• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 29 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Wanita Tua dalam Gubuk

by Eva F Hasan
9 tahun ago
in Sosok
Reading Time: 1 min read
A A
0
Foto: Pixabay

Foto: Pixabay

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

KETIKA Abu Bakar memegang jabatan khalifah, ia bercerita: “Pada suatu hari, saat aku Tengah berkeliling di kota Madinah, aku melihat ada sebuah gubuk. Lalu aku minta izin untuk masuk. Dan aku mendengar ada suara lemah yang mengizinkanku untuk masuk.

Setelah aku masuk ke gubuk tersebut, aku menyaksikan seorang wanita tua yang tidak mampu lagi bergerak dan tidak memiliki makan dan minum. Melihat keadaannya tersebut hatiku terasa diiris-iris karena sedih hingga aku menangis.

Aku bertanya kepadanya, ‘Siapa yang mengurus Anda?’

Wanita tua itu menjawab, ‘Setelah anakku mati syahid karena berjihad dijalan Allah aku tidak memiliki siapa-siapa lagi selain Allah, aku tidak memiliki siapa-siapa lagi selain Allah yang Mahahidup dan tak akan mati. Sejak hari kematiannya, tak ada seorang pun yang dat menjengukku, sampai Anda menjenguk hari ini.’

ArtikelTerkait

Imam Abu Hanifah yang Luar Biasa

Sulaiman Al-Qanuni, Khalifah Tersukses dalam Sejarah Islam

Mengapa Abu Bakar Dijuluki Al-Atiq?

Ibnul Jazari, Bapak Imu Tajwid

‘Wahai ibu, kalau begitu, Anda makan apa?’ Tanyaku.

Wanita tua itu menjawab, ‘Sebelum meninggal, anakku pernah meninggalkan beberapa kurma dan sekendi air untukku. Maka setiap hari aku makan dua atau tiga buah kurma dan aku minum dua tetes air, sampai habis simpanan kurma dan air tersebut.'”

Abu Bakar RA menangis setelah mendengar kata-kata wanita itu. Ia segera berdiri untuk melaksanakan shalat dan meminta ampun kepada Allah. Dan setiap hari, ia selalu datang menjenguknya, lebih dari satu kali dalam satu harinya, untuk memberikan makanan dan minuman kepadanya. Dan dia harus melayaninya, seakan dia adalah budak wanita tua itu. [].

Referensi: 40 Kisah Pengantar Anak Tidur/Najwa Husein Abdul Aziz/Gema Insani Press/2006

Tags: Gubuktuawanita
ADVERTISEMENT
Previous Post

Turki tidak akan Tutup Pangkalan Militernya di Qatar

Next Post

UNESCO Resmikan Masjid Ibrahimi jadi Situs Warisan Dunia

Eva F Hasan

Eva F Hasan

Related Posts

Imam Ahmad, Abu Hanifah, Imam Syafi'i, Ibnu Katsir, Abu Hanifah

Imam Abu Hanifah yang Luar Biasa

15 April 2025
Sulaiman Al-Qanuni,

Sulaiman Al-Qanuni, Khalifah Tersukses dalam Sejarah Islam

1 Desember 2024
Abu Bakar, Nuaiman bin Amr,Umair bin Wahab Al-Jumhani

Mengapa Abu Bakar Dijuluki Al-Atiq?

14 Oktober 2024

Ibnul Jazari, Bapak Imu Tajwid

10 September 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.