• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 27 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Pusaka Bung Hatta

by Saad Saefullah
6 tahun ago
in Sejarah
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Foto: Historia

Foto: Historia

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

 

Oleh: Andi Ryansah, Penikmat Sejarah

TULISAN ini hanyalah kisah singkat tentang Bung Hatta yang saya ambil dari buku yang berjudul “Seri Dimata (Pribadi Manusia Hatta)” karangan orang-orang di sekitar Bung Hatta.

Bung Hatta adalah sosok yang sangat menyayangi buku. Suatu hari ada orang yang membaca buku sambil melipatnya sehingga bagian sampul depan dan belakang buku bertemu satu sama lain. Beliau marah melihatnya. “Tak boleh buku dilipat macam itu,” katanya dengan nada keras.

ArtikelTerkait

Apa Itu Konspirasi Sykes-Picot: Awal Perpecahan Dunia Islam?

Abdulmejid II, Khalifah Terakhir dalam Islam

Jejak Sejarah Andalusia: Peradaban Islam yang Terlupakan

Siapa Muawiyah bin Abi Sufyan, Pendiri Kekhalifahan Umayyah?

Dalam kesempatan lain, beliau pernah melihat orang tadi sedang memberi petunjuk halaman dengan cara melipat halaman buku pada bagian yang sedang dibaca. Lalu ditegurlah orang tadi dan diminta untuk membeli buku baru dengan judul yang sama sebagai ganti halaman buku yang telah dilipatnya.

Beliau juga tidak suka bukunya ditaruh terbalik. Beliau pernah mengatakan “Mana ada orang yang berjalan dengan kepala di bawah.”

Selain itu, setiap kali beliau mengambil sebuah buku dari perpustakaan, beliau meniup bukunya terlebih dahulu, seolah ada debunya, lalu diletakkan di atas papan rak atau meja tulis. Terlebih untuk buku-buku lama yang sudah tidak diterbitkan lagi, beliau sangat berhati-hati membacanya agar bukunya tidak sobek.

Meskipun begitu, di dalam bukunya ada tanda-tanda atau catatan-catatan tambahan yang penting yang ditulis dengan pensil halus. Pada tanggal 1 Desember 1956, rakyat Indonesia dikejutkan oleh keputusan beliau untuk meletakkan jabatannya sebagai wakil presiden.

Sejak itu, beliau beserta keluarganya pindah ke Jalan Diponegoro. Ketika memindahkan barang-barang ke rumah barunya, yang mula-mula diangkut beliau bukan perabot rumah tangga, melainkan buku-bukunya. Dari Jalan Merdeka Selatan 13, buku itu diikat jadi satu dalam tumpukan-tumpukan yang sesuai urutan semula dan sebagian bukunya dimasukkan ke dalam peti-peti alumunium yang masih tersimpan sejak dulu.

Di rumah barunya, ada pembantu khusus (seorang anak laki-laki) yang tugasnya khusus mengelap bukunya satu per satu. Kalau pembantu itu mengelap buku mulai dari rak perpustakaan yang paling kiri pada hari Senin, maka pada hari Senin berikutnya, dia akan sampai lagi pada buku pertama di rak paling kiri tersebut.

Kebersihan dan kenyamanan perpustakaannya sangat diperhatikan oleh beliau. Beliau menaruh kamper di perpustakaan, kemudian setiap enam bulan sekali, perpusatakaannya difumigasi (pengasapan dengan gas fumigan untuk menghilangkan kuman). Bahkan AC pertama yang beliau beli bukan dipasang di kamar tidur, melainkan di ruang perpustakaannya. Beliau sangat menjaga dan merawat buku-bukunya.

Di perpustakaannya, di bawah rak-rak tertentu ada papan yang bisa ditarik sehingga kalau beliau sedang membaca beberapa halaman buku, maka buku itu ditaruh di atas papan rak tersebut, lalu dibaca sambil berdiri. Tujuannya agar setiap buku terhindar dari kerusakan dan sampulnya tidak kotor.

Uniknya, beliau tidak suka kalau bukunya diberi nomor urut atau kode-kode perpustakaan seperti perpustakaan-perpustakaan pada umumnya. Karena beliau sudah tahu apa isi setiap bukunya. Tanpa nomor urut atau kode, beliau tahu cara menyusun buku-bukunya. Buku A harus ditaruh sebelum buku B, lalu buku C setelah buku B, demikian seterusnya. Beliau mengatakan “Buku A harus dibaca orang sebelum orang itu membaca buku B.” Jadi kalau ada orang yang lengah (menaruh buku-buku beliau dengan urutan B-A-C atau C-A-B), maka beliau akan tahu.

Bisa dibayangkan betapa telitinya beliau yang hafal urutan susunan ribuan bukunya. Begitulah Bung Hatta dan bukunya. Tak berlebihan bila dikatakan bahwa pusaka hidupnya adalah pustaka. []

 
Tags: bung hatta
ADVERTISEMENT
Previous Post

Dok, Benarkah Hubungan Badan sama dengan Olah Raga?

Next Post

Laporan: 95% Tawanan Palestina di Penjara Israel Alami Penyiksaan

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Related Posts

sykes-picot

Apa Itu Konspirasi Sykes-Picot: Awal Perpecahan Dunia Islam?

25 Juni 2025
Abdulmejid II

Abdulmejid II, Khalifah Terakhir dalam Islam

24 April 2025
andalusia

Jejak Sejarah Andalusia: Peradaban Islam yang Terlupakan

10 April 2025
Nuaiman bin Amr, Maisun binti Bahdal, Umar bin Khattab, Jasa Utsman bin Affan untuk Islam, Utsman Bin Affan, Muawiyah bin Abi Sufyan, Munafik

Siapa Muawiyah bin Abi Sufyan, Pendiri Kekhalifahan Umayyah?

28 Februari 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.