• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Ramadhan akan Berlalu, Manakah Tangis Itu?

by Adam
8 tahun ago
in Kultum Ramadhan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Aldi/Islampos

Foto: Aldi/Islampos

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

RAMADHAN merupakan bulan penuh berkah, penuh rahmat dan ampunan dari Allah SWT. Segala ibadah baik yang kita lakukan semua dilipatgandakan pahalanya oleh-Nya. Namun kini, kenikmatan itu sebentar lagi akan berakhir. Sebuah ketenangan dan kedamaian dalam mendekatkan diri pada-Nya kini mulai terasa sirna.

Cobalah tengok diri kita. Apa yang telah kita lakukan di bulan Ramadhan tahun ini? Amalan ibadah apa yang patut kita banggakan tahun ini? Akankah iman kita semakin meningkat atau malah sebaliknya? Itu semua hanya kita sendiri dan Allah yang mengetahuinya.

Jika kita tengok pada awal datangnya Ramadhan ini, seluruh umat Muslim gembira akan kedatangannya. Hal ini terlihat dari banyaknya umat Muslim yang melakukan shalat berjamaah di dalam masjid untuk sekedar mengerjakan shalat sunah (tarawih). Hampir seisi ruangan masjid penuh oleh mereka yang antusias menjalankan ibadah kepada Allah.

Tapi, perlahan demi perlahan semua mulai kembali pada semula. Di mana satu per satu orang-orang mulai meninggalkan masjid. Entah apa yang membuat mereka tak lagi beranjak pergi ke masjid dan melakukan ibadah bersama.

ArtikelTerkait

6 Kerugian Umat Islam di Bulan Ramadhan

3 Sifat yang Bisa Jerumuskan Seseorang ke Neraka

Langkah ke Depan Alumni Ramadhan

Ciri Orang Munafik

Pada malam-malam terkahir ini, Allah SWT memberikan ganjaran yang begitu besar bagi umat Muslim yang beribadah kepada-Nya, yakni lailatul qadar. Hanya orang-orang tertentu yang mampu mendapatkannya. Dan setiap muslim memiliki kesempatan untuk meraihnya. Tapi, mengapa hanya segelintir orang saja yang mau bersaing untuk mendapatkannya? Bukankah nikmat itu hanya ada sekali dalam satu tahun. Dan belum tentu pada tahun-tahun sebelumnya kita mendapatkan nikmat tiada tara tersebut.

Kini Ramadhan akan pergi meninggalkan kita. Dan kita telah menyaksikan kejahatan orang yang jahat, dan kebaikan orang yang baik, dan masing-masing telah menerima bagiannya dari untung dan rugi. Maka, alangkah menyesalnya orang yang semberono (melampaui batas), ia telah men-sia-siakan masa. Alangkah kecewanya orang yang menunda-nunda, seakan-akan ia merasa aman dari bahaya maut, atau mengetahui bahwa ia akan hidup hingga Ramadhan yang akan datang.

Inilah bulan kita menyampaikan selamat tinggal pada kita, dan akan berlalu dengan cepat. Maka, manakah tangis itu karena ditinggalkan olehnya. Dan manakah usaha kita untuk meninggalkan ketinggalan itu. Dan di manakah kita dari tuntunan nabi kita.

Alangkah harumnya masa itu oleh puasa dan bangun malam. Alangkah jernihnya waktu-waktu itu dari berbagai kotoran. Alangkah lezatnya kesibukan masa itu dengan ayat Quran dan surat-suratnya.

Aduhai, siapakah yang masih tetap menegakkan kewajiban dan sunah-sunahnya? Siapakah yang rajin mengisi waktu-waktunya.? Siapakah yang sungguh ikhlas dalam rahasia dan terangnya? Siapakah yang telah selamat dari rusaknya puasa dari fitnah-fitnahnya?

Semoga Allah mengaruniai kita untuk dapat menjalankan semua tuntunan-tuntunan yang utama, dan meninggalkan segala kekejian. Mengaruniai kita dengan penerimaan yang sebaik-baiknya dan pahala-pahala yang sebesar-besarnya. Aamiin. []

Sumber: Petunjuk ke Jalan Lurus/Karya: H. Salim Bahreisy/Penerbit: Darussaagaf PP Alawy Surabaya

ADVERTISEMENT
Previous Post

Terkait 40 Masjid Diduga Terpapar Radikalisme, Berikut Imbauan MUI

Next Post

Yudi Latif Mengundurkan Diri sebagai Kepala BPIP, Ini Tanggapan Ketua MPR

Adam

Adam

Dengan Ilmu, engkau berani bertindak dan dapat menahan diri untuk diam

Related Posts

Tata Cara Puasa Senin dan Kamis, Niat Puasa Senin-Kamis, Manfaat Puasa, Yang Dilakukan oleh Seorang Muslim di Bulan Ramadhan, Jenis Puasa Sunnah, Hukum Puasa Sunah Sebulan Penuh di Bulan Muharram, Batas Akhir Qadha Puasa Ramadhan, Alasan Kenapa Kita Perlu Puasa,Manfaat Intermitten Fasting, Hal yang Membatalkan Puasa

6 Kerugian Umat Islam di Bulan Ramadhan

18 Februari 2021
neraka, dajjal

3 Sifat yang Bisa Jerumuskan Seseorang ke Neraka

22 Mei 2020
khutbah. surga

Langkah ke Depan Alumni Ramadhan

20 Mei 2020
asmaul husna

Ciri Orang Munafik

17 Mei 2020
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.