ISLAMPOS
Media Islam Generasi Baru

DPR dan Kemenag Kaji Biaya Haji Agar Tidak Bebani Calon Jemaah

Foto: Liputan6.com
0

‎JAKARTA: Komisi VIII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI dan Kementrian Agama (Kemenag) sedang mengkaji besaran biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) agar tidak membebani calon jamaah haji. Keduanya berharap, perbedaan kenaikan BPIH tahun 2017 tidak terlalu besar dibanding tahun lalu. Demikian dilansir oleh Ihram, Senin (13/2/2017).

Ketua Komisi VIII DPR RI, Ali Taher Parasong saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Menteri Agama pada Senin (13/2) mengatakan “Kalau ada kenaikan, harus bertahap dengan didasarkan tingkat rasionalitas. Misalnya dari Rp 35 juta menjadi Rp 35,5 juta. Syukur-syukur tidak ada kenaikan.”

Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin menjelaskan adanya perubahan besaran BPIH ini disebabkan kenaikan terhadap harga avtur, perubahan kurs rupiah terhadap dolar AS dan riyal Saudi, penambahan jumlah jamaah, hingga inflasi tahunan.

Seandainya ada kenaikan BPIH, Ali berharap, hal itu diimbangi dengan peningkatan pelayanan terhadap jamaah “Supaya jamaah miliki akses mudah, cepat, dan mendapat hak-hak secara maksimal,” kata dia.

“Hingga kini, besaran pasti BPIH belum ditentukan dan akan ditetapkan dalam dua hingga tiga pekan ke depan setelah mendapatkan persetujuan dari DPR.” tutup Lukman.[]

Langganan newsletter Kami
Langganan newsletter Kami
Daftar dan dapatkan informasi update dari Kami langsung ke Inbox e-mail Anda
Kamu dapat berhenti berlangganan kapanpun
loading...
loading...