Ini Dia 7 Tips Menghemat Anggaran Pernikahan

Ilustrasi
0

PERNIKAHAN selalu dibutuhkan persiapan yang matang jauh-jauh hari. Namun tak jarang mernikahan membutuhkan anggaran yang tak sedikit, dibutuhkan pemikiran ekstra untuk menghemat anggaran pernikahan. Berikut ini 7 cara menghemat anggaran pernikahan dikutip dalam Idntimes.com:

Manfaatkan produk teman atau keluarga
Yang sering bisa diberdayakan adalah apabila mereka punya produk yang bisa Anda jadikan souvenir atau opsi menu stand makanan. Misalnya Anda punya tante yang jago bikin jajanan pasar, puding atau kue kering, atau Anda punya teman yang punya usaha tanaman kaktus. Minta bantuan mereka untuk berpartisipasi. Tentu harga teman atau keluarga akan lebih murah, jika dibandingkan dengan harga pasaran. Mereka juga akan sangat senang membantu karena eventmu bisa jadi ajang buat mereka untuk promosi juga.

Upayakan bantuan dari tenaga teman atau keluarga
Masih tentang memberdayakan massa, kali ini teman dan keluarga bisa diminta tolong untuk membantu hal-hal kecil seperti membungkus souvenir, membungkus kue wedding yang akan dibagikan, jadi penerima tamu, jadi fotografer atau untuk bigger case, apabila Anda punya skuad keluarga seperti sepupu yang seumuran, bisa menjadi EO pas acara. Dengan begitu intensitas bertemu kalian juga akan semakin banyak dan semakin akrab. Jangan lupa tetap jaga cara komunikasi Anda ya dan sediakan pula reward kecil tapi berkesan di akhir acara atas bantuan mereka selama proses weddingmu. Tapi untuk yang membungkus souvenir atau yang lainnya, harus dipastikan dulu ya vendornya akan memberikan harga murah kalau tanpa packaging/ hiasan atau tidak. Kalau jatuhnya sama saja harganya.

Rajin survey dan membandingkan harga tiap-tiap vendor
Ini memang wajib apabila Anda mau menghemat anggaran. Terkadang ada vendor yang memberikan harga diskon apabila Anda all-in memesan di tempat mereka, namun kadang memesan terpisah pada vendor-vendor yang menawarkan harga murah, bisa jatuhnya lebih murah juga. Jadi Anda dan pasangan baiknya rajin survey dan membuat list untuk menentukan vendor.

Hitung rupiah yang berhasil Anda ’selamatkan’, supaya semakin semangat
Pernah kan melihat tulisan “Anda Hemat 35.980 Rupiah!” pada struk belanjaan? Nah, pasti punya kepuasan sendiri apabila kita sudah berhasil menghemat anggaran dan tentu hal ini membuat kita semakin bersemangat untuk langkah langkah penghematan berikutnya.

Cari kue Pernikahan yang simpel
Sudah bukan rahasia lagi ya kalau kue pernikahan itu komposisinya 90% prestige, 10% cake. Dari wujudnya yang besar, mungkin hanya 10 persennya kue sebenarnya. Coba didiskusikan lagi dengan pasangan dan keluarga apakah berkenan dengan kue pernikahan yang kecil tapi berkesan dan sangat berciri-khas dengan mempelainya.

E-Invitation menggantikan undangan versi cetak
Sebelumnya wajib baca, kalau di Indonesia saat ini, undangan bentuk soft-file begini masih belum menjadi undangan yang layak buat keluarga yang dituakan maupun atasan maupun kerabat yang dihormat. E-invitation itu saat ini cuma berlaku buat teman-teman yang seumuran saja, yang nyantai dan yang go green. Yang perlu Anda lakukan adalah kelompokkan list undangan yang wajib undangan cetak dan list undangan yang akan diberikan e-invitation. Setelah itu carilah vendor yang dapat menyediakan keduanya dengan harga terjangkau.

Jangan ikut-ikutan trend
Budaya konsumtif selalu dimulai dari rasa mau ikut-ikutan. Seperti misalnya melihat pernikahan teman yang memberikan souvenir lebih dari satu, atau mengundang penyanyi top, atau foto pre-wedding diluar negeri, atau contoh lainnya. Jika memang itu sudah menjadi impianmu dari dulu dan kamu sudah menabung untuk itu, maka tidak ada salahnya diwujudkan. Tapi kalau cuma karena mau ikut-ikutan, coba dipikirkan lagi deh. Cari hal-hal yang menjadi ciri khasmu dengan pasangan, lalu buat pernikahanmu yang menjadi trend yang pertama. Tentunya yang unik dan tapi hemat ya. []

SatuMedia

loading...
loading...