• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 22 Desember 2025
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
Tidak ada Hasil
View All Result
Tidak ada Hasil
View All Result
Islampos
Home Keluarga Parenting

Kisah Pernikahan yang Sejati

Oleh Laras Setiani
4 tahun lalu
in Parenting
Waktu Baca: 3 menit baca
A A
0
ilustrasi.foto: kompasiana

ilustrasi.foto: kompasiana

0
BAGIKAN

IMRAN bin Hithan, sosok ulama sunnah menikahi Hamnah, seorang muslimah berpaham Khawarij. Bagaimana akhir kisah pernikahan mereka? Mampukah seorang Imran bin Hithan membebaskan belenggu pemahaman menyimpang sang istri?

Diceritakan oleh Al-Madaim bahwa Hamnah adalah wanita yang berparas cantik. Sedangkan Imran berparas kurang tampan. Suatu hari tatkala kecantikan istrinya membuat kagum, maka sang istri berkomentar, “Saya dan kamu akan masuk surga, sebab engkau mendapat nikmat lalu bersyukur (karena dapat istri cantik), dan saya mendapat musibah dan saya bersabar (karena dapat suami jelek)” (Siyar ‘Alamin Nubala’ Adz Dzahabi, 4/234).

BACA JUGA: 4 Kisah dalam Alquran tentang Kesabaran

Akhir kisah, justru suami yang mengikuti pemahaman istrinya, menjadi Khawarij tulen. Menyatukan dua perbedaan dalam perkara prinsip yakni aqidah dan manhaj (jalan hidup dalam beragama) bukan perkara ringan. Perbedaan kaca pandang dalam menilai sebuah kebenaran butuh ilmu dan keikhlasan.

ArtikelTerkait

10 Nasihat untuk Anak Laki-laki Sebelum Mereka Dewasa

Ibu Hamil, Lakukan 3 Hal Ini Agar Lahirkan Anak Shaleh!

Evolusi Pemukim Ilegal Yahudi: dari Alat Penjajahan hingga Memusuhi IDF

4 Hal yang Harus Anak Lihat dari Ayahnya

Masing-masing person untuk bisa menerima dan tunduk pada kebenaran yang berlandaskan Al Qur’an dan As Sunnah. Mengesampingkan hawa nafsu dan ego pribadi butuh kebesaran dan kebeningan hati agar jurang perbedaan sirna dan mereka mampu sepakat untuk kembali pada kebenaran sejati sebagaimana yang dibawakan Rasululullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam dan dipraktekkan generasi salaf.

Diantara faidah kisah ini adalah apa yang disebutkan oleh Syaikh Bakr Abu Zaid rahimahullah tatkala berkomentar tentang kisah ini, “Dengan demikian anda mengetahui bahaya bergaul dan menikah dengan ahlu bid’ah dan aliran-aliran sesat. Tidaklah perubahan drastis Iraq dari mayoritas ahli sunnah menjadi mayoritas syi’ah melainkan karena ahli sunnah menikah dengan syi’ah” (al-Khuthuth al-Nazhair, hlm.91-92).

Bingkai penantian

Teruntuk para muslimah yang belum ditaqdirkan Allah bersua dengan pendamping hati, teruslah memupuk iman serta mengumpulkan bekal menuju perjumpaan dengan kekasih hati. Penantian nan indah ketika dilandasi keikhlasan dan kesabaran yang berujung pada kebahagiaaan sejati.

Ketika keresahan menyiksa, saat usia tak lagi belia, teruslah bercita-cita di pertemukannya dengan lelaki shalih yang kapasitas agamanya selaras dengan perintah Allah serta RasulNya. Yakinlah kembang senyum sang pengantin akan engkau rasakan meskipun tak tau sampai kapan kereta pernikahan akan membawanya kepada sosok shalih dalam arti yang sesungguhnya. Kalaupun tak di kehidupan dunia, niscaya masih ada harapan di kehidupan akhirat.

Jangan kau gadaikan prinsip hidupmu, aqidah shahihahmu dan jalan Islam yang lurus hanya demi sosok mempesona pria yang membuaimu dengan janji-janji manis indahnya pernikahan. Harmonisasi sepasang pasutri sejati hanya terwujud tatkala suami istri memiliki landasan agama yang menjadikan tauhid sebagai landasan hidup. Meneladani Rasulullah shalallaahu ‘alaihi wa sallam dalam derap langkah kehidupan, menjalankan syariatnya dan menyebarkan kebenaran sejati.

Menikah karena orientasi akhirat. Hidup berumah tangga visi dan misi keduanya harus sejalan dan mereka akan mampu bersinergi serta berkolaborasi secara mempesona untuk mencapai kebahagiaan ketika selalu berpegang pada jalan-Nya. Penantian akan semakin indah ketika muslimah terus memproses diri menjadi shalihah. Terus melayakkan diri membina diri menjadi pribadi bertaqwa.

Menggapai mentari

Ukhti… yakinlah jodoh telah di tetapkan lima puluh ribu tahun sebelum penciptaan semesta ini. Jangan di rundung nestapa, bergaulah dengan orang orang shalih-shalihah agar anda pun kelak berdampingan dengannya. Dan andapun mampu menshalihkan diri.

