ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Anggota Komisi III Kecewa dengan Putusan MK Soal LGBT

0

Advertisements

JAKARTA–Anggota Komisi III DPR RI, Aboebakar Alhabsyi sangat menyayangkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang Judicial Review Pasal 284, 285 dan 292 KUHP. Penolakan permohonan ini berarti memperpanjang norma-norma warisan Belanda.

“Padahal norma-norma tersebut tidak sesuai dengan jati diri bangsa dan konstitusi kita,” katanya melalui siaran pers yang diterima Islampos.com, Selasa (19/12/2017).

Wakil Ketua Fraksi PKS menilai, sebenarnya Judicial Review adalah kesempatan yang baik untuk menekan persoalan kesusilaan seperti LGBT, perzinahan dan perkosaan.

“Dengan putusan tersebut, MK telah menutup pintu upaya memperbaiki aspek delik yang berkaitan dengan moralitas. Padahal seharusnya peluang ini dimanfaatkan dengan baik oleh MK,” pungkasnya.

Related Posts
1 of 39

Dia menjelaskan, karena perbaikan melalui legislasi di DPR kerap mengalami jalan buntu. “Puluhan tahun dibahas, sampai saat ini belum kelar juga.”

Seperti diketahui, Mahkamah Konstitusi memutuskan menolak permohonan memperluas pasal perizinan di KUHP.

Dalam putusan yang dibacakan Kamis (14/12), dinyatakan bahwa Mahkamah Konstitusi tidak memiliki kewenangan untuk membuat aturan baru.

Mahkamah juga menyatakan bahwa pasal-pasal KUHP yang dimohonkan untuk diuji-materi, tidak bertentangan dengan konsitusi. []

Reporter: Tommy

loading...
loading...

Sponsored

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline