• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 16 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Hujan Itu Berkah, Bukan Musibah

by Adam
9 tahun ago
in Opini
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hujan Menurut Islam

Foto: rainfilters.com

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

 

Oleh: Hera Garha
heragarha@ymail.com

HUJAN merupakan salah satu perkara terpenting bagi kehidupan makhluk hidup di muka bumi. Ia merupakan sebuah prasyarat bagi kelanjutan hidup. Tidak hanya manusia, tapi hampir semua makhluk hidup di bumi ini.

Allah telah menurunkan hujan sebagai rahmat bagi seluruh makhluk. Dengannya juga agar banyak orang mendapat kegembiraan setelah bertahun-tahun hampir putus asa menunggu. Karena itu, Al-Quran menyebut hujan sebagai rahmat dan berkah, bukan musibah. Namun mengapa banyak kawasan tertentu sering terkena banjir? Padahal kadar hujan yang Allah SWT berikan kepada manusia itu tepat, tidak kurang maupun berlebihan, seperti dalam firman-Nya:

ArtikelTerkait

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

The End of Medsos

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

الَّذِي جَعَلَ لَكُمُ الْأَرْضَ مَهْدًا وَجَعَلَ لَكُمْ فِيهَا سُبُلًا لَّعَلَّكُمْ تَهْتَدُونَ

“Dan yang menurunkan air dari langit menurut kadar (yang diperlukan) lalu kami hidupkan dengan air itu negeri yang mati, seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari dalam kubur).” (QS: Az-Zukhruf : 11)

Banjir bisa terjadi oleh beberapa faktor, seperti peluapan air sungai, kurangnya resapan air, membuang sampah tidak pada tempatnya, tinggal di bantara sungai yang seharusnya diisi oleh rawa rawa, dan lain sebagainya. Semua itu tak luput dari peran manusia di dalamnya.

Di sisi lain banyak upaya yang telah pemerintah lakukan guna menanggulangi banjir, seperti pembuatan drainase, pengerukan sungai, hingga penghijauan kembali yang dilakukan di daerah rawan banjir. Namun berbagai upaya tersebut tidak mampu menjadi solusi yang mengakar.

Karena nyatanya masalah banjir bukanlah masalah perseorangan saja, dibutuhkan kerjasama antara pemerintah dan masyarakat itu sendiri. Maka dari itu mulailah membangun rasa cinta terhadap lingkungan, apa yang kita tanam itulah yang akan kita petik di kemudian hari.

Allah berfirman yang artinya: “Dan janganlah kamu berbuat kerusakan di bumi setelah (diciptakan) dengan baik. Berdoa’alah kepada-Nya dengan rasa takut dan penuh harap. Sesungguhnya rahmat Allah sangat dekat kepada orang yang berbuat kebaikan.” ( QS. Al – A’raf: 56 )

“Bukanlah Kami yang menganiaya mereka, tetapi merekalah yang menganiaya diri mereka sendiri, (disebabkan) citra (kondisi) lingkungan mereka tidak mampu menolong di saat banjir, bahkan mereka semakin terpuruk dalam kehancuran”. ( QS.Hud: 101)

Dari situ dapat kita petik bahwa manusia sendirilah yang membuat dirinya teraniaya, padahal Allah memerintahkan kita untuk jangan melakukan kerusakan di bumi ini. Wallahua’lambishowab. []

Kirim OPINI Anda lewat imel ke: islampos@gmail.com, paling banyak dua (2) halaman MS Word. Sertakan biodata singkat dan foto diri. Isi di luar tanggung jawab redaksi.

Tags: banjirberkahhujanMusibah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ustadz, Bolehkan Mandi Junub tanpa Membasuh Rambut Kemudian Shalat?

Next Post

AS Akhiri Shutdown Keduanya

Adam

Adam

Dengan Ilmu, engkau berani bertindak dan dapat menahan diri untuk diam

Related Posts

Leasing, Bisnis

5 Prinsip Emas Bisnis Rasulullah yang Relevan Sepanjang Zaman

11 Juli 2025
telur

Apa yang Terjadi Jika Makan Telur Tiap Hari?

16 Juni 2025
Threads

The End of Medsos

14 Juni 2025
Syarat Taubat Diterima, Waktu Mustajab untuk Berdoa, Hukum Menggunakan Masker ketika Shalat, Waktu Berdoa yang Mustajab, Hadits tentang sabar, Sedekah Shubuh, ibadah, keutamaan berdoa, Syarat Taubat, Waktu Mustajab untuk Berdoa di Hari Jumat, Hukum Menghadiahkan Al-Fatihah untuk Diri Sendiri, Doa Memohon Ampunan pada Allah SWT, Perkara Iman, Istighfar,Hukum Meminta Doa dari Orang Lain, Nimbus

Apa Itu Nimbus, Varian Baru Covid 19 yang Lagi Merebak?

13 Juni 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.