Di Balik Tirai Kamar

Jima Menurut Usia

Senin 10 Rejab 1434 / 20 Mei 2013 12:34

kucing 268x3001 Jima Menurut Usia

JIMA memang bagian manusia yang tak dapat dilepaskan begitu saja. Islam telah mengajari bahwa jima adalah suatu hal yang santun, dan sangat pribadi untuk setiap orang. Banyak mitos mengatakan perilaku jima berubah sesuai usia. Benarkah? Perilaku jima akan berubah sesuai perkembangan usia.

Jima Usia 20-an

Pada usia ini, hasrat jima sangat menggebu-gebu. Dalam Islam, bagi para pemuda yang tidak mampu nikah, diperintahkan untuk berpuasa. Inilah usia yang sangat berbahaya jika seorang pemuda Islam masih membujang—apalagi di zaman seperti sekarang ini.

Jima Usia 30-an

Pada rentang usia ini, jika pernikahan sudah berjalan sekitar 5 atau 10 tahun, maka jima menjadi suatu yang sangat personal. Pasangan suami istri tampaknya sudah saling memahami apa kebutuhan masing-masing.

Menurut literatur medis, kehamilan juga paling sering terjadi pada usia ini, sehingga, dorongan jima secara alami berkurang.

Jima Usia 40-an

Pria yang gaya hidupnya tidak sehat, pada usia 40-an bisa mengalami masalah jima. Sedangkan wanita menjadi sangat menuntut dalam hal jima pada suaminya. Pada usia 40, hasrat jima wanita mungkin mulai menurun, tetapi, tetaplah berhubungan jima dengan suami secara teratur. Hal ini akan menjaga hasrat tetap menggebu hingga usia memasuki kepala lima. [berbagai sumber]

 

 

Redaktur: Saad Saefullah



Peluang