• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 7 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Petarung Kickboxing Muslim jadi Andalan Masyarakat Myanmar

by Sodikin
8 tahun ago
in Berita
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Petarung Muslim Myanmar Tun Tun Min. Foto: Anadolu

Petarung Muslim Myanmar Tun Tun Min. Foto: Anadolu

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

MYANMAR—Tun Tun Min, petarung terberat di ring tinju tradisional lethwei kini menjadi andalan masyarakat Myanmar. Tun Tun Min, 26, seorang Muslim dari suku Mon, menjadi juara lethwei termuda kelas open-weight di Myanmar pada 2014. Saat itu, dia baru berusia 21 tahun.

Desember ini dia akan berjuang merebut gelar juara nasional Lethwei, salah satu seni bela diri yang dianggap oleh banyak orang sebagai yang paling brutal di dunia.

BACA JUGA: Reaksi Khabib Nurmagomedov saat Ditanya soal Indonesia ketika Umroh

Sebagai putra tertua dari keluarga miskin di sebuah desa terpencil di negara bagian Mon, bukannya pergi ke sekolah, sejak kecil dia bekerja untuk membantu ayahnya menghidupi keluarga.

ArtikelTerkait

Setujui Gencatan Senjata, Negosiator Israel Segera Tiba di Qatar untuk Gelar Perundingan

24 Jam Terakhir, Rumah Sakit Gaza Konfirmasi 80 Korban Jiwa, Jumlah Syuhada Tewas Meningkat Jadi 57.418

Innalillahi, Dr. Marwan Al-Sultan asal Indonesia, Syahid di Gaza

Euro-Med: Israel Sedang Lakukan Depopulasi di Gaza!

“Ayah saya dulu juga seorang petarung lethwei, tetapi dia tidak memiliki kesempatan untuk menjadi petarung kelas satu. Itu sebabnya dia melatih saya sejak usia 6 tahun,” kata Tun Tun Min saat sesi latihan di sebuah gym di Yangon.

“Saya tertarik pada lethwei sejak kecil dan tahu bahwa bela diri itu akan membantu kami keluar dari kemiskinan,” katanya.

Pada usia 14 tahun dia dikirim ke Thailand untuk bekerja di perkebunan nanas selama dua tahun. Di sana dia menggunakan waktu luangnya untuk berlatih lethwei.

“Pemilik kebun memperhatikan dan bertanya apakah saya berani melawan anak-anak Muay Thai di desa itu,” kenangnya.

Dia mengalahkan dua anak laki-laki Thailand yang dianggap sebagai yang terbaik di desa itu. Namun saat itu, sang pemilik kebun tidak mengizinkannya untuk mengikuti pertandingan.

BACA JUGA: Tak Jadi Dipulangkan ke Myanmar, Pengungsi Rohingya Gelar Syukuran

Ketika dia kembali ke Myanmar, dia berjuang keras untuk mendapatkan hadiah uang dalam pertandingan lethwei di festival pagoda dan berbagai pesta keagamaan lainnya.

Dia memenangkan medali emas pertamanya di kompetisi olahraga regional dan negara bagian pada 2010. Medali emas kedua diraihnya di ajang SEA Games ke-27 pada 2013.

Hingga akhir 2016, dia hanya kalah dua kali dalam lebih dari 50 pertandingan, sehingga dijuluki sebagai Raja Knockout Lethwei. Dia mempertahankan sabuk emasnya dalam beberapa pertarungan dengan sejumlah petarung lokal dan asing. []

SUMBER: ANADOLU

Tags: lethweimyanmarpetarung muslim
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jenderal Israel: Kita Tak akan bisa ‘Minum Kopi’ di Perang Selanjutnya

Next Post

Saudi Segera Gelontorkan Dana USD 63 Juta untuk UNRWA

Sodikin

Sodikin

Related Posts

Israel

Setujui Gencatan Senjata, Negosiator Israel Segera Tiba di Qatar untuk Gelar Perundingan

7 Juli 2025
Rumah Sakit Gaza

24 Jam Terakhir, Rumah Sakit Gaza Konfirmasi 80 Korban Jiwa, Jumlah Syuhada Tewas Meningkat Jadi 57.418

7 Juli 2025

Innalillahi, Dr. Marwan Al-Sultan asal Indonesia, Syahid di Gaza

3 Juli 2025
Israel

Euro-Med: Israel Sedang Lakukan Depopulasi di Gaza!

3 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.