• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 17 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

10 Jenis Karbohidrat Pengganti Nasi

by Yudi
2 tahun ago
in Kesehatan
Reading Time: 4 mins read
A A
0
karbohidrat

Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

KAMU sedang menjalani diet sehat dan menghindari nasi putih sebagai karbohidrat utama? Karbohidrat merupakan zat gizi utama yang dibutuhkan oleh tubuh karena berfungsi sebagai energi untuk beraktivitas, dengan cara membakar karbohidrat yang didapatkan dari makanan. Kalau kamu sedang diet dan ingin mengganti nasi sebagai karbohidrat, ada beberapa sumber karbohidrat lain yang rendah kalori, sehingga bisa membantu kamu menurunkan berat badan.

Tingginya kandungan gula pada nasi membuat banyak orang yang melakukan diet mencari alternatifnya. Ada banyak sayuran, biji-bijian, dan lainnya yang bisa kamu jadikan sebagai makanan sehari-hari sebagai pengganti nasi.

BACA JUGA: Tips Diet Saat Puasa yang Aman dan Efektif

10 rekomendasi berikut ini akan sangat pas jika kamu sedang menjalankan diet ketat. Namun, pastikan konsultasikan dengan ahli gizi, ya.

ArtikelTerkait

Apakah Terkena Diabetes di Usia Muda Bisa Sembuh?

Ciri-ciri Darah yang Sudah Rusak yang Bisa Dikenali oleh Diri Sendiri

Bagaimana Cara Hentikan Bersin yang Terus-menerus?

7 Penyebab BAB Berdarah yang Perlu Diwaspadai

Kentang

Foto: shutterstock

Tanaman yang masih dalam kelompok umbi-umbian ini merupakan salah satu sumber karbohidrat selain nasi, yang sudah sangat familiar. Kentang memiliki kandungan pati resisten, sebuah pati yang tidak bisa dicerna, sehingga bisa membantu kamu menurunkan berat badan. Akan lebih baik lagi, bila kamu memakan kentang dengan kulitnya karena di dalam kulit kentang terkandung banyak serat, vitamin C, dan kalium yang sangat bermanfaat untuk tubuh.

Meski begitu, kentang sebaiknya tidak dikonsumsi dengan cara digoren karena bisa menambah asupan lemak yang berpengaruh pada kenaikan berat badan. Jadi, sebaiknya pilih cara memasak kentang dengan dikukus atau direbus agar tidak menambah kandungan lemak di dalam kentang.

Beras merah

Foto: shutterstock

Kandungan kentang dan beras merah sebenarnya mirip, yaitu sama-sama mengandung serat tinggi, bahkan lebih tinggi dibanding beras putih. Kalau kamu ingin mengurangi kalori tapi masih canggung mengganti nasi putih dengan kentang, bisa mencoba beras merah. Selain bermanfaat untuk kamu yang ingin menurunkan berat badan, nasi merah juga menjadi karbohidrat pengganti nasi putih yang rendah kalori. Sehingga sangat cocok untuk para penderita diabetes, kandungan serat yang tinggi di dalam nasi merah membantu kamu mengontrol gula darah.

Pasta gandum

Foto: Shutterstock

Kalau kamu ingin mengganti nasi putih dengan pasta, sebaiknya pilih jenis pasta gandum karena kandungan seratnya tiga kali lipat lebih banyak dibandingkan dengan pasta putih. Jadi, kalau kamu lagi dalam program penurunan berat badan, lebih baik pilih pasta gandum dibanding pasta putih biasa karena membuat rasa kenyang lebih lama. Sehingga kamu bisa makan lebih sedikit dan mengontrol nafsu makan lebih baik.

Oatmeal

Foto: Orami

Karbohidrat rendah kalori pengganti nasi putih lain yang bisa dijadikan pilihan adalah oatmeal. Serat dalam oatmeal bisa membantu kamu kenyang lebih lama, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, dan kadar gula. Memang kalau makan oatmeal harus dicampur dengan makanan lain agar lebih ada rasanya, tapi kamu harus hati-hati memilih teman makan oatmeal, salah pilih justru bisa menambah kalori dan gula dibanding oatmeal sendiri, lho. Kamu bisa menambahkan oatmeal dengan buah-buahan, yogurt, susu, dan granola.

Buah-buahan

Ilustrasi.Foto: Liputan6

Kalau kamu ingin mencari makanan sehat tapi murah meriah, buah adalah pilihan tepat. Buah-buahan menjadi salah satu sumberh karbohidrat yang bisa membantu kamu sedang diet. Buah mengandung gula alami yang akan diubah menjadi energi oleh tubuh. Kamu bisa memilih buah kaya serat dan membuat kenyang lebih lama, seperti pisang, apel, dan pir. Selain serat, buah juga mengandung banyak vitamin C dan kalium.

Agar lebih berwarna, kamu bisa menyampurkan buah dengan yogurt atau oatmeal. Kalau bosan, bisa juga dijadikan salad buah sebagai selingan.

