• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 3 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Apakah Nabi Pernah Makan Roti yang Bersih dari Sisa-sisa Kulit Gandum?

by Yudi
6 tahun ago
in Sirah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi: Unsplash

Ilustrasi: Unsplash

DALAM Islam segala hal pasti ada adanya, termasuk dalam makan dan minum. Diriwayatkan oleh Wahb bin Kisan, “Suatu hari aku makan bersama Nabi, lalu aku mengulurkan tanganku untuk mengambil makanan, maka beliau mengatakan kepadaku, wahai anak, ucapkanlah Bismillah sebelum makan, makanlah dengan tangan kananmu, dan ambillah makanan yang dekat letaknya denganmu.’ “ (HR Bukhari, Muslim, Ahmad, At-Tirmidzi, Abu Daud, Ibnu Majah, ad-Darimi, dan Malik)

Dalam Hadits sudah seharusnya ditiru dari kehidupan sehari-hari Nabi, Namun tak bisa dipungkiri juga bila Nabi terbiasa hidup dalam kesederhanaan, jauh dari sikap mewah.

BACA JUGA: Berikanlah Roti Itu kepadanya

Terdapat riwayat Abu Hazim, “Saya pernah bertanya kepada Sahl bin Sa’d, ‘Apakah Nabi pernah makan roti yang bersih dari sisa-sisa kulit gandum?’

ArtikelTerkait

7 Fakta Sosok Nabi Musa AS: Nabi Penyelamat Bani Israil

Bagaimana Cara Kerja Pembayaran QRIS dan Bagaimana Sejarahnya?

Abu Bakar: Cinta Sejati pada Rasulullah ﷺ yang Mengalahkan Segalanya

Fatimah Tidak Izinkan Abu Bakar Masuk ke Dalam Rumah, tanpa Izin Suami

Sahl menjawab, ‘Tidak! Sejak diutus sebagai rasul sampai wafatnya beliau tak pernah melihat roti seperti itu.’

Aku bertanya lagi, ‘Apakah kalian saat itu tidak memiliki ayakan?’

Ia menjawab, ‘Sejak diutus sebagai rasul sampai wafatnya beliau tak pernah menggunakan ayakan.’

Aku bertanya lagi, ‘Bagaimana kalian makan dari gandum yang tidak diayak?’

Jawabnya,’ Kami bisa menumbuknya, kemudian meniupnya sampai kulitnya terpisah dari isinya, sedang kulit yang masih tertinggal kami masak untuk dimakan.’” (HR. Bukhari dan Nasa’i)

BACA JUGA: Kisah Ajaib Pedagang Roti yang Rajin Beristighfar

Begitulah kebiasaan hidupnya, namun bagaimana cara membuat roti itu tak jadi masalah. Tetapi yang ditegaskan ialah halal atau haramnya makanna yang kita makan.

Seperti dalam firman Allah, “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.” (al-Baqarah: 168). []

Sumber: Sunnah Nabi dalam Pandangan Ahli Fikih dan Ahli Hadits/Penulis: Muhammad Al-Ghazali/ Penerbit: Khatulistiwa Press,2008

Tags: rasulullahRotisirah
Previous Post

Latihan Militer Israel Sebabkan 9.000 Hektar Lahan Pertanian di Tepi Barat Terbakar

Next Post

Komunitas Muslim AS Ulurkan Bantuan di Tengah Krisis Akibat Demonstrasi dan Pandemi Covid-19

Yudi

Yudi

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.