• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 19 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Genosida, Apartheid dan Pendudukan Israel di Palestina, Sebuah Fakta

by Rifki M Firdaus
8 tahun ago
in Wacana
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Militer Israel tembaki Warga Palestina yang melakukan unjuk rasa terkait pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem. Foto: Washington Post

Militer Israel tembaki Warga Palestina yang melakukan unjuk rasa terkait pemindahan Kedubes AS ke Yerusalem. Foto: Washington Post

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

PENDUDUKAN di Palestina bukan dimulai pada tahun 1967, bukan hanya sekedar kejahatan pendudukan terhadap rakyat Palestina. Rezim Pendudukan Zionis mendirikan negara ilegal mereka di kuburan massal rakyat Palestina, bahkan jauh sebelum kedatangan Yahudi, Muslim dan Kristen.

Genosida adalah pembunuhan yang disengaja, dari sekelompok besar orang, terutama orang-orang dari kelompok etnis tertentu atau bangsa.

Mari kita kembali lebih mengulas peristiwa Nakba tahun 1948, pembantaian Deir Yassin adalah salah satu dari sekian banyak kasus selama ini. Jangan kita melupakan puluhan pembantaian lainnya, yang dilakukan oleh Zionis Rezim, salah satu yang terburuk adalah pembantaian Al Dawayima.

Foto: Google

Ekstremisme, barbarisme keji dipamerkan oleh Rezim Pendudukan Zionis, secara akurat disamakan dengan Rezim Nazi Perang Dunia II. Seberapa cepat sejarah dilupakan, maka secepat itu pula sejarah berulang dengan sendirinya. Secepat kebencian dari mereka yang tertindas, menjadi sebuah kebencian, tidak ada perbedaan antara pemimpin Zionis selama hampir 70 tahun terakhir dengan Hitler sendiri.

ArtikelTerkait

O Ternyata Ini 3 Arti Istilah “Nggak Ada Obat”!

Damaskus Jatuh, Basyar Al-Assad Dilaporkan Kabur; Akhir 50 Tahun Kekuasaan Keluarga Assad?

Ga Bisa Baca Hadist

Gendong Ala Drakor

Bayangkan jika setiap hari Anda dipaksa untuk melihat dinding abu-abu yang mengancam. Dinding pendudukan Rezim Apartheid Israel, adalah sebuah pengingat dari kebebasan Palestina yang dicuri, hak yang dicuri, tanah yang dicuri, anggota keluarga yang dicuri dan masa depan yang dicuri. Ini adalah dinding kebencian Israel, ketakutan dan penindasan! Palestina tidak layak untuk hidup di dalam kandang di tanah mereka sendiri, Palestina berada di sini, bebas. Palestina memiliki hak untuk membela tanah air mereka dan kehidupan mereka.

Foto: Albawaba

Dinding pendudukan Apartheid Israel telah merubah Tepi Barat dan Gaza menjadi sama dengan kamp konsentrasi Israel. Tembok ini berdiri di tanah Palestina yang dicuri, dinding ini memiliki pintu, tetapi warga Palestina tidak “bebas” melalui dinding untuk keluar atau masuk! Mereka adalah tahanan yang ditahan diluar keinginan mereka.

Pasukan Pendudukan Israel menggunakan pintu-pintu ini sebagai titik akses, masuknya rentetan kendaraan lapis baja dan tentara militer secara ilegal, melakukan penculikan, penangkapan, teror, penyerangan dan menyerang desa-desa Palestina pada siang dan malam, bahkan mereka menyerang pada suatu malam yang damai sebelum diketahui, seperti di Bil’in (sebuah desa di Ramallah). IOF (Israel Occupation Force) atau tentara pendudukan Israel, selalu memakai pakaian perang, bertujuan untuk membunuh. Ini adalah realitas kehidupan penuh rasa putus asa di bawah pendudukan, ini bukan sebuah film, ini adalah kehidupan sehari-hari yang menyedihkan di Palestina.

Bil’in dan desa-desa seperti itu tidak akan mengalami demoralisasi. Palestina berdiri bersatu untuk hak asasi manusia dan perdamaian, untuk mengakhiri pendudukan ilegal ini. Apakah Anda akan berdiri dengan Palestina? diamnya Anda telah membenarkan kekerasan yang dilakukan terhadap warga Palestina setiap hari.

Laki-laki Palestina, wanita dan anak-anak, yang dilecehkan setiap hari oleh IOF dan pemukim ilegal. Ini adalah cara Zionis dan IOF memperlakukan Palestina. Melecehkan, menghina, mengejek, secara fisik mengancam, dengan tindakan keji tidak manusiawi dan rasis mereka. Pria Zionis, wanita dan anak-anak turut berpartisipasi, penuh dengan kebencian, menyerang seorang wanita Palestina yang tidak bersalah (foto di atas). Ini adalah kehidupan di bawah pendudukan untuk setiap pria Palestina, wanita dan anak, sehari-hari.

Dikendalikan dan diteror setiap hari. Ini adalah cara Zionis mengontrol Palestina. Memaksa mereka untuk diteliti, demoralisasi dan tindakan tidak manusiawi melalui pos pemeriksaan bersenjata berat yang dijaga ketat jika akan melalui setiap wilayah Palestina. Tidak pernah ada kebebasan bagi warga Palestina untuk datang dan pergi, bahkan di dalam desa dan wilayah mereka sendiri, dunia menutup mata untuk itu semua.

Militer Israel Tangkap Warga Palestina. Foto: Israel National News

Berapa lama lagi hal ini akan berlangsung? Berapa lama lagi dunia akan membiarkan Rezim Zionis untuk terus melanggar hukum internasional dan melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan? Pendudukan telah melanggar Hukum Internasional, dan tidak ada yang mencegah pendudukan itu terjadi.

Menyebut pendudukan Apartheid di Palestina adalah suatu kenyataan. Sama halnya dengan Afrika Selatan yang berjuang melawan apartheid, situasi di Palestina sesuai dengan definisi di bawah hukum internasional. Protokol Tambahan I tahun 1977 Konvensi Jenewa tahun 1949, yang mengemukakan bahwa apartheid sebagai “pelanggaran berat”, tanpa batasan wilayah geografis. []

Tags: israelpalestinaPerspektif
ADVERTISEMENT
Previous Post

Boleh Aku Bantu?

Next Post

Tipiskan Rambut Alis karena Tebal, Bolehkah Dalam Islam?

Rifki M Firdaus

Rifki M Firdaus

Related Posts

Nggak Ada Obat, Potongan Rambut Laki-laki yang Tidak Diperbolehkan dalam Islam

O Ternyata Ini 3 Arti Istilah “Nggak Ada Obat”!

13 Desember 2024
Damaskus

Damaskus Jatuh, Basyar Al-Assad Dilaporkan Kabur; Akhir 50 Tahun Kekuasaan Keluarga Assad?

8 Desember 2024
Kitab Taurat, Hadist, Bani Israil, Zabur

Ga Bisa Baca Hadist

10 Agustus 2024
Sikap Suami yang Harus Disyukuri Istri, , Nikah, Tips yang Harus Dikuasai Istri Agar Suami Betah di Rumah, Sifat Istri yang Mendatangkan Rezeki bagi Suami, Drakor, Istri

Gendong Ala Drakor

10 Agustus 2024
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.