• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Orang-orang Kikir, Jauh dari Allah, Jauh dari Manusia, Jauh dari Surga

by Dini Koswarini
6 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Memaafkan Diri Sendiri, Kalimat Tauhid

Foto: Pexels

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Novi Fitriani, nsuccesfull@gmail.com

KALKULASI menjadi warna tersendiri di setiap investasi. Istilahnya, gue dapat apa jika gue ngasih lu dana? Mengungkung diri bersama layar-layar pergerakan jual beli saham. Iming-iming tingkatan sejumlah uang dari setiap keuntungan perusahaan menjadi keyakinan para investor untuk menanamkan modal. Dari yang “baru kenalan” dengan saham atau bahkan orang yang “sudah menikahi” saham dibuat mabuk kepayang.

Ironis, beberapa orang menjadi korban penipuan atas investasi bodong yang nggak jelas asal-usulnya. Kekayaan dieksploitasi besar-besaran demi tujuan melipatgandakan, namun berakhir sesenggukkan. Tak peduli dari pinjam sana-sini. Toh, slogan mereka tetap sama, “asal besar balik modalnya, tak masalah nyediain uang berapa saja”.

Terkadang manusia lalai terhadap risiko yang bisa diterima kapan saja, seperti kerugian akibat penurunan nilai investasi dan kebangkrutan yang dapat mengancam hilangnya uang yang dimasukkan. Orientasi pada deretan angka kerap melenakan rasional.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

BACA JUGA: Orang Yahudi ‘Menasihati’ Orang Mukmin agar Bersikap Kikir

Berbeda ketika investasi bukan atas nama dunia. Tentu, kerugian tidak pernah menyapa. Sayang, invetsasi ini sering diabaikan, enggan dipandang, bahkan memicingkan mata karena terpaksa. Ialah investasi akhirat (red: sedekah dan infaq).

Tampak jelas bukti orang-orang yang rakus akan kekayaan. Mengapa? Karena manusia lebih suka fast return (instan dalam keterwujudan) dibandingkan sesuatu hal dari Invisible hand (milik Tuhan). Padahal itu amat baik untuk mereka. Sungguh, investasi akhirat tidak akan pernah merugi. “Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas, Maha Mengetahui.” (Qs. Al-Baqarah:261)

Banyak bukan? Lalu apa yang menahan langkah kakimu untuk bersedekah di jalan-Nya, wahai anak Adam? Mari bermuhasabah diri dengan firman yang satu ini, “Dan jangan sekali-kali orang-orang yang kikir dengan apa yang Diberikan Allah kepada mereka dari karunia-Nya, mengira bahwa (kikir) itu baik bagi mereka, padahal (kikir) itu buruk bagi mereka. Apa (harta) yag mereka kikirkan itu akan dikalungkan (di lehernya) pada hari kiamat. Milik Allah-lah warisan (apa yang ada) di langit dan di bumi. Allah Maha Teliti terhadap apa yang kamu kerjakan (Qs. Ali Imran: 180).

BACA JUGA: Menjauhi Sifat Kikir, Hidup akan Bahagia

Anak Adam, harta yang kita dapatkan sekedar titipan untuk modal berbagi kebaikan. Sikap kikir, tamak, dan pelit terlalu berlebihan untuk mengekang harta yang istilahnya bukan milik kita secara utuh. Ingat, semua hanya titipan yang kelak Pemilik meminta pertanggungjawaban.

Rasulullah SAW pernah bersabda, “Dan orang-orang yang bakhil (kikir) itu jauh dari Allah, jauh dari manusia, jauh dari surga dan dekat pula pada neraka” (HR. At-Tirmidzi).

Naudzubillah, yuk investasi akhirat, agar Allah senantiasa dekat dan mencurahkan rahmat. Landasi dengan sikap ikhlas supaya bermanfaat, sebab keikhlasanmu menjadi sayap-sayap kehalalan bagi mereka dan pahala untukmu juga. []

Semarang, 19 Safar 1437 H

Tags: kikirorang kikir
ADVERTISEMENT
Previous Post

Di Atas Langit Masih Ada Langit

Next Post

Kisah Sarah, Istri Cantik Nabi Ibrahim Ketika Diganggu Raja Mesir

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.