• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Adab, Iman dan Ilmu

by Laras Setiani
6 tahun ago
in Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Pixabay

Foto: Pixabay

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

 

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd
zahraluvtheearth@gmail.com

“MAAF, bu, saya ga merasa iman saya bertambah saat ngaji dengan ibu”, begitu pernyataan seorang murid pada gurunya.

Karena alasan itu, akhirnya ia tak mau bergabung kajian dan lebih memilih mengikuti kajian fiqh asatidz ternama via youtube. Sebuah evaluasi besar bagi gurunya, tentu. Kenapa ia sampai tak merasa semakin dekat dengan Allah padahal yang dibahas adalah iman pada Allah?

ArtikelTerkait

Cara Mendidik Anak ala Nabi Ibrahim

Di Usia Berapa Sebaiknya Anak Mondok ke Pesantren?

Peran Seorang Guru yang Ideal dalam Dunia Pendidikan

Bagaimana Hukum Menyekolahkan Anak Muslim di Lembaga Pendidikan Nonmuslim?

Ah, mungkin contohnya kurang tepat untuknya. Bisa jadi bahasa penyampaiannya yang kurang berkenan padanya. Dan masih banyak yang harus dievaluasi.

Tapi, saya teringat pada kajian kitab Ta’lim Muta’alim. Ustadz menyampaikan, pencarian dan penguasaan ilmu yang tidak didahului oleh adab akan melahirkan petaka besar. Para pelajar yang miskin adab akan menghilangkan keberkahan ilmu, menumbuhkan kesombongan dan kelalaian dari amanah menimba ilmu. Kesombongan dalam artian merasa dirinya lebih tahu, lebih pintar, lebih pantas, dan lebih lainnya dari gurunya. Sehingga dijumpai fenomena banyaknya pelajar tapi kehilangan manfaat ilmu.

Imam Darul Hijrah, Imam Malik bin Anas ra., pernah menyatakan kepada seorang pemuda Quraisy, “Wahai putra saudaraku, pelajarilah adab, sebelum kamu belajar ilmu.”

Karena adab adalah pintu bagi keberkahan ilmu. Maka hendaknya diri melakukan adab terhadap dirinya, terhadap ilmu, juga terhadap guru sebelum beranjak mempelajari ilmu. Sehingga wajar jika ulama terdahulu menjadi orang yang ‘alim lagi tawadhu, berbuah amal, jujur, mengemban tanggung jawab syi’ar dan dakwah.

Ada beberapa hal adab terhadap diri yang disarikan dalam kitab Tadzkirah as-Sami’ wa al-Mutakallim, karya Imam Ibnu Jama’ah Asy Syafi’i, diantaranya, pertama, membersihkan diri dari semua penyakit hati yang bisa menghalangi masuknya ilmu, baik iri, dengki, hasud, khianat, dan lainnya. Kedua, meluruskan niat mencari ilmu hanya karena Allah, untuk menggapai Ridho Allah. Ilmunya pun segera diamalkan untuk menghidupkan dan menegakkan syariat. Ketiga, bersegera ketika masih muda dan tidak membuang waktu.

Sementara adab terhadap guru diantaranya, pertama mengikuti nasihat guru karena ketundukan pada guru adalah kebaikan dan kemuliaan. Kedua, memuliakan guru dan menjaga kehormatannya dengan penuh keikhlasan.

Dikatakan, “Pencari ilmu hendaknya melihat gurunya dengan pandangan penuh kehormatan dan percaya kepada gurunya dengan derajat kesempurnaan karena hal itu lebih mendekatkan dirinya pada nilai manfaat. Sebagian salaf terbiasa jika menghadap kepada gurunya, ia bersedekah dan berdoa, ‘Ya Allah, tutuplah aib guruku dariku dan janganlah hilangkan keberkahan ilmunya dariku.’”

Ketiga, mengetahui keutamaan gurunya dan menjaga haknya.

Salah seorang ustadzah saya bahkan menceritakan, al kisah ada murid yang kurang dalam memahami ilmu pelajaran. Suatu saat, hujan turun sementara murid ini ada kelas. Karena tak ingin ketinggalan kelas ia pun nekat menerobos hujan.

Sayangnya, ia tak membawa tas atau pun payung. Jadi, ia membungkus kitabnya, dengan baju luarnya, dan melindungi kitab tersebut. Tatkala guru sang murid menyaksikan hal itu, ia pun berdo’a agar Allah membukakan pikiran sang murid, memberkahi ilmunya. Semenjak itu, sang murid menjadi murid yang cerdas dan ringan mengamalkan juga mengajarkan ilmu yang dimilikinya. Masyaallah.

PR besar bagi para pencari ilmu dan juga guru, agar berkah ilmu. Adab yang dijadikan pendahulu sebelum mempelajari ilmu. Karena adab adalah perhiasan ilmu, yang menentukan keberkahan ilmu itu sendiri.

Wallahu’alam bish shawab. []

Tags: adab ilmu
ADVERTISEMENT
Previous Post

Santri MAIT Darul Fikri Juara Lomba Cerpen Tingkat Nasional

Next Post

Innalillahi, Wali Kota Tanjungpinang Meninggal Dunia Akibat Covid-19 

Laras Setiani

Laras Setiani

Related Posts

Arti Kata Tabarakallah, Keutamaan Memuliakan Anak Yatim, Definisi Anak Yatim, Pijakan Aqidah, Cara Mendidik Anak ala Nabi Ibrahim, qawwam

Cara Mendidik Anak ala Nabi Ibrahim

15 Desember 2024
anak, ibu, nasihat, PESANTREN, surga, nama anak, percaya diri, disiplin

Di Usia Berapa Sebaiknya Anak Mondok ke Pesantren?

3 Agustus 2024
Cara Memilih Guru, upah mengajar agama, adab kepada guru, pesantren, adab seorang guru, guru, pendidikan

Peran Seorang Guru yang Ideal dalam Dunia Pendidikan

23 Mei 2024
Hukum Menyekolahkan Anak

Bagaimana Hukum Menyekolahkan Anak Muslim di Lembaga Pendidikan Nonmuslim?

16 Februari 2023
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.