Allah. Seketika itu, mata Qatadah sembuh seperti semula, seolah tidak pernah terluka.

Allah telah memberikan mukjizat-Nya kepada Rasulullah. Dokter mana pun tidak akan mampu melakukannya.

Qatadah sangat senang karena matanya telah sembuh, bahkan penglihatan Qatadah lebih baik dari sebelumnya. Qatadah kembali aktif mengikuti peperangan sampai ia meninggal di usianya yang ke-70 tahun. []

Sumber: 77 Cahaya Cinta di Madinah/ Penulis: Ummu Rumaisha/ Penerbit: al-Qudwah Publishing/ Februari, 2015

Tags: mata qatadahsahabat
ADVERTISEMENT
Previous Post

Direktur Masjid Al-Aqsha Dianiaya Polisi Israel

Next Post

Rasulullah Menangis Mendengar Ibnu Mas’ud Membaca Ayat Ini

Yudi

Yudi

Related Posts

pasukan nabi isa, pemuda, nabi ibrahim, nabi musa

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

7 Juli 2025
QRIS

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

30 Juni 2025
Ibnu Abbas, Bani Israil, Abu Bakar

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

27 Juni 2025
Penjagaan Allah terhadap Nabi, Abu Bakar

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

12 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.