• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Kamis, 5 November 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Bagaimana Mushaf Alquran pada Masa Nabi Muhammad ﷺ?

by Eneng Susanti
4 tahun ago
in Tsaqofah
Reading Time: 2 mins read
A A
0
pencetakan Al Qur;an, mushaf Alquran pada masa Nabi Muhammad , kata maaf dalam Al-Qur'an doa 7 pemuda kahfi, Al Quran,

Ilustrasi. Foto: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SAHABAT Islampos, Alquran dalam bentuk mushaf dimualai pengumpulannya pada masa khulafaur Rasyidin. Namun, sejatinya, mushaf Alquran telah ada sejak masa Nabi Muhammad ﷺ. Bagaimana mushaf Alquran pada masa Nabi Muhammad ﷺ tersebut?

Dalamsirah nabawiyah tecatat beberapa nama sahabat yang memiliki tugas khusus sebagai penulis wahyu. Jadi, sepanjang 23 tahun turunnya ayat Alquran, semuanya dipastikan ditulis oleh para sahabat tersebut. Tidak ada satupun ayat yang lolos tidak tertulis.

Hal itu dijelaskan dalam buku Mengenal Lebih Dekat Kehidupan Zaman Nabi ﷺ yang ditulis Ustadz Ahmad Sarwat dan diterbitkan Rumah Fiqih Indonesia. Diterangkan bahwa Nabi Muhammad ﷺ punya 48 orang juru tulis wahyu. Di antaranya yang paling popular adalah Zaid bin Tsabit dan Ubah bin Ka’ab.

Lantas bagaimana penulisan wahyu itu dilakukan, sedangkan pada zaman Nabi Muhammad ﷺ di Madinah belum ada penggunaan kertas. Sejarah mencatat, Ts’ai Lun penemu kertas dari China memang sudah membuat kertas sejak abad kedua Masehi. Namun, kertas tersebut belum diproduksi secara massal. Sehingga harga kertas pada masa itu belum ergonomis. Selain itu, di pasar yang ada di Madinah tidak ada yang menjual kertas.

ArtikelTerkait

Apakah Terkena Diabetes di Usia Muda Bisa Sembuh?

Ciri-ciri Darah yang Sudah Rusak yang Bisa Dikenali oleh Diri Sendiri

Apa Hukum Memalsukan Absen di Tempat Kerja?

Bagaimana Cara Hentikan Bersin yang Terus-menerus?

BACA JUGA: Hukum Shalat sambil Memegang Mushaf Al-Quran, Bolehkah?

Ternyata, teks ayat-ayat Alquran itu bukan ditulis di atas kertas seperti yang tersedia saat ini. Ayat Alquran pada masa Nabi Muhammad ﷺ ditulis pada kulit hewan, pelepah kurma, batu yang pipih dan kadang-kadang ditulis pada tulang unta yang lebar atau gepeng. Ya, tulang unta yang berbentuk lebar dan gepeng juga digunakan untuk media menulis ayat Alquran pada masa itu.

Alquran terdiri dari 6.000 lebih ayat. Maka dapat dibayangkan betapa banyak benda yang bertuliskan ayat-ayat Alquran dan berserakan tidak berurutan. Maka, setelah Nabi Muhammad ﷺ wafat, benda-benda bertuliskan ayat Alquran yang berserakan itu disusun ulang sesuai dengan urutan ayat dan surah. Hal itu dimulai pada masa kekhalifahan Abu Bakar Ash Shiddiq. Lalu, dilanjutkan oleh Khalifah Umar bin Khattab dan Khalifah Utsman bin Affan.

Saat ini, mushaf Utsmani tersedia dan bisa didapati oleh muslim. Meski media kertas  yang digunakan pastinya berbeda, namun susunan Alquran tetap lah sama. Sebab, penyusunan Alquran pada masa Khulafaur Rasyidin itu sesuai dengan petunjuk dan praktik bacaan Nabi Muhammad ﷺ. Dan, itu tetap terjaga hingga sekarang. []

SUMBER: REPUBLIKA

Tags: alquranmushaf AlquranMushaf Alquran pada Masa Nabi
ADVERTISEMENT
Previous Post

Batasan Aurat Lelaki

Next Post

Ketika Nabi Isa Diangkat ke Langit

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

diabetes

Apakah Terkena Diabetes di Usia Muda Bisa Sembuh?

10 Juli 2025
Puasa, Sakit Kepala, Darah

Ciri-ciri Darah yang Sudah Rusak yang Bisa Dikenali oleh Diri Sendiri

10 Juli 2025
Kerja

Apa Hukum Memalsukan Absen di Tempat Kerja?

9 Juli 2025
Ciri Tubuh yang Tidak Sehat, Bersin

Bagaimana Cara Hentikan Bersin yang Terus-menerus?

9 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.