Miracle of Quran

Subhanallah, Lihatlah Allah Ciptakan Kegelapan Laut

Senin 16 Zulhijjah 1434 / 21 October 2013 12:41

Laut-dalam1

BEGITU dahsyatnya penciptaan bumi ini, dan betapa kita sebagai manusia tidak bisa berkata kecuali berucap: Subhanallah, yang telah menciptakan alam semesta ini beserta apa yang berada di atasnya sedemikian indah dan mempesona sehingga kita bisa menetap di atasnya dengan tenang dan damai.

Begitupun laut dan samudera yang luas memiliki rahasia yang telah dibicarakan dalam al-Qur’an sejak 14 abad silam. Lalu, apa pendapat para ilmuwan setelah mereka berhasil mengadakan riset ilmiah ini?

يقول تعالى: (أَوْ كَظُلُمَاتٍ فِي بَحْرٍ لُجِّيٍّ يَغْشَاهُ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ مَوْجٌ مِنْ فَوْقِهِ سَحَابٌ ظُلُمَاتٌ بَعْضُهَا فَوْقَ بَعْضٍ إِذَا أَخْرَجَ يَدَهُ لَمْ يَكَدْ يَرَاهَا وَمَنْ لَمْ يَجْعَلِ اللَّهُ لَهُ نُورًا فَمَا لَهُ مِنْ نُورٍ)[النور: 40].

Artinya: “Atau seperti gelap gulita di samudera yang dalam yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya ada ombak, di atasnya ada awan. Gelap gulita tindih menindih. Apabila dia mengeluarkan tangannya tidaklah hampir dia melihatnya dan barangsiapa yang tiada diberi oleh Allah cahaya maka tidaklah ada baginya sedikit cahaya pun”. Q.S. An-Nur; 24:40

PENJELASAN AYAT

Dalam ayat ini, Allah SWT berbicara kepada kita sikap dan pengingkaran orang-orang kafir terhadap ayat-ayat Allah, dan perjumpaannya pada hari Kiamat nanti serta pembangkangan mereka terhadap rasul-Nya. Perbuatan yang mereka lakukan di dunia ini diibaratkan mengejar sesuatu yang bersifat fatamorgana dengan terengah-engah di belakangnya.

Jika mereka tidak berhasil mencapai tempat yang dituju itu, mereka tidak akan mendapatkan apa-apa, dan mereka merasa apa yang mereka lakukan adalah sia-sia. Perumpamaan orang kafir ini diibaratkan seperti manusia hidup dalam kegelapan laut yang dalam dan hampir-hampir tidak melihat sesuatu karena gelap gulita.

Imam Al-Qurthubi, seorang ulama tafsir kenamaan, mengatakan: (di samudera yang dalam) yang tidak terjangkau dasarnya yang diliputi oleh ombak, yang di atasnya yakni di atas ombak itu, ada lagi ombak yang lain sehingga ombak bertumpuk-tumpuk dan di atasnya yakni di atas ombak yang bertumpuk itu ada lagi awan gelap yang menutupi cahaya yang menyinari langit. Demikianlah, seperti apa yang dikatakan ahli kelautan baru-baru ini.

FAKTA ILMIAH

Ketika para ilmu kelautan mengarungi samudera yang dalam mereka menemukan bahwa dalam laut yang sangat dalam itu diliputi oleh kegelapan, dan sedemikian gelapnya, hingga manusia tidak dapat melihat sesuatu. Kegelapan ini semakin menjadi jika ombak dan gelombang datang bertubi-tubi apalagi jika awan tebal dan hitam menyelimuti angkasa.

Sebagaimana juga mereka menemukan bahwa di dalam laut yang sangat dalam itu terdapat ombak yang bertumpuk-tumpuk, dan tidak mungkin seseorang melihatnya kecuali ia menyelam hingga 100 m kedalaman laut. Ombak yang terdapat dalam lautan ini lebih besar dari ombak yang terdapat di atas permukaan. Subhanallah…

SISI ILMIAH MUKJIZAT AL-QUR’AN

Dalam ayat ini terdapat dua penemuan ilmiah yang sesuai dengan ayat al-Qur’an surat An-Nur; 24:40, yaitu:

1. Tentang gelapnya laut yang dalam yang baru ditemukan oleh para ilmuwan baru-baru ini
2. Terdapat ombak dan gelombang dalam laut itu secara bertumpuk

Oleh karena itu, benarlah apa yang dikatakan Allah dalam ayat tersebut. Mahabenar Allah dengan segala firmanNya. [islampos]

Redaktur: Saad Saefullah