Islam Mancanegara

Ini Faktanya, Pemerintah Uganda Diskriminatif Terhadap Muslim

Ahad 17 Jamadilakhir 1434 / 28 April 2013 17:27

 

 

kisambara uganda Ini Faktanya, Pemerintah Uganda Diskriminatif Terhadap  Muslim

SERINGKALI ditutupnya madrasah, muslim Uganda mengeluhkan  keputusan sewenang-wenang pemerintah. Mereka menuduh negara itu menargetkan minoritas muslim dengan dalih memerangi terorisme.

“Itu berarti mengkhianati agama Islam, dan kami tidak mungkin berhenti mengajarkan Al Qur’an kepada anak-anak kami, ,” kata pimpinan Sekolah Al Qur’an di Uganda Sheikh Yahya Lukwago kepada The Tripoli Post pada Jumat (26/4/2013).

Lukwago menuduh Kepolisian Uganda menyisir ibu kota Kampala dan wilayah sekitarnya untuk menutup madrasah.

Menurut pemerintah Uganda, sekolah-sekolah tersebut diduga sebagai tempat potensial untuk mengajarkan ‘terorisme’. Seiring dengan penutupan sekolah-sekolah Islam di Kampala dan sekitarnya, Polisi Uganda telah melakukan beberapa penangkapan guru Alquran dan Syaikh untuk diinterogasi.

Al-Haji Muhammad Kisambira, Sekretaris Jenderal Dewan Muslim Uganda menyalahkan aksi Polisi Uganda  yang menutup madrasah tanpa alasan yang jelas.

Penargetan Muslim

Ulama setempat menyesalkan langkah pemerintah ini, bahwa sekolah Alquran dan madrasah sesungguhnya untuk kebaikan Islam dan masyarakat Uganda pada umumnya.

“Orang Katolik juga menyelenggarakan program serupa, gereja Protestan juga melakukan praktik program pengajaran teologis sekolah Minggu, lalu kenapa dengan muslim?” kata syekh Lukwago.

“Islam bukanlah agama yang baru kemarin, Islam datang  dan tidak peduli sebanyak apa pihak yang menentangnya,” tambahya.

Sementara Al-Hajji Kisambira mendesak Polisi Uganda untuk bekerja sama dengan para pemimpin Muslim untuk menghindari langkah-langkah bias terhadap Muslim.

“Kami tidak membela individu tetapi Madrasah kami,” sarannya.

Muslim Uganda berjumlah sekitar 14 persen atau sekitar 3,5 juta dari 32 juta penduduk Uganda yang mayoritasnya Kristen, menurut CIA Factbook.

Sekolah-sekolah Al-Qur’an yang terdaftar di Uganda diperkirakan mencapai 385. Semua sekolah-sekolah ini adalah sekolah swasta dan didanai oleh komunitas Muslim Uganda.  [ra/islampos/oi]

Redaktur: Ratna



Peluang