ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

Laporan: Kelompok Anti Muslim Amerika Meningkat 3 Kali Lipat

0

WASHINGTON–Jumlah Kelompok anti-Muslim di Amerika Serikat meningkat hampir tiga kali lipat tahun lalu. Demikian menurut laporan tahunan dari Southern Poverty Law Center.

Laporan yang dikeluarkan pada hari Rabu (15/2/2017) itu mengungkapkan, ada 34 kelompok anti-Muslim di Amerika Serikat pada tahun 2015, namun jumlahnya kemudian naik menjadi 101 di tahun 2016.

Hasil laporan ini mengaitkan “retorika pembakar” dari kampanye presiden Donald Trump dengan kenaikan kebencian anti-Muslim di Amerika Serikat.

“2016 merupakan tahun yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk kejahatan kebencian,” kata Mark Potok, seorang rekan senior di Southern Poverty Law Center, sebuah LSM berhaluan kiri non-profit yang melacak kelompok-kelompok ekstremis.

Laporan Southern Poverty Law Center ini juga mengatakan beberapa pejabat Gedung Putih senior, termasuk Steve Bannon, Steven Miller, dan Kellyanne Conway, memiliki ideolog anti-Muslim.

“Ini tidak seperti kepergian Michael Flynn yang akan mengurangi serangan serius terhadap Muslim Amerika,” kata Potok, seperti dilansir Press TV.

Ia mengacu pada mantan penasihat keamanan nasional AS, yang mengundurkan diri pada hari Senin lalu. Flynn telah membuat beberapa pernyataan anti-Muslim. Flynn mengatakan pada bulan Agustus tahun lalu bahwa “Islamisme” adalah kanker ganas di tubuh umat Islam dan dan harus diamputasi.

Laporan Southern Poverty Law Center juga menemukan bahwa saat ini ada lebih dari 900 kelompok kebencian aktif di seluruh AS, mulai dari kelompok neo-Nazi hingga kelompok rasis anti warga kulit hitam.

Laporan Southern Poverty Law Center menyimpulkan bahwa naiknya Trump dalam pemilihan presiden 2016, membangkitkan gelombang kelompok ekstrimis rasis dan kelompok kanan setelah puluhan tahun hidup di pinggiran masyarakat Amerika. [fq/islampos]

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...