• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 4 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Tiket Surga Itu Bernama Ujian

by Ari Cahya Pujianto
5 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
wanita shalihah Wanita penghuni Surga, Amalan Cerdas, Cara Mendapat Syafaat Al-Quran, Penyebab Pengelupasan Kulit, solusi untuk ikhlas, Al-Quran, Keutamaan Membaca Istiadzah, Hukum Khusus tentang Puasa bagi Wanita, Cara Wanita Masuk Surga

Foto: W24

Oleh: Anita Ummu Dzaky
anita85.ao@gmail.com

DUNIA adalah ladang ujian. Hingga tepatlah kiranya dikatakan jika tak ingin diuji, maka berhentilah hidup di dunia. Meski banyak yang akhirnya menyerah saat ujian itu menyapa, tapi tak sedikit pula yang sanggup melewatinya meski dengan susah payah, hati yang lelah dan tangisan di atas sajadah.

Firman Allah subhanahu wata’ala:

أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ ۖ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّىٰ يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ مَتَىٰ نَصْرُ اللَّهِ ۗ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

“Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: “Bilakah datangnya pertolongan Allah?” Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (Q.S Al Baqarah:214)

BACA JUGA:  Perbedaan Penghuni Surga dan Penghuni Neraka

Ayat ini diawali dengan pertanyaan yang mengantarkan pada pemahaman bahwa sebelum mendapat ujian, jangan mengira kita akan meraih syurgaNya. Karena hakikatnya syurga butuh diperjuangkan. Dan tak perlu takut saat ujian datang, karena keniscayaan hidup mesti diiringi dengan ujian.

Terlebih lagi bagi seorang muslim, disetiap helaan nafasnya ada ujian yang siap menghampiri, dan kabar gembiranya adalah ujian menjadi alarm rasa sayangnya Allah pada hambaNya.

“Jika Allah menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, maka Dia menyegerakan hukuman di dunia. Jika Allah menghendaki keburukan bagi hamba-Nya, maka Dia menahan hukuman kesalahannya sampai disempurnakannya pada hari Kiamat,” (HR Imam Ahmad, At Turmidzi, Hakim, Ath Thabrani, dan Baihaqi).

Dalam riwayat At Tirmidzi, hadis itu disempurnakan dengan lafadz sebagai berikut, ”Dan sesungguhnya Allah, jika Dia mencintai suatu kaum, Dia menguji mereka. Jika mereka ridha, maka Allah ridha kepadanya. Jika mereka benci, Allah membencinya”. Kecintaan Allah kepada hamba-Nya di dunia tidak selalu diwujudkan dalam bentuk pemberian materi atau kenikmatan lainnya. Kecintaan Allah bisa berbentuk musibah sebagai ujian kesabaran

Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam bersama sahabat yang menyertai beliau semua adalah manusia-manusia yang penuh ujian. Bahkan begitu berat goncangan yang mereka hadapi, hingga terucap dari lisan mereka “Bilakah datang pertolongan Allah?” Dan akhirnya dijawab dengan indah “Sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.”

BACA JUGA:  Bagaimana Cara Ketahui Musibah Itu Ujian atau Azab?

Maa syaa Allah, mereka bukan orang yang kurang sabar, bukan pula orang-orang yang gemar maksiat, mereka adalah sahabat yang taat dan setia pada Rasulullah bahkan hingga disituasi genting sekalipun. Tapi pahamilah, dahsyatnya deraan yang menimpa mereka, yang mungkin jika kita dalam posisi mereka tak akan mampu sesabar itu. Pada akhirnya, sebagai manusia biasa, ingin rasanya mereka mendengar jawaban pengokoh iman itu, “sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat”.

Resapilah kalimat pengokoh iman tersebut, yakini bahwa kita tak sendiri, ada Allah Yang Maha Penolong dan sebaik-baik penolong.

Pada akhirnya, iman itu jika telah bersemayam, menetap di lubuk hati setiap orang, terkadang butuh getaran yang kuat yang membuatnya terangkat dan nampak. Lewat deraan ujian, tekanan, dan goncangan inilah yang akhirnya membuat iman itu nampak. Bersabar dan teruslah berjuang menghadapi semua ujian dari Allah, kumpulkan tiket surgaNya. []

Tags: tiket surgaujian
Previous Post

Luar Biasa, Inilah Janji Allah bagi Para Hafidz Quran

Next Post

Perjalanan Paling Jauh

Ari Cahya Pujianto

Ari Cahya Pujianto

Hanya Pemuda Akhir Zaman yang Berharap Ridha dan Ampunan Allah Swt

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.