• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Rabu, 14 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Si Anak Bodoh & Anak Pintar

by Aldi Rahadian
8 tahun ago
in Ekonomi
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bawa Anak Kecil ke Masjid

Foto: AFP/Getty Image

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

islampos.com–ANAKKU si pintar dan si bodoh. Betapa beratnya jadi orang tua yang memiliki anak yang otaknya pas-pasan.  Beban yang dipikul anak untuk lulus di Ujian Akhir Nasional merambat ke pundak orang tua. Segala cara di tempuh. Ikut bimbingan belajar, ikut les di sekolah dan ekstrakuler lainnya. Meski segala daya upaya dikerahkan, al hasil si anak tetap berada di urutan paling akhir. Anak bodoh anak malang.

Kebaikan dan kerajinan si anak bodoh tidak lah cukup menolong kelulusan. Karena kelulusan adalah hak standar Menteri Pendidikan. Tanggunglah sendiri beban social dilingkunganmu karena anakku pintar tak sebodoh anakmu. Lebih baik menderita hari ini dari pada kemudian. Karena Ujian Nasional hari ini lebih penting untuk hari esok kamu.

Betapa senangnya memiliki anak pintar. Bisa membangga banggakan kepada yang lainnya. Karena anakku sudah bisa begini dan begitu. Sementara anak orang lain belum bisa apa-apa. Tanggunglah sendiri bebanmu karena kamu punya anak bodoh.

Bodoh dan pintar. Kita tidak mengerti ternyata kebodohan dan kepintaran anak remaja sekarang hanya diukur dengan Ujian Akhir Nasional.

ArtikelTerkait

5 Negara Ini Berikan Gaji kepada Warganya yang Menganggur

7 Cara Mengatur Keuangan agar Gaji Tidak Habis Sebelum Akhir Bulan

10 Kebiasaan Buruk yang Bisa Bikin Dompet Cepat Kosong!

Strategi Efektif Mengelola Kas untuk Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan

Proses sekarang tidak lah penting, karena hasil adalah tujuan akhir. Allah SWT lebih menilai proses dalam kehidupan kita daripada hasil. Tapi manusia dengan keangkuhannya menilai hasil lebihlah penting dari hanya sekedar proses. Dalam dunia pendidikan kita saat ini ada ketidak jelasan mau dibawa kemana anak-anak kita ini. Mau dibawa ke idealisme keangkuhan manusia? Yang sering lupa akan Tuhannya?

Seorang bijak  dalam hidupku berkata, berbisik dan berteriak. Bawa anakmu ke Masjid dan suruh belajar ngaji. Rajin ke masjid belajar ngaji masuk surga. Dalam Al-Quran apa yang kurang? Ilmu pengetahuan, materi, ilmu social, teknologi dan lain-lain semua lengkap. Mengapa cari di tempat lain?

Anakku aku tahu mungkin suatu hari dalam kehidupan ini nanti kamu akan bertanya mengapa? Carilah jawabannya dalam relung hati mu. Karena jawaban itu tidak bisa aku kategorikan dalam pilihan ganda a, b, c dan d yang bisa kamu pilih dengan cara menghitung kancing bajumu. Tapi carilah dan terangkanlah dengan baik supaya kamu lebih memahami proses daripada hanya sekadar hasil.

Kejahatan itu sering berkedokkan kepintaran. Kebaikan itu sering berkedokkan kebodohan. Jadilah kamu baik dan pintar! [rosadi alibasa/islampos]

Tags: Ekonomi Islam
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jin Masuk dalam Tubuh Manusia melalui Jalan Darah

Next Post

AS Bantah Observatorium Matahari Ditutup karena Alien

Aldi Rahadian

Aldi Rahadian

Related Posts

gaji, menganggur

5 Negara Ini Berikan Gaji kepada Warganya yang Menganggur

7 Januari 2025
riba, gaji, uang

7 Cara Mengatur Keuangan agar Gaji Tidak Habis Sebelum Akhir Bulan

3 Januari 2025
Kebiasaan Buruk yang Bisa Bikin Dompet Cepat Kosong, Uang

10 Kebiasaan Buruk yang Bisa Bikin Dompet Cepat Kosong!

5 Desember 2024
Bisnis

Strategi Efektif Mengelola Kas untuk Pertumbuhan Bisnis yang Berkelanjutan

7 September 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.