Telisik Insiden Runtuhnya Konstruksi Layang Becakayu, PT. Waskita Karya Libatkan Pakar

0

JAKARTA—Direktur Operasi II PT. Waskita Karya (Persero) Tbk, Nyoman Wirya Adnyana menyatakan akan melibatkan para pakar untuk memastikan penyebab insiden rubuhnya tol Becakayu.

“Kami akan mereview kembali dengan memanggil para expert untuk melihat sebenarnya apa yang terjadi sehingga dilakukan kajian. Dan butuh waktu tiga bulan untuk memastikan sebenarnya apa yang terjadi,” katanya di acara Forum Merdeka Barat 9, Jakpus, Kamis (22/02/2018).

Menurutnya, insiden tersebut mengingatkan kepada kita bahwa harus hati-hati menjalankan SOP (Standard Operating Procedure), dan juga dari faktor-faktor yang mungkin selama ini kita lalai memperhitungkan.

Nyoman mencontohnya, para kontraktor ketika memasang girder harus menghitung kecepatan angin di lokasi.

“Pada saat kita melaksanakan (memasang) menggunakan crane. Gerakannya harus seirama kiri dan kanan. Begitu tidak seirama, pasti akan menimbukan satu masalah sendiri. Jadi harus smooth sekali,” tuturnya.

Nyoman menjelaskan dalam memasang konstruksi girder jalan layang ini merupakan model non-standar. Untuk girder non-standar panjangnya 50,8 meter tingginya 2,3 meter dengan lebar 75 cm, secara desain memang cukup langsing sehingga faktor angin juga mesti menjadi pertimbangan. []

Reporter: Tommy

loading...
loading...
Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun

Maaf Anda Sedang Offline