• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 20 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Di Antara Wasiat Sunan Gunung Djati

by Adam
8 tahun ago
in Tahukah Anda
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Masjid Bayan. Foto: Wikipedia

Masjid Bayan. Foto: Wikipedia

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

JIKA kita berziarah ke makam Syekh Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Djati di Cirebon, maka dapat ditemukan di salah satu sudut area makam, tepatnya di dinding serambi Masjid Agung Gunung Jati, terpampang secara jelas sebuah kalimat “Insun titip tajug lan fakir miskin.”

Kalimat yang sudah cukup familiar khususnya bagi masyarakat Cirebon, dan diyakini merupakan wasiat terakhir Sunan Gunung Jati tidak lama sebelum beliau wafat.

Secara harfiah arti dari wasiat tersebut ialah, “Saya titip tajug (sejenis mushalla atau langgar yang dipergunakan pula buat mengaji) dan fakir miskin.”

BACA JUGA: Ketika Sunan Gresik dan Santrinya Shalat Istisqa

ArtikelTerkait

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

5 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

7 Karakter Mulia Pecinta Kucing: Rezekinya Mengalir dari Arah Tak Terduga

Kenapa Ada Orang yang Sering Bangun Pukul 3 Pagi?

Lewat wasiat dimaksud, Sunan Gunung Jati berpesan kepada umat Islam secara umum agar sepeninggal beliau keberadaan tajug dan fakir miskin senantiasa diopeni, dijaga dan diperhatikan. Dengan kata lain keduanya jangan diterlantarkan begitu saja.

Menurut salah satu tokoh dan kiai dari Plered, Cirebon, KH Jamhari, tajug yang dimaksud dalam wasiat di atas dalam konteks sekarang mempunyai batasan arti yang lebih luas, tidak hanya terbatas mushalla atau langgar saja. Tapi mencakup pula pondok pesantren, madrasah diniyah dan majlis ta’lim lainnya. Demikian pula yang dikehendaki dari istilah fakir miskin, bukan sekedar para pengemis yang meminta-minta, melainkan terutama adalah para santri dan pelajar yang benar-benar sedang menimba ilmu dan memerlukan bantuan demi kelangsungan studinya. Terhadap tempat-tempat untuk mengaji dan para santri, Sunan Gunung Jati menitipkan keduanya supaya umat Islam sepeninggal beliau ikut merawat dan membantu dan membidani kelestariannya.

Berdasarkan pengamatan penulis saat nyantri di salah satu pesantren di Cirebon tahun 2012, dengan adanya wasiat dari Sunan Gunung Jati ini, khususnya di beberapa daerah di Cirebon, masyarakat sekitar pesantren memperlakukan dengan begitu baik para santri. Misalnya tidak sedikit masyarakat ketika bulan Ramadhan saat mereka bersedekah dan membayar zakat fitrah diberikan langsung kepada para santri yang masih di pesantren.  Itu dilakukan tidak lain karena teringat pesan Sunun Gunung Jati di atas.

BACA JUGA: Susunan Al-Quran, Allah yang Mengatur?

Kendati tidak sepopuler bila dibandingkan wasiat pertama di atas, sebagian masyarakat Cirebon juga mengenal mutiara pesan lain yang juga diyakini bersumber dari Syekh Syarif Hidayatullah. Pesan tersebut berbunyi, “Sugih bli rerawat, mlarat bli gegulat,” artinya “menjadi kaya bukan untuk pribadi, menjadi miskin, bukan untuk menjadi beban bagi orang lain.”

Dua wasiat atau pesan Sunun Gunung Jati di atas substansinya sama dan saling menguatkan, yaitu di samping mengingatkan umat Islam supaya nguri-uri tempat ibadah dan majlis tempat menimba ilmu, di sisi lain juga mendorong kepada golongan orang yang kuat dan mampu agar senantiasa memiliki empati dan kepedulian kepada fakir miskin atau kelompok yang lemah dalam berbagai seginya baik lemah secara ekonomi, ilmu maupun politik. Sementara pesan kedua secara tersirat menekankan supaya golongan lemah yang mendapatkan uluran tangan atau santunan dari  orang lain tidak menjadi bergantung selamanya pada bantuan orang lain tersebut. Melainkan mereka nantinya juga dituntut bisa mengembangkan kehidupan yang mandiri dalam berbagai aspeknya. []

Ditulis Oleh M Haromain, Pengajar di Pesantren Nurun ala Nur Wonosobo, bergiat Forum Santri NU Temanggung | www.nu.or.id

Tags: Sunan Gunung Jatiwasiat
ADVERTISEMENT
Previous Post

McGregor

Next Post

SMAN 2 Purwakarta Serahkan Donasi 11 Juta untuk Palu-Donggala Melalui IslamposAid

Adam

Adam

Dengan Ilmu, engkau berani bertindak dan dapat menahan diri untuk diam

Related Posts

Sakaratul Maut, amal, Penghalang Rezeki, Arwah, Shalat Malam, renungan ramadhan, PMO, Keutamaan Pemimpin yang Adil, Shalat Malam, Orang yang Dibenci oleh Allah SWT, Kesabaran, Ulil Amri, Ibnu Abbas, Hari Kiamat

5 Pertanyaan di Hari Kiamat

13 Juli 2025
Ngabuburit, Prinsip Kebahagiaan, Muslim yang Bersyukur, Ikhlas, Target, Rahasia

5 Hal yang Harus Selalu Kamu Jadikan Rahasia dalam Hidup

10 Juli 2025
Tanda Kucing Sayang sama Kamu, Kucing

7 Karakter Mulia Pecinta Kucing: Rezekinya Mengalir dari Arah Tak Terduga

9 Juli 2025
Manfaat Tidur di Awal Malam, Bahaya Tidur Sore untuk Kesehatan, Penyebab Tidur Tidak Teratur, Ketindihan, Tidur di Awal Malam, Cara Mengatasi Insomnia, Adab Tidur, Bangun

Kenapa Ada Orang yang Sering Bangun Pukul 3 Pagi?

8 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.