• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 12 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Hukum Membaca Alquran dalam Hati

by Haura Nurbani
1 tahun ago
in Islam 4 Beginner
Reading Time: 1 min read
A A
0
Masjid,Pahala, Hukum Kentut ketika Membaca Al-Quran, , Muslim yang Memboikot Al-Quran, Hukum Membaca Alquran dalam Hati

Foto: AI/Islampos

APA hukum membaca Alquran dalam hati?

NABI Muhammad ﷺ memerintahkan umatnya untuk membaca Alquran. Beliau ﷺ bersabda:

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ، فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لأَصْحَابِهِ.

“Bacalah Alquran karena ia akan memberikan syafaat kepada para sahabatnya.” (HR. Muslim)

ArtikelTerkait

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

7 Prinsip Utama dalam Kehidupan Seorang Muslim

Amalan Unggulan, Amalan Rahasia, dan Amalan yang Terus-Menerus

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

Membaca Alquran sendiri dapat dilakukan dengan mengeraskan suara maupun dengan memelankan suara. Lantas, bagaimana dengan membaca quran dalam hati?

BACA JUGA: Haruskah Wudhu Dulu ketika Baca Quran di HP?

Terkait tata cara Alquran dengan suara atau hanya di dalam hati, Nabi Muhammad ﷺ bersabda:

لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يَتَغَنَّ بِالْقُرْآنِ

“Bukan termasuk bagian kami, orang yang tidak melagukan Alquran.” (HR. Muttafaq ‘alaih)

Ulama memiliki beragam pendapat tentang makna kata ‘yataghanna’ dalam hadist tersebut. Sebagian ulama menyatakan yang dimaksud dengan ‘yataghanna bil Quran’ adalah menjaherkan (mengeraskan) bacaannya.

Pendapat ini menyebut membaca Alquran tanpa suara dan tanpa gerak bibir, maka tidak dinamakan membaca Alquran. Namun praktik ini disebut sebagai tadabbur atau tafakkur Alquran, yakni mendalami dan merenungkan isi Alquran.

BACA JUGA: Pahala Baca Quran 100 Ayat di Malam Hari

Jika seseorang khawatir bacaannya akan mengganggu orang atau terjerumus kepada riya, maka solusinya adalah dengan membaca Alquran dengan sirr atau lirih. Bacaan dengan lirih adalah membaca Alquran dengan tetap menggerakkan bibir meski dengan suara kecil.

Sementara pendapat lain tentang makna ‘yataghanna’ adalah memperbagus suaranya saat membaca Alquran. Pandangan ini bahkan menambah tuntunan membaca Alquran yang benar adalah dengan memperindah suaranya saat membaca. Jadi, membaca Alquran tetaplah harus dengan menggerakan bibir dan memperindah bacaannya meskipun dengan suara yang rendah. []

SUMBER: REPUBLIKA

Tags: Hukum Membaca Alquran dalam Hati
Previous Post

8 Kebiasaan yang Bisa Cegah Mengantuk Sepanjang Hari

Next Post

Ketika Nabi Ibrahim Perintahkan Nabi Ismail untuk Mengganti Istri

Haura Nurbani

Haura Nurbani

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.