Qatadah rahimahullah berkata: “Sesungguhnya kami, demi Allah, belum pernah melihat seorang menjadikan teman buat dirinya, kecuali yang memang menyerupai dia. Maka bertemanlah dengan orang-orang yang shalih dari hamba-hamba Allah agar kamu digolongkan dengan mereka atau menjadi seperti mereka” (Al-Ibanah, 2/477, no 500).

BACA JUGA: 7 Tips Menyambut Jodoh dalam Islam

Kebahagiaaan sejati ada dalam ketaqwaan seseorang, bukan pada setumpuk harta, tidak pula pada lelaki yang tidak jelas aqidah serta manhajnya. Seringkali pernikahan ‘sad ending’ lantaran pasutri seringkali berseteru saling mempengaruhi dan mendakwahi pasangan untuk mengikuti pemikirannya. Allah subhanahu wa ta’ala akan memberikan pilihan terbaik untuk anda dan akan merasakan manisnya iman.

ثَلاَثٌ مَنْ كُنَّ فِيهِ وَجَدَ بِهِنَّ حَلَاوَةَ الْإِيْمَانِ: أَنْ يَكُونَ اللهُ وَرَسُولُهُ أحَبَّ إِلَيْهِ مِمَّا سَوَاهُمَا، وَأَنْ يُحِبَّ الْمَرْءَ لاَ يُحِبُّهُ إلاَّ لِلهِ، وَأَنْ يَكْرَهَ أَنْ يَعُودَ فِي الْكُفْرِ بَعْدَ أَنْ أَنْقَذَهُ اللهُ مِنْهُ، كَمَا يَكْرَهُ أَنْ يُقْذَفَ فِي النَّارِ

Rasulullah SAW berwasiat : “Ada 3 hal siapa saja yang ada di dalamnya maka ia akan mendapatkan manis iman, yaitu ketika Allah dan Rasul-Nay lebih ia cintai olehnya dari pada orang lain. Jika ia mencintai seseorang semata-mata karena kecintaannya kepada Allah dan jika ia benci untuk kembali kepada kekufuran sebagaimanan kebenciannya untuk dimasukkan ke dalam neraka” (HR Bukhori no.16, 69410, dan Muslim no.43). []

SUMBER: MUSLIMAH

Tags: IstrijodohNikahPasangansuami
ShareSendShareTweetShareScan
ADVERTISEMENT
Previous Post

6 Keutamaan Shalat Dhuha Menurut Hadist Nabi

Next Post

Keajaiban Doa

Laras Setiani

Laras Setiani

Terkait Posts

Anak Laki-laki

10 Nasihat untuk Anak Laki-laki Sebelum Mereka Dewasa

8 Juli 2025
mitos kehamilan, Pengaruh Ibadah, Hamil

Ibu Hamil, Lakukan 3 Hal Ini Agar Lahirkan Anak Shaleh!

3 Juli 2025
Israel, IDF, Yahudi

Evolusi Pemukim Ilegal Yahudi: dari Alat Penjajahan hingga Memusuhi IDF

30 Juni 2025
Doa Memohon Rezeki kepada Allah, Niat Puasa Ramadhan, Anak

4 Hal yang Harus Anak Lihat dari Ayahnya

24 Mei 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Oleh Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

Oleh Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999! 1 nikah

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

Oleh Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

MasyaAllah, Inilah 124 Nama Sahabiyat untuk Bayi Perempuan beserta Artinya

Oleh Haura Nurbani
24 Agustus 2023
0
Hukum Mengubur Ari-ari Bayi, Fakta Bayi Baru Lahir, ASI, ciri bayi cerdas, nama, Nama Anak Perempuan, Hukum Bayi Tabung dalam Islam, Doa ketika Melahirkan

Nama Sahabiyat adalah nama wanita-wanita agung yang dikaitkan dengan Nabi Muhammad dalam menyebarkan Islam bersamanya.

Lihat LebihDetails

85 Motto Hidup dari Kutipan Ayat Alquran

Oleh Eneng Susanti
17 Januari 2023
0
motto hidup ayat Alquran, cara menjadikan Al-Qur'an sebagai penyembuh

SAHABAT mulia Islampos, ada banyak pelajaran dan hikmah yang bisa dipetik dari Alquran. Banyak pula kutipan ayat Alquran yang bisa...

Lihat LebihDetails

12 Ayat Al-Quran tentang Istiqamah, Dapat Memotivasi Kita

Oleh Sufyan Jawas
31 Oktober 2021
0
Hadist Nabi Tentang Ikhlas

ayat Al-Quran Tentang Istiqamah

Lihat LebihDetails

Berikut 7 Ayat Al-Quran tentang Masjid

Oleh Sufyan Jawas
1 November 2021
0
Ayat Al-quran tentang masjid

Saking pentingnya dalam kehidupan seorang Muslim, ada beberapa ayat Al-Quran tentang masjid. 

Lihat LebihDetails

Tempat-Tempat Terlarang untuk Shalat, di Mana Saja?

Oleh Haura Nurbani
3 Juli 2025
0
Pembatal Shalat

Tempat yang digunakan untuk shalat harus bersih, suci, dan sesuai dengan adab syariat.

Lihat LebihDetails
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

Tidak ada Hasil
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.