• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Jokowi Sebut ‘Capres Pemberani’ di Puncak Musra, Siapa Sosok yang Dimaksud?

by Yudi
3 tahun ago
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
0
menteri, jokowi

Foto: Presiden Jokowi di Puncak Musra (Tangkapan layar)

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

PRESIDEN Joko Widodo (Jokowi) menyinggung sosok capres pemberani saat dirinya berbicara di hadapan para relawannya. Selain itu, Jokowi mengungkap sejumlah kriteria calon presiden (capres) yang dibutuhkan Indonesia ke depan. Lalu siapa sosok capres pemberani yang diisyaratkan Jokowi itu?

Direktur Eksekutif Trias Politika Strategis Agung Baskoro menilai sosok capres pemberani melekat dengan figur Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto. Menurut Agung, rekam jejak Prabowo menunjukkan sosok pemimpin pemberani seperti yang disinggung Jokowi.

“Secara personal, sosok kuat yang dimaksud lebih condong kepada Prabowo ketimbang yang lainnya. Menimbang rekam-jejak Prabowo selama ini baik sebagai Menhan maupun Ketum Gerindra yang mampu memadukan kepemimpinan sipil da militer dalam satu nafas politik,” kata Agung kepada wartawan, Minggu (14/5/2023).

BACA JUGA: Banyak Menteri Kabinetnya Ikut Nyaleg, Jokowi Bilang Begini

ArtikelTerkait

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

Agung menyebut dalam konteks elektoral, suka atau tidak dinamika politik capres yang masih kompetitif hanya menempatkan dua nama teratas yakni Prabowo dan Ganjar Pranowo. Ketimbang Ganjar, Agung menilai Prabowo lebih cocok masuk kriteria ‘capres pemberani’ tersebut.

“Sehingga, dengan mengemukanya sosok kuat yang dimaksud secara utuh, yakni domestik, regional, global otomatis nama yang menguat adalah Prabowo,” ucapnya.

Prabowo, menurut Agung selama menjadi Menteri Pertahanan mampu memainkan politik luar negeri Indonesia secara efektif di tengah gejolak invasi Rusia ke Ukraina. Tak hanya itu, peran TNI selama pandemi COVID-19 tak luput dari campur tangan Prabowo.

“Karena Prabowo mampu membuktikan selama menjadi Menhan, ia mampu memainkan secara efektif politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif di tengah kecamuk perang Rusia-Ukraina, soal peran TNI dalam merespon pandemi, maupun turut berpartisipasi dalam soal-soal pangan dan energi untuk menjamin kedaulatan bangsa,” imbuhnya.

Dihubungi terpisah, Direktur IndoStrategi Research and Consulting Arif Nurul Imam menilai jika pidato Jokowi soal ‘capres pemberani’ itu bisa diartikan sebagai upaya Jokowi menjawab tantangan zaman ke depan. Namun juga, kata Arif, Jokowi memiliki tujuan politik terkait hal tersebut.

BACA JUGA: Ditanya soal Anies Kritik Subsidi Mobil Listrik, Bagaimana Respons Jokowi?

“Yang dimaksud tujuan politik yakni mengendorse bakal capres yang didukung Jokowi,” ujar Arif.

Dia melihat dari tiga tokoh bakal capres hasil Musra yang memiliki persepsi pemberani adalah Prabowo Subianto. “Karena itu, pidato Jokowi tersebut boleh jadi mengarah dukungan pada Prabowo Subianto,” katanya.

Arif meyakini bahwa Jokowi tentu akan mendukung Ganjar karena mengikuti kebijakan PDI Perjuangan. Namun, Arif menilai jika Jokowi boleh jadi ingin main dua kaki sehingga juga mendukung Prabowo.

“Secara garis partai tentu Jokowi mengikuti kebijakan partai yang mengusung Ganjar Pranowo. Namun demikian, Jokowi boleh jadi bermain cantik dengan bermain dua kaki sehingga siapapun yang terpilih akan bisa melanjutkan program dan gagasannya,” ucapnya. []

SUMBER: DETIK

Tags: capresJokowimusra
ADVERTISEMENT
Previous Post

Banyak Menteri Kabinetnya Ikut Nyaleg, Jokowi Bilang Begini

Next Post

Jokowi Bicara Pentingnya Hilirisasi Demi Negara Maju, Ingatkan Penggantinya agar Berani

Yudi

Yudi

Related Posts

JISc

Banyak Diterima di UI, JISc Ungguli SMA Negeri Meski Terapkan 3 Kurikulum

24 Juni 2025
Mam Fifi, JISc

Jakarta Islamic School (JISc) Difitnah, Pemilik Siap Ambil Langkah Hukum

18 Mei 2025
Israel

PUI Kecam Keras Agresi Israel di Gaza, Serukan Gencatan Senjata dan Tuntut Pengadilan Internasional

9 April 2025
Depok

Program Unik Bantuan Makan Sahur (BMS) Khusus Warga Depok

28 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.