• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Shalat Id di Masjid atau di Lapang, Mana yang Lebih Utama?

by Eneng Susanti
8 tahun ago
in Ramadhan, Tsaqofah Ramadhan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Abu Umar/Islampos

Foto: Abu Umar/Islampos

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

PADA pagi hari Idul Fitri, umat Islam berbondong-bondong mendatangi tempat pelaksanaan shalat Id. Ada yang di masjjid, ada pula yang di tanah lapang. Kedua  tempat tersebut memang lazim digunakan untuk pelaksanaan shalat Id. Namun, adakah salah satu diantara keduanya yang lebih utama?

Para fuqoha telah sepakat bahwa semua tempat yang bersih dan bisa menampung jama’ah yang banyak jumlahnya bisa dipergunakan sebagai tempat untuk melaksanakan sholat Id. Baik itu di Masjid atau di tanah lapang. Namun mereka menyatakan pelaksanaan sholat Id  di tanah lapang adalah lebih utama, karena biasanya bisa menampung jumlah jamaah yang lebih banyak.

BACA JUGA: Lapangan, Tempat Shalat Idul Fitri yang Disunnahkan?

Dalilnya adalah sebuah hadits shahih riwayat dari Abi Sa’id Al-Khudri r.a. Dia mengatakan, “Biasa Rasulullah SAW keluar pada hari raya ‘Idul Fitri dan ‘Idul Adha ke mushalla dan pertama-tama yang dikerjakan shalat ‘id kemudian berdiri menghadap kepada orang-orang untuk menasehati mereka dan mengajarkan kepada mereka.” (HR Bukhari dan Muslim)

ArtikelTerkait

Yang Biasanya Dibeli oleh Anak-anak 90-an ketika Lebaran

7 Tips bagi Penderita GERD saat Lebaran agar Tetap Sehat dan Nyaman

Puasa Syawal Dulu Atau Puasa Qadha Ramadhan?

Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna wa Minkum?

Hadits shahih ini tegas menyebutkan bahwa Rasulullah SAW melaksanakan shalat Id di mushalla. Namun, mushalla yang dimaksud di masa beliau adalah shakhra’, yaitu tanah yang luas di padang pasir, bukan masjid kecil seperti yang kita kenal di mas sekarang.

Meski beliau tinggal di Madinah, di samping masjid An-Nabawi, namun shalat Id tidak dilakukan di dalamnya. Sebaliknya, shalat itu dilakukan di padang pasir yang luas, sebagaimana yang biasa dilakukan pada saat shalat istisqa’ dan lainnya.

Berlandaskan hadits di atas, maka kebanyakan ulama menetapkan bahw shalat Id harus dilakukan di tanah lapang.

Namun sebagian ulama lainnya tidak menjadikan padang pasir sebagai syarat sahnya shalat Id. Bagi mereka, baik di masjid maupun di padang pasir, keduanya sah-sah saja untuk dijadikan tempat shalat Id..

Hanya saja fuqoha madzhab Syafi’i menyatakan bahwa keutamaan sholat ‘Id di tanah lapang hanya berlaku jika memang masjid yang biasa digunakan untuk melakukan shalat terlalu sempit. Sedangkan jika masjid tersebut luas, maka melaksanakan shalat di masjid adalah lebih utama sebagaimana yang biasa dilakukan di Masjidil Haram.

Alasan mereka karena masjid itu pasti lebih bersih dan lebih mulia dari pada tanah lapang.

Al-Imam An-Nawawi, salah satu ulama dari kalangan mazhab As-syafi’i menukil dalam kitabnya, Al-Majmu’ Syarahul Muhazzab, perkataan Imamnya: Sendainya masjid cukup luas dan shalat dilakukan di tanah lapang, tidak ada masalah. Sedangkan bila masjid itu sempit tapi tetap dilakukan shalat Id di dalamnya, maka dibenci.

BACA JUGA: Shalat Idul Fitri, Apa Hukumnya?

Sebab bila masjid ditinggalkan dan shalat di padang pasir, tidak akan menimbulkan kemudharatan. Sebaliknya, bila masjid sempit tapi tetap saja dilakukan shalat Id di dalamnya, orang-orang akan berdesakan, bahkan bisa jadi sebagiannya akan tertinggal. (Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyah jilid 27 halaman 245). []

SUMBER: RUMAH FIQIH

Tags: lapangMasjidshalat id
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ini Poin yang Mungkin Dibahas Trump dan Kim dalam Pertemuan Bersejarah di Singapura

Next Post

Kehebohan yang Keliru di Bulan Ramadhan

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

Lebaran

Yang Biasanya Dibeli oleh Anak-anak 90-an ketika Lebaran

30 Maret 2025
gerd

7 Tips bagi Penderita GERD saat Lebaran agar Tetap Sehat dan Nyaman

30 Maret 2025
Puasa, Sunnah Puasa Ramadan, Puasa Syawal

Puasa Syawal Dulu Atau Puasa Qadha Ramadhan?

30 Maret 2025
Hukum Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah, Jawaban Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna wa Minkum?

30 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.