• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 8 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Toxic Productivity

by Ari Cahya Pujianto
6 tahun ago
in Wacana
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Freepik

Foto: Freepik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Anggita Herfiani
herfianianggita0401@gmail.com

KAMU pasti sering melihat di media sosial, bahwa banyak orang yang berlomba-lomba untuk membagikan segala kegiatan atau aktivitasnya. Seakan akan mereka melakukan suatu hal yang produktif.

Nah, setelah itu kamu menjadi terpicu ketika melihat produktivitas yang dilakukan oleh orang tersebut.

Dampaknya, kita menjadi terlalu sering membandingkan diri sendiri deh. Karena belum merasa se-profuktif mereka, orang yang dilihat disosial media. Akhirnya kita tanpa sadar terjebak didalam toxic productivity.

ArtikelTerkait

O Ternyata Ini 3 Arti Istilah “Nggak Ada Obat”!

Damaskus Jatuh, Basyar Al-Assad Dilaporkan Kabur; Akhir 50 Tahun Kekuasaan Keluarga Assad?

Ga Bisa Baca Hadist

Gendong Ala Drakor

Kemudian, kamu menjadi terpancing dan berusaha sekeras-kerasnya untuk menjadi lebih produktif dengan orang yang kamu lihat terutama di media sosial.

BACA JUGA: Awas, Inilah Tipu Daya Setan di Media Sosial

Tanda dari toxic productivity yaitu :

Selalu terobsesi untuk menjadi produktif

Sebenarnya, menjadi orang yang produktif adalah suatu hal yang baik. Tetapi hal tersebut akan kembali lagi kepada diri sendiri. Apabila kita menjadi terlalu obsesi terhadap sesuatu, maka hal tersebut tentunya akan berdampak negatif bagi diri sendiri dan lingkungan di sekitar kamu.

Contohnya, kamu mengabaikan keadaan lingkungan sekitar yang sebenarnya sangat membutuhkan peran dan pengaruh kita didalamnya.

Merasa bersalah apabila tidak produktif

Tentunya, apabila kita membiarkan rasa bersalah terus menerus menghantui diri sendiri. maka, hal ini akan berdampak pada kesehatan mental dan tubuh kita.

Kamu bisa menjasi stress dan tertekan sehingga menyebabkan kamu jatuh sakit.

Ekspetasi terlalu tinggi

Menaruh sebuah ekspetasi kepada diri sendiri tidak menjadi masalah.

Tetapi apabila kita terlalu memakasakan hal tersebut maka akan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh dan yang harus kita tetapkan adalah membuat sebuah target yang realistis.

Tidak pernah puas dengan produktifitas yang telah dijalani

Pernah tidak kamu merasa tidak puas meskipun sudah melakukan banyak hal? Rasanya seperti ada yang kurang sehingga mendorongmu untuk melakukan berbagai hal lain yang sebenarnya mungkin tidak perlu.

Jika iya, kamu harus segera menyadari bahwa ini sudah termasuk dalam lingkaran toxic productivity ya. Dan ingatlah, kamu sudah melakukan yang terbaik!

BACA JUGA: Bahaya Sosial Media tanpa Islam 

Merasa kesulitan untuk beristirahat

Ketika kamu melihat pencapaian seseorang atau membandingkannya dengan tingkat produktifitas kamu.

Sehingga kamu selalu tidak merasa puas terhadap hasil dari kerja keras kamu selama ini. kamu memikirkan hal tersebut dan selalu membandingkannya dengan orang lain. sehingga menjadikan kamu sulit untuk tidur dan lain sebagainya. maka, hal ini haruslah kamu hindari ya.

Cara mengurangi toxic productivity:

1. Buatlah target yang realistis
2. Selalu mengingat bahwa istirahat itu penting
3. Mindfulness
4. Minta pengawasan
5. Buat peraturan

BACA JUGA:

Menjadi produktif tentunya bukanlah hal yang salah ataupun menjadi sesuatu yang negatif. namun, hal tersebut bisa kembali lagi kepada diri kita masing-masing. nNat dan tujuan yang kita lakukan apakah sudah benar? Atau hanya untuk memuaskan diri terhadap hal hal yang terlalu memaksakan pikiran dan tubuh kita sendiri yang menyebabkan banyak kerugian yang kita dapatkan?

Nah, hal ini kembali lagi kepada diri kamu sendiri ya. Semoga semua produktivitas yang kita lakukan selama ini, menjadikan kita lebih baik. []

Rujukan tambahan : www.idntimes.com

Tags: media sosialtoxic productivity
ADVERTISEMENT
Previous Post

Nak, Semuanya Butuh Waktu Jadi Bersabarlah

Next Post

Pendapat yang Rajih Namun Tidak Difatwakan

Ari Cahya Pujianto

Ari Cahya Pujianto

Hanya Pemuda Akhir Zaman yang Berharap Ridha dan Ampunan Allah Swt

Related Posts

Nggak Ada Obat, Potongan Rambut Laki-laki yang Tidak Diperbolehkan dalam Islam

O Ternyata Ini 3 Arti Istilah “Nggak Ada Obat”!

13 Desember 2024
Damaskus

Damaskus Jatuh, Basyar Al-Assad Dilaporkan Kabur; Akhir 50 Tahun Kekuasaan Keluarga Assad?

8 Desember 2024
Kitab Taurat, Hadist, Bani Israil, Zabur

Ga Bisa Baca Hadist

10 Agustus 2024
Sikap Suami yang Harus Disyukuri Istri, , Nikah, Tips yang Harus Dikuasai Istri Agar Suami Betah di Rumah, Sifat Istri yang Mendatangkan Rezeki bagi Suami, Drakor, Istri

Gendong Ala Drakor

10 Agustus 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.