• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 27 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Timnas AMIN Sebut Kubu 02 Usul Debat Cuma Paparan dan Pendalaman Visi Misi

by Yudi
3 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
amin

Foto: KPU rapat soal debat capres-cawapres (Anggi/detikcom)

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Co-Kapten Timnas AMIN, Nihayatul Wafiroh membeberkan isi rapat bersama KPU soal usulan format debat capres-cawapres di Pilpres 2024. Dia mengatakan kubu 02, pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming mengusulkan format debat hanya paparan visi-misi.

“Dalam FGD tanggal 29 November 2023 di KPU, kami mencatat usulan dari tim paslon no 2 agar format debat hanya berupa pemaparan dan pendalaman dokumen visi-misi saja. Ini berarti format debat hanya melibatkan tanya-jawab antara paslon dengan moderator dan panelis, serta menghilangkan sanggahan antar paslon secara keseluruhan,” kata Nihayatul, dalam keterangan tertulis, Minggu (3/12/2023).

“Menurut tim paslon 2, debat dengan model saling menanggapi antar paslon akan menghabiskan banyak waktu tanpa ada kesempatan menjelaskan visi dan misi masing-masing paslon,” lanjut dia.

BACA JUGA: Akui AMIN Tidak Sempurna, Cak Imin: Kami Sepakat Saling Mengisi, dan Menopang

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

Nihayatul mengatakan saat itu Kubu Anies-Cak Imin menolak usulan tim paslon Prabowo-Gibran. Dia menilai usulan kubu 02 akan membatasi pengenalan pemilih terhadap kualitas utuh para paslon.

“Serta terkesan ingin memberikan kenyamanan berlebih pada paslon tertentu. Penolakan serupa juga diutarakan oleh Tim Paslon no 3,” jelasnya.

Pada rapat itu, Timnas AMIN menyampaikan sebaiknya dalam setiap agenda debat, pasangan calon capres-cawapres selalu dihadirkan. Namun, Nihayatul menegaskan, kehadiran lengkap, bukan menghilangkan debat khusus cawapres.

“Dalam pemikiran usulan yang kami sampaikan tersebut, kehadiran paslon secara lengkap tetap penting sekalipun hanya capres atau cawapres saja yang tengah berdebat. Artinya, jika agenda debat yang sedang berlangsung adalah antara cawapres maka capres bisa tetap dihadirkan meskipun sebagai audiens dan tidak untuk berdebat sama sekali. Usulan kami untuk ‘Hadir berpasangan lengkap’ bukan berarti ‘hadir untuk berdebat’, serta juga bukan berarti menghilangkan debat antara cawapres,” kata dia.

Dia mengatakan dalam FGD itu baru disepakati soal lokasi debat serta tanggal pelaksanaan. Sementara soal format debat KPU kembali menggelar rapat bersama tim paslon Pilpres 2024.

KPU kemudian meminta masukan tertulis dari masing-masing paslon untuk diterima paling lambat 1 Desember 2023. Timnas AMIN sudah mengirimkan surat no 038/EXT/TA-REK/XII/2023.

BACA JUGA: Timnas AMIN Sebut 80% Masyarakat Ingin Perubahan, Tapi…

Nihayatul mengatakan, dalam surat masukan tertulis Timnas AMIN, mengusulkan tetap adanya debat cawapres. Pihaknya menunggu KPI untuk menjadwalkan rapat lanjutan.

“Pada prinsipnya pasangan calon presiden dan wakil presiden Anies Rasyid Baswedan-A Muhaimin Iskandar menyatakan siap untuk mengikuti proses rangkaian kegiatan debat dengan apapun teknis/ketentuan yang akan ditetapkan oleh KPU RI. Bahkan Apabila diperlukan, Timnas AMIN menyatakan mendukung adanya setidaknya dua acara debat tambahan selain kelima agenda yang telah direncanakan, demi memaksimalkan kesempatan rakyat Indonesia untuk mengenal para pasangan calon beserta gagasannya,” terangnya. []

SUMBER: DETIK

Tags: Amingibranprabowo
ADVERTISEMENT
Previous Post

Adakah dalam Al-Quran Kata ‘Aamiin’?

Next Post

Daftar Kiai dan Gus yang Dukung AMIN, Terbaru Cak Imin Sowan ke Kiai Husein Ilyas

Yudi

Yudi

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.