islampos
Media islam generasi baru

Sukarno, Presiden Indonesia ‘Paling Miskin’?

Presiden RI pertama Soekarno tengah berorasi. Foto: Joss Today
0

INDONESIA adalah negara yang memiliki kepulauan dengan jumlah terbanyak di dunia, dengan luas 1.904.569. Selain itu Indonesia memiliki keberagaman suku, bahasa dan budaya. Oleh karena itu pemimpin Negara Indonesia harus mampu mengatur dan menyatukan segala SDM dan SDA agar bersinergis untuk mampu dimanfaatkan secara optimal.

Namun dengan tugas yang berat dan butuh kerja keras tersebut tidak berbanding lurus dengan kesejahteraan yang didapat oleh presiden khususnya presiden pertama Republik Indonesia Ir. Sukarno.

Dalam memoarnya, Catatan Kecil Bersama Bung Karno, Fatmawati berkisah, “Setiap bulannya aku mendapat amplop dari gajinya Bung Karno yang jumlahnya tidak seberapa. Dari gaji itu aku cukupkan untuk keperluan makan dan lain-lainnya. Aku sendiri tak mencari uang untuk dapat membantu mencukupi kebutuhan.”

Mengenai gajinya, Sukarno sempat menceritakan dalam otobiografinya, Bung Karno Penyambung Lidah Rakyat Indonesia. “Dan adakah seorang Kepala Negara lain yang melarat seperti aku dan sering meminjam-minjam dari ajudannya? Gajiku USD 200 sebulan dan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluargaku. Dari segi keuangan tidak banyak kemajuanku semenjak dari Bandung,” kata Sukarno kepada Cindy Adam.

Presiden sekaligus Proklamator kemerdekaan Indonesia ini memang mempunyai banyak sifat yang mampu dicontoh bagi rakyatkanya. Berbeda dengan keadaan pemimpin saat ini, yang kebanyakan hanya mementingkan seberapa besar ia ‘mendapatkan’ ketimbang seberapa besar ia memberi bagi negeri. []

Sumber: SatuMedia

loading...
loading...