• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 4 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Damaskus Direbut oleh Abu Ubaidah Al Jarrah

by Saad Saefullah
1 tahun ago
in Sejarah
Reading Time: 1 min read
A A
0
Damaskus, Hajjaj bin Yusuf

Foto: Freepik

DAMASKUS, salah satu kota penting dalam sejarah Islam, direbut oleh pasukan Muslim di bawah pimpinan Abu Ubaidah bin al-Jarrah pada masa Khalifah Umar bin Khattab. Peristiwa ini terjadi pada tahun 635 M (13 Hijriah) dalam rangkaian ekspansi Islam ke wilayah Syam (Levant) melawan Kekaisaran Bizantium.

Latar Belakang:

Kekaisaran Bizantium menguasai wilayah Syam, termasuk Damaskus, yang menjadi pusat perdagangan dan budaya penting.

Khalifah Umar bin Khattab memerintahkan para panglimanya untuk memperluas wilayah Islam dan melemahkan pengaruh Bizantium.

BACA JUGA: Menguak Rahasia Pedang Damaskus, Pedang Superior Milik Salahuddin Al-Ayyubi

ArtikelTerkait

Apa Itu Konspirasi Sykes-Picot: Awal Perpecahan Dunia Islam?

Abdulmejid II, Khalifah Terakhir dalam Islam

Jejak Sejarah Andalusia: Peradaban Islam yang Terlupakan

Siapa Muawiyah bin Abi Sufyan, Pendiri Kekhalifahan Umayyah?

Pengepungan Damaskus:

Abu Ubaidah bin al-Jarrah memimpin pasukan Muslim bersama Khalid bin al-Walid.

Strategi pengepungan dilakukan dengan baik, memanfaatkan kelemahan Bizantium dan keunggulan logistik pasukan Muslim.

Kota akhirnya menyerah setelah perundingan. Penduduk diberikan jaminan keamanan berdasarkan syarat-syarat yang adil, termasuk perlindungan terhadap tempat ibadah dan properti.

BACA JUGA: Ketika Umar bin Khattab Berhentikan Hakim yang Adil di Damaskus

Dampak Penaklukan:

Penaklukan Damaskus menandai awal dari runtuhnya kekuasaan Bizantium di wilayah Syam.

Kota ini kemudian menjadi salah satu pusat pemerintahan dan budaya Islam yang penting, terutama di masa Dinasti Umayyah.

Abu Ubaidah dikenal atas kepemimpinannya yang bijaksana, kesalehannya, dan kesetiaannya terhadap nilai-nilai Islam, yang membuatnya sangat dihormati oleh kawan maupun lawan. []

Tags: Abu Ubaidah Al Jarrahdamaskus
Previous Post

Damaskus Jatuh, Basyar Al-Assad Dilaporkan Kabur; Akhir 50 Tahun Kekuasaan Keluarga Assad?

Next Post

Keruntuhan Rezim Assad di Suriah, Seperti Firaun yang Ditenggelamkan

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.