• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 19 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Hijrah dari Riba, Usaha Kian Berkah hingga Mampu Biayai Anak Kuliah

by Rifki M Firdaus
8 tahun ago
in Info Umat
Reading Time: 2 mins read
A A
0
[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

BISA memiliki kendaraan sendiri untuk berjualan tidak pernah terbayangkan sebelumnya oleh Nurhayati (47 tahun) warga Desa Jampang, Bogor. Ibu tiga anak yang akrab dipanggil Mak Enung ini setiap hari berkeliling menjajakan barang dagangan yang berisi aneka macam lauk matang. Penghasilannya pun kini lumayan, hingga bisa membeli sepeda motor dan membiayai anak kuliah.

Sebelum usahanya berkembang seperti saat ini, Mak Enung mengaku pernah mengalami masa-masa gelap. Kala itu ia meminjam modal usaha kepada bank keliling. Niat hati ingin membantu suami, tapi bukan untung yang ia dapat. Selain usahanya tidak berjalan dengan mulus, ia juga selalu dihantui perasaan berdosa karena telah menjadi pelaku riba.

“Rasanya dulu mau digunakan apapun uang pinjaman itu gak enak banget dan gak bikin tenang di hati,” jelas Mak Enung.

Atas saran temannya di tahun 2015 Mak Enung bergabung menjadi anggota Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) Pelita Jampang Gemilang program Sejuta Berdaya, yakni program pemberdayaan ekonomi non riba berbasis kelompok binaan LAZ Al Azhar. Selain mendapatkan bantuan modal bebas riba, di KSM ini Mak Enung juga mendapatkan bimbingan dan dampingan usaha serta ilmu agama.

ArtikelTerkait

HPA Gandeng EILS, Perkuat Posisi Pemuda Indonesia di Panggung Global

Kebangkitan FSLDK Solo Raya: Saatnya Revitalisasi Dakwah Kampus

Majelis Rahmatan Lil’Alamin (MR) Gelar Kajian Dhuha Ahad Pagi, Bahas Tafsir Ibnu Katsir

Pembangunan Masjid di Yokohama Resmi Dimulai

Setelah bergabung dengan KSM, Mak Enung mulai merasakan titik terang dalam usahanya. Awalnya ia berjualan dengan berjalan kaki sambil menjinjing barang dagangannya, kini ia sudah bisa menggunakan sepeda motor miliknya sendiri. Penghasilan yang diraih Mak Enung juga terus meningkat. Jika dulu dalam sehari dia hanya memperoleh keuntungan bersih 50 ribu per harinya, kini bisa mencapai 150 ribu perhari dengan waktu jualan mulai dari jam 07 pagi sampai jam 10 menjelang siang.

Menu-menu makanan Mak Enung juga terbilang unik, misalnya Chicken Yellow untuk ayam ungkep serta Telur Naga untuk telur balado dan lain sebagainya. Ia mengaku pemberian nama yang lain dari biasanya ini merupakan jurus promosi agar para calon pembeli penasaran dengan barang jualan yang ia bawa.

“Oleh Ketua KSM Pak Cahyadi, saya sering diberi masukan agar terus berinovasi dalam berjualan, agar para pelanggan tidak mudah bosan dan terus setia membeli dagangan saya”, ucap Mak Enung. Mak Enung juga terus menambah menu-menu baru dalam dagangannya seperti sate ayam, gurame saus asam manis, aneka sayuran matang hingga gorengan dan kue-kue.

Selain merasakan keberkahan dari sisi pendapatan, Mak Enung juga mengaku kini sudah lebih paham tentang agamanya, terutama mengenai shalat. Di KSM tak hanya pelatihan dan dampingan usaha, kajian rutin juga diadakan seminggu sekali agar para anggota bisa meningkat keimanan dan ketakwaannya serta kuat rasa persaudaraannya.

Kedepan Mak Enung masih memiliki mimpi, yakni membangun sebuah rumah makan. “Saya ingin mempunyai restoran, supaya gak selalu jualan keliling setiap hari. Selain itu juga supaya nanti saya bisa kasih pekerjaan untuk orang lain, karena saya ingin sekali bisa bermanfaat lebih kepada orang lain,” jelas Mak Enung. []

Tags: kuliahMak Enungriba
ADVERTISEMENT
Previous Post

Sebelum Tidur, Amalkan Dulu Adab-Adabnya

Next Post

Dua Peluru kembali Ditemukan di Gedung DPR

Rifki M Firdaus

Rifki M Firdaus

Related Posts

Himpunan Pemuda Al-Khairiyah

HPA Gandeng EILS, Perkuat Posisi Pemuda Indonesia di Panggung Global

19 April 2025
Dakwah Kampus

Kebangkitan FSLDK Solo Raya: Saatnya Revitalisasi Dakwah Kampus

6 April 2025
Kajian

Majelis Rahmatan Lil’Alamin (MR) Gelar Kajian Dhuha Ahad Pagi, Bahas Tafsir Ibnu Katsir

19 Januari 2025
Jepang

Pembangunan Masjid di Yokohama Resmi Dimulai

13 Januari 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.