islampos
Media islam generasi baru

Gara-gara Berhutang ke Israel, Tepi Barat Terancam Kehilangan Pasokan Listrik

Foto: PIC
0

PALESTINA—Perusahaan Listrik Israel “Yiftach Ron-Tal” dilaporkan telah mengancam untuk memutus listrik ke wilayah-wilayah Palestina di Tepi Barat. Pemutusan ini dilakukan akibat menumpuknya utang yang harus dibayar oleh Otoritas Palestina, PIC melaporkan pada Rabu (15/2/2017).

Saluran TV7 Israel mengutip Ron Tal melaporkan bahwa perundingan tengah berlangsung dengan Otoritas Palestina guna menutupi utang mencapai lebih dari 270 juta dolar.

Ron Tal menyatakan baru-baru ini Otoritas Palestina telah membayar 160 juta dolar, namun utang masih membengkak dan situasinya sudah tidak bisa ditanggung lagi.

“Kami sudah sampai pada stadium lanjut negosiasi untuk pelunasan utang, tapi sejauh ini belum dibayar dana baru, hal yang tak tertahankan dan tidak dapat diterima. Jika negosiasi tidak mencapai solusi serius maka perusahaan akan mulai menerapkan rencana untuk memutus listrik,” kata pejabat Ron Tal.

Pada September 2016 lalu Israel dan Otoritas Palestina menandatangani perjanjian terkait utang tagihan listrik. Penandatanganan perjanjian ini dihadiri oleh Menteri Keuangan Israel Moshe Ekhalon dan Menteri Urusan Sipil Palestina Hussein al-Sheikh.

Menurut perjanjian Otoritas Palestina harus membuat mekanisme untuk menghimpun tagihan listrik yang belum dibayar dari para konsumen Palestina di Tepi Barat. Otoritas Palestina yang melakukan penagihan untuk selanjutnya dibayarkan kepada perusahaan listrik Israel.

Dalam beberapa tahun terakhir, Perusahaan Listrik Israel telah mengurangi pasokan listrik ke sejumlah wilayah Palestina di Tepi Barat. Sejak tahun 1967, Tepi Barat bergantung kepada Israel untuk menyediaan listrik. []

loading...
loading...