Roti gandum

Foto: Shutterstock0

Roti gandum mengandung serat yang lebih tinggi daripada roti putih, sehingga roti gandum sangat cocok untuk kamu yang sedang menjalani program penurunan berat badan. Dari hitung-hitungan gizi, dalam 100gram, roti gandum mengandung serat mencapai 7 gram, sedangkan roti putih mengandung serat 2,7 gram.

Baca juga: Agar Resolusi Diet Tercapai, Kamu Wajib Punya 7 Alat Masak Ini!

Granola dan quinoa

Foto: shutterstock

Bagi sebagian orang, tampilan granola dan quinoa agak mengingatkan dengan makanan burung, tapi sebenarnya ini bisa dimakan, kok. Granola dan quinoa merupakan satu keluarga dengan biji-bijian, mengandung serat tinggi, bahkan kandungan proteinnya lebih banyak dibanding jenis biji-bijian lain. Quinoa menjadi pengganti sumber karbohidrat kalau kamu lagi menjalani program penurunan berat badan.

Kembang Kol

Foto: shutterstock

Kembang kol yang diiris adalah alternatif nasi rendah karbohidrat dan rendah kalori yang sangat baik. Kembang kol memiliki rasa yang ringan, serta tekstur dan penampilan yang mirip dengan nasi, dengan hanya mengandung sedikit kalori dan karbohidrat.

Riced cauliflower menjadi alternatif nasi yang populer bagi orang-orang yang menjalani diet rendah karbohidrat seperti keto. Satu porsi 1/2 cangkir (57 gram) kembang kol yang dibelah hanya memiliki 13 kalori, dibandingkan dengan 100 kalori untuk satu porsi nasi putih yang sama.

Untuk membuat kembang kol yang dibumbui, potong kepala kembang kol menjadi beberapa bagian dan parut menggunakan parutan kotak, atau potong halus dengan menggunakan food processor. Kembang kol yang sudah dipotong-potong bisa dimasak dengan api sedang dengan sedikit minyak sampai empuk dan agak kecokelatan.

Nasi Shirataki

Foto: shutterstock

Nasi shirataki adalah alternatif nasi populer lainnya untuk para pelaku diet rendah karbohidrat dan kalori. Nasi shirataki terbuat dari akar konjak, yang berasal dari Asia dan kaya akan serat unik yang disebut glukomanan. Menurut kemasan produk, satu porsi nasi shirataki 3 ons (85 gram) tidak mengandung kalori apa pun.

Glukomanan, serat utama dalam akar konjak, sedang dipelajari untuk banyak manfaat kesehatan potensial, termasuk kemampuannya untuk membentuk penghalang pelindung di sepanjang lapisan usus. Namun, kamu tetap perlu makan nasi shirataki dalam jumlah besar untuk mengonsumsi glukomanan dalam jumlah besar.

Untuk menyiapkan nasi shirataki, bilas hingga bersih dengan air, rebus selama 1 menit, lalu panaskan nasi dalam wajan dengan api sedang hingga kering. Membilas nasi shirataki sebelum dimasak dapat membantu mengurangi baunya yang unik.

Brokoli

Foto: shutterstock

Seperti kembang kol yang dibumbui, brokoli yang dibelah adalah alternatif nasi yang cerdas untuk orang-orang yang menjalani diet rendah karbohidrat atau rendah kalori.

Kandungan nutrisinya mirip dengan kembang kol yang diiris, dengan 1/2 cangkir (57 gram) yang mengemas sekitar 15 kalori dan 2 gram serat.

BACA JUGA: Selain untuk Diet Ini 6 Manfaat Teh Hijau untuk Kesehatan

Brokoli yang diiris juga merupakan sumber vitamin C yang sangat baik, dengan 1/2 cangkir (57 gram) menyediakan lebih dari 25% dari Nilai Harian (DV). Vitamin C bertindak sebagai antioksidan kuat yang dapat membantu mencegah kerusakan sel dan meningkatkan kesehatan kekebalan.

Seperti halnya kembang kol yang telah diiris, brokoli yang telah dibelah dapat dibuat dengan cara memarut brokoli dengan parutan kotak atau memotongnya di dalam food processor, kemudian memasaknya dengan api sedang dengan sedikit minyak. Beberapa toko bahan makanan juga menjual brokoli yang sudah dipotong-potong di bagian freezer. []

SUMBER: BUKAREVIEW

Tags: karbohidratNasi
ADVERTISEMENT
Previous Post

5 Wabah yang Pernah Terjadi dalam Sejarah Islam

Next Post

Pintu Surga bagi Orang yang Berdoa setelah Wudhu

Yudi

Yudi

Related Posts

diabetes

Apakah Terkena Diabetes di Usia Muda Bisa Sembuh?

10 Juli 2025
Puasa, Sakit Kepala, Darah

Ciri-ciri Darah yang Sudah Rusak yang Bisa Dikenali oleh Diri Sendiri

10 Juli 2025
Ciri Tubuh yang Tidak Sehat, Bersin

Bagaimana Cara Hentikan Bersin yang Terus-menerus?

9 Juli 2025
pengentalan darah, pembuluh darah, muntah darah, darah, haid, BAB

7 Penyebab BAB Berdarah yang Perlu Diwaspadai

9 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.