• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 21 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Molly Carlson Mengenang Ramadhan Pertama

by Adam
8 tahun ago
in Mualaf
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Pixabay

Foto: Pixabay

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

 

PADA tahun 2005, atau tepatnya 13 tahun yang lalu, Molly Carlson baru tujuh bulan menjadi seorang muslimah. Ia ketika itu masih tinggal bersama ibunya dan belum punya keberanian untuk menceritakan keislamannya. Jelang bulan Ramadhan di tahun itu, ia harus mempersiapkan segalanya untuk menjalani ibadah di bulan ini.

“Waktu itu saya sudah bekerja dengan jam kerja penuh sehingga saya bisa berpuasa saat tidak berada di rumah. Saya memberitahu bosssaya bahwa saya berpuasa beserta alasanya,” tutur Molly. “Saat jam makan siang, saya menyelinap ke ruang shalat dan mendengarkan ceramah agama dan berusaha melupakan betapa hausnya saya siang itu.”

Hal yang paling berat bagi Molly adalah saat sahur, karena ia harus mencari alasan yang rasional bagi ibunya mengapa ia harus bangun jam empat dinihari, memasak dan makan. Untuk menghindari pertanyaan ibunya, Molly akhirnya membeli persediaan air galon, roti, selai kacang dan kue kering oatmeal. Makanan-makanan itu ia bungkus dalam satu kantong plastik besar dan ia sembunyikan di kolong tempat tidurnya.

ArtikelTerkait

Siapa Bobon Santoso, Mualaf di Bulan Ramadhan 2025?

Deretan Selebriti Indonesia yang Menjalani Bulan Ramadhan Pertamanya di 2025

Bagaimana Dr. Richard Lee Masuk Islam

Profesor Jepang Masuk Islam Jadi Mualaf karena Satu Ayat Al-Quran Ini

“Saya memasang alarm agar terbangun pada waktu sahur. Begitu alarm berbunyi, saya membuka makanan-makanan itu, memakannya. Saat waktu subuh, saya ke kamar mandi untuk wudhu. Semuanya saya lakukan pelan-pelan agar tidak menimbulkan suara yang bisa membangunkan ibu saya,” kenang Molly.

Tapi beberapa kali ibunya bangun dan memergoki Molly. Molly mencari alasan bahwa ia agak susah tidur malam itu.

Saat berada di kantor, Molly tidak menemui kendala berarti saat menjalankan ibadah puasa. Petang hari, saat waktu berbuka, Molly bersama beberapa temannya berbuka puasa di masjid dan menunaikan shalat tarawihnya di masjid itu. Persoalan kembali datang saat hari libur pada akhir pekan.

“Ibu saya akan memperhatikan mengapa saya tidak makan siang dan tidak mau sarapan pagi bersamanya. Pernah dua kali saya terpaksa membatalkan puasa karena keluarga kami mengadakan perayaan dan saya tidak bisa menghindarinya,” ujar Molly.

“Tapi Allah Maha Tahu dan Maha Penyayang. Di bulan Ramadan, saya sering menghabiskan hari-hari saya dengan satu keluarga asal Pakistan. Hubungan kami sudah dekat, mereka sangat baik dan memberikan semangat pada saya seperti anak perempuan mereka sendiri,” ungkap Molly.

Ketika bulan Ramadan sudah memasuki 10 hari terakhir, Molly mengantarkan ibunya ke rumah sakit untuk menjalani pembedahan rutin. Di dalam kendaraan sepanjang perjalanan ke rumah sakit, Molly gelisah untuk segera menceritakan pada ibunya bahwa sekarang ia seorang muslim. Molly takut sesuatu yang buruk menimpa ibunya saat menjalani operasi dan ibunya tidak pernah tahu puterinya sudah pindah agama ke Islam, sesuatu yang penting untuk diketahui sang ibu.

Molly akhirnya memutuskan untuk menceritakan semuanya dalam perjalanan itu. Tapi di luar dugaan, sebelum Molly sempat mengatakan apapun, ibunya tiba-tiba berkata, “Tak perlu menceritakannya padaku, kau sudah jadi muslim kan?”

Betapa terkejutnya Molly. Ibunya mengatakan bahwa dirinya sudah menduga bahwa Molly sudah masuk Islam. Meski tidak terlalu menyukainya, Ibu Molly menyatakan menghormati keputusan itu dan akan tetap mencintai Molly sebagai puterinya.

“Sejak hari itu, ibu menjadi segalanya buat saya. Ia mendukung semua keputusan saya dan selalu berada di samping saya dalam situasi apapun,” ujar Molly bahagia.

Sepuluh hari terakhir Ramadan dijalani Molly dengan lebih mudah. Ia tak perlu sembunyi-sembunyi lagi saat sahur. Kadang sang ibu ikut membantu menyiapkan makanan untuk berbuka puasa Molly. Pada hari raya Idul Fitri, ibunya juga menyampaikan ucapan selamat.

“Butuh waktu beberapa tahun buat saya untuk memberitahu seluruh keluarga bahwa saya seorang muslim. Syukurlah mereka semua menerimanya dengan terbuka. Pada akhirnya, orang yang bagi saya paling penting mengetahui saya seorang muslim adalah ibu saya,” ujar Molly. []

SUMBER: ONISLAM | ISLAMICRELIGION

Tags: bulan puasabulan ramadhanMasuk Islammolly carlsonPuasapuasa ramadhan
ADVERTISEMENT
Previous Post

Nilai Tukar Rupiah Anjlok, DPR Setujui Kenaikan Dana Operasional Haji 2018

Next Post

Perlu Diingat, Ini 6 Tanda Hati yang Sehat

Adam

Adam

Dengan Ilmu, engkau berani bertindak dan dapat menahan diri untuk diam

Related Posts

Bobon Santoso

Siapa Bobon Santoso, Mualaf di Bulan Ramadhan 2025?

29 Maret 2025
dr Richard Lee

Deretan Selebriti Indonesia yang Menjalani Bulan Ramadhan Pertamanya di 2025

25 Maret 2025
Dr. Richard Lee

Bagaimana Dr. Richard Lee Masuk Islam

8 Maret 2025
profesor, jepang

Profesor Jepang Masuk Islam Jadi Mualaf karena Satu Ayat Al-Quran Ini

19 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.