• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 13 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Sejarah Islam di China

by Eneng Susanti
7 tahun ago
in Sejarah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Atheistrepublic

Foto: Atheistrepublic

KAPAN Islam pertama kali menyentuh daratan China? Para peneliti dan sejarawan telah berupaya mengungkap jawabannya. Namun, kesimpulan atas pertanyaan tersebut berbeda-beda.

Teori yang paling populer disampaikan oleh sejarawan kontemporer Chen Yuan. Menurutnya, Islam diperkenalkan di China pada tahun kedua kaisar Yonghui dari Dinasti Tang (651 M). Chen Yuan menemukan catatan aktual ‘Sejarah Tang’ dan ‘Cefu Yuanghui (Panduan buku)’.

BACA JUGA: Kekang Uighur, Rezim Cina Terapkan Kampanye Anti-Halal

Berdasarkan catatan tersebut diketahui, pada tahun kedua kekaisaran Yonghui, kaisar Gaozong dari Dinasti Tang, Khalifah ketiga Arabia Othman (644-656 M) mengirim utusan diplomatik ke Chang’an, ibu kota Tang,untukmemperkenalkan kekhalifahan Islam.

ArtikelTerkait

Apa Itu Konspirasi Sykes-Picot: Awal Perpecahan Dunia Islam?

Abdulmejid II, Khalifah Terakhir dalam Islam

Jejak Sejarah Andalusia: Peradaban Islam yang Terlupakan

Siapa Muawiyah bin Abi Sufyan, Pendiri Kekhalifahan Umayyah?

Kedatangan Islam di China terjadi melalui rute darat dan laut. Pada tahun ke-9 Yongyuan, masa Kaisar Hanhe dari Dinasti Han, pemerintahan China berhasil mencapai jazirah Arab melalui misi diplomatik. Sebelumnya, Dinasti Han menguasai berbagai daerah seperti Xinjiang dan Asia Tengah.

Dinasti Tang dan Song (618-1279 M) adalah periode awal Islam di China. Muslim pada saat itu terdiri dari pedagang, tentara dan utusan diplomatik dari Arab, Persia dan negara lainnya. Para muslim yang telah menetap di China disebut Zhu Tang (orang asing yang tinggal di China).

Mereka berbaur dan menikahi wanita Tionghoa. Keturunan mereka menjadi warga asli Fan Ke (muslim asing). Untuk memenuhi kebutuhan ibadah dan adat, dibangunlah masjid-masjid, seperti: masjid Huaisheng di Guangzhou, Masjid Qinjing di Quanzhou, masjid Xianhe di Yangzhou, masjid Fenghuang di Hangzhou. Selanjutnya,pemerintah membangun Fan Xue (sekolah untukorang asing), yang dikelola oleh muslim sendiri.

BACA JUGA: Penderitaan Muslim Uighur, Krisis Hak Asasi Manusia yang Diabaikan Dunia

Sedangkan, penyebaran Islam dariperbatasan barat China berhubungan dengan sejarah dinasti Karakitai. Di akhir masa Dinasti Tang, etnis Hui Hu (suku kuno yang mememeluk Islam) bermigrasi ke barat. Mereka kemudian menyerahkan diri kepada Garluq dan membangun sebuah rezim Hui Hu baru yang disebut Karakitai.

Karakitai ini berlangsung selama 370 tahun, sejak pertengahan abad ke-9 hingga awal abad ke-13.

Seiring perjalanan sejarah komunitas Hui di China kemudianberkembang menjadi 10 kelompok/etnis, salah satunya adalah etnis Uighur. []

Sumber: ISLAM IN CHINA, Mengenal Islam di Negeri Leluhur/ Karya: Mi Shoujiang dan You Jia/ Penerbit: Lkis Pelangi Aksara/ Tahun: 2014

Tags: ChinaIslamMuslimuighur
Previous Post

Akbar Si Uighur

Next Post

Ini Tanggapan Dedi Mulyadi Atas Bergabungnya TGB ke Partai Golkar

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.