• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Senin, 12 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Kisah Pemuda Mualaf, Kuasai 14 Bahasa sampai Mimpi Lihat Kabah

by Eneng Susanti
7 tahun ago
in Mualaf
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Darren Mak. Foto: 
mothership.sg

Darren Mak. Foto: mothership.sg

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

HIDAYAH bisa datang menyapa siapa pun yang Allah kehendaki. Itulah yang dirasakan seorang pemuda Tionghoa asal Singapura bernama Darren Mak. Sebelum mengenal Islam Mak adalah pribadi pemarah bahkan beberapa kali mencoba melakukan bunuh diri.

“Saya banyak berpikir tentang kematian, karena apa gunanya (hidup)? Kadang-kadang saya mencari tahu cara yang paling tidak menyakitkan untuk bunuh diri dan merencanakan untuk melakukannya,” kata Mak seperti dikutip dari Farah.

BACA JUGA: Ini Proses Marcell Darwin Menjadi Mualaf

Kendati Mak merupakan seorang polyglot –memiliki kelebihan yang cukup langka, mampu memahami 14 bahasa–namun, prestasi Mak di sekolah bisa dibilang tidak baik. Mak terkenal nakal dan kerap mabuk-mabukan.

ArtikelTerkait

Siapa Bobon Santoso, Mualaf di Bulan Ramadhan 2025?

Deretan Selebriti Indonesia yang Menjalani Bulan Ramadhan Pertamanya di 2025

Bagaimana Dr. Richard Lee Masuk Islam

Profesor Jepang Masuk Islam Jadi Mualaf karena Satu Ayat Al-Quran Ini

Hingga pada suatu malam Mak bermimpi aneh. Dia bermimpi tentang situs suci umat Islam yang belum pernah ia ketahui sebelumnya. Apalagi ia seorang atheis, yang tidak mempercayai agama apapun.

“Letakkan bebannya dan hadapkan dirimu ke Kabah,” perintah sebuah suara dalam mimpinya.

Mak mengaku bingung dengan maksud mimpi itu, apalagi dirinya sama sekali tidak tahu soal Kabah. Namun karena ia seorang yang percaya pada nasib, Mak menganggap hal itu sebagai sebuah pertanda.

“Aku benar-benar ketakutan,” katanya sambil tertawa kecil.

Kemudian Mak mencari tahu apa itu Kabah hingga dia akhirnya mempelajari Islam. Dia melakukan penelitian sendiri sekitar dua tahun. Selanjutnya, ia memutuskan mengambil kursus mualaf.

“Menjadi polyglot memang berguna. Beberapa bahasa saya tahu sedikit membantu ketika belajar Islam. Tetapi materi utama saya masih dalam bahasa Inggris,” ucapnya.

Tak berselang lama, Mak mengumumkan dirinya telah jadi mualaf. Hal itu dia umumkan di akun Facebook miliknya.

Ada beberapa orang yang tidak percaya, tapi sebagian besar tahu Mak sudah berubah. Ibunya Mak pun ikut senang dengan perubahan itu.

“Kamu memiliki tujuan hidup sekarang. Kamu kini menjadi lebih baik, lebih bahagia,” ujar sang ibu.

“Ayah saya yang sangat khawatir, karena saat saya memutuskan menjadi muslim bertepatan dengan puncak kekejaman ISIS. Dia sangat ketakutan kalau-kalau saya berubah menjadi teroris. Sampai hari inipun ia masih ragu. Seperti ketika saya mengatakan, saya akan ke Indonesia, misalnya, dia bertanya, “melakukan apa?”” cerita Mak.

BACA JUGA: Roger Danuarta Mualaf 2 Kali, Ini Kata Cut Meyriska

Menjadi seorang Muslim China juga memberinya perspektif unik tentang perjuangan komunitas Muslim, salah satunya menemukan tempat makan di Singapura.

“Makanan halal tidak murah, setidaknya 2 sampai 3 dolar lebih mahal. Dan ketika saya menyadari hanya bisa makan dari satu restoran di sekolah, saya menghela napas,” ucapnya.

Mak tidak terlihat seperti tipikal Muslim atau Melayu di Singapura. Ia bersyukur terhindar dari perundungan yang sering dihadapi oleh rekan-rekan Muslimnya sehari-hari. []

SUMBER: FARAH.ID

Tags: Mualaf
ADVERTISEMENT
Previous Post

MUI Tetapkan KH Muhyiddin Jadi Wakil Ketua Umum Baru

Next Post

MUI Berencana Bentuk Badan Khusus Filantropi Dalam Kongres Umat Islam

Eneng Susanti

Eneng Susanti

Related Posts

Bobon Santoso

Siapa Bobon Santoso, Mualaf di Bulan Ramadhan 2025?

29 Maret 2025
dr Richard Lee

Deretan Selebriti Indonesia yang Menjalani Bulan Ramadhan Pertamanya di 2025

25 Maret 2025
Dr. Richard Lee

Bagaimana Dr. Richard Lee Masuk Islam

8 Maret 2025
profesor, jepang

Profesor Jepang Masuk Islam Jadi Mualaf karena Satu Ayat Al-Quran Ini

19 Mei 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.