• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 29 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Wanita, Masa Depanmu tak Sekadar Soal Menikah!

by Rifki M Firdaus
7 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Perjodohan yang Dilarang

Ilustrasi. Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Hilwa Syauqillah
Santriwati asal Magelang, Jawa Tengah

SETELAH banyak mengobrol dengan gadis-gadis yang belum menemukan pasangannya, ada beberapa kesimpulan yang terangkum dalam ingatan.

Salah satunya adalah: “Jika seorang perempuan telah menemukan jodohnya, maka selesai sudah urusan memikirkan masa depan.”

Opini di atas menunjukkan kurangnya pemikiran mengenai tanggung jawab yang harus dipikul dalam rumah tangga, seakan-akan pernikahan hanya soal romansa.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

BACA JUGA: Mengaku Masih Gadis Ketika Menikah, Apakah Sah Nikahnya?

Padahal amanah setelah memiliki ‘cahaya mata’ bukanlah sesuatu yang bisa diremehkan. Sebab seberapa berhasilnya seorang anak menjadi hamba yang shalih tergantung pada seberapa shalihah ibunya.

Hal ini sebagaimana yang pernah disampaikan oleh K.H Maimoen Zubair yang merupakan Ulama sepuh pengasuh Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

“Seberapa shalihnya seorang anak bergantung pada seberapa shalihah ibunya.”

Al-Habib Abdullah bin Husain bin Thahir Hadhramaut, Yaman. Pengarang kitab Sullam Taufik. Ibunda beliau Syarifah Syaikhoh binti Abdullah bin Yahya, adalah seorang yang amat berpengaruh dalam kehidupan beliau, pendidik sejati yang benar-benar mempersiapkan putranya menjadi seorang shalihin.

Beliau dengan segala kesungguhannya mendidik sang putra untuk selalu istiqomah pada jalan para salafussholeh serta selalu mengingatkan putranya untuk menjauh dari jalan maksiat.

BACA JUGA: Undian di Pernikahan al Makmun

Apakah seorang perempuan yang di dalam dirinya tiada ilmu dan iman yang tinggi mampu mendidik putranya sedemikian rupa? Sungguh hanya perempuan shalihah yang mampu untuk berbuat sedemikian rupa.

Masih banyak lagi kisah lain dari ibunda para shalihin dari tanah Hadhramaut ataupun belahan bumi lain yang patut untuk dijadikan teladan bagi perempuan pada umumnya.

Lantas sudahkah kita merasa cukup dengan menganggap masa depan sebatas sampai pernikahan? Puaskah imajinasi perjalanan hidup kita hanya sampai pada penemuan pasangan hidup?

Sedangkan romansa sebatas itu belum tentu memberi manfaat bagi akhirat kita, sedangkan pendidikan anak akan menjadi tanggung jawab kita di hadapan Rabb kita kelak.

Tidak bijak rasanya kalau kita lebih sibuk memikirkan pernikahan daripada memikirkan bagaimana menjadi ibu yang dapat dibanggakan oleh putra-putrinya di hadapan Rabb-nya kelak.

Oleh sebab itu alangkah baiknya sebelum memikirkan romansa, kita sibuk siapkan diri untuk menjadi madrasah utama bagi anak-anak kita. Ketaatan kita sebagai pengetahuan agama bagi mereka, ilmu pengetahuan sebagai jalan langkah mereka menapaki dunia, serta akhlak yang baik sebagai pendidikan kasih sayang bagi mereka. []

Tags: Nikah
ADVERTISEMENT
Previous Post

Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban dan Anjuran Menghidupkannya

Next Post

Pangeran Kelantan Malaysia Menikah, Hadiahnya Disumbangkan ke Panti Asuhan

Rifki M Firdaus

Rifki M Firdaus

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.