• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Selasa, 6 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Cara Menghidupkan Lailatul Qadar

by Haura Nurbani
3 tahun ago
in Ramadhan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Lailatul Qadar, tawadhu

Foto: Freepik

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

BAGAIMANA cara menghidupkan malam lailatul qadar, apakah dengan shalat atau bacaan Al-Qur’an, sirah nabawiyah, memberikan nasihat, mengarahkan dan merayaknnya di masjid?

Pertama: Kebiasaan Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam adalah bersemangat pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadan, melebihi selainnya, baik dengan shalat, bacaan Al-Qur’an, maupun berdoa. Diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim dari Aisyah radhiallahu’anha, sesungguhnya Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

كان إذا دخل العشر الأواخر أحيا الليل وأيقظ أهله وشد المئزر . (ولأحمد ومسلم) كان يجتهد في العشر الأواخر مالا يجتهد في غيرها.

“Apabila memasuki sepuluh malam akhir, biasanya beliau (Rasulullah sallallahu ‘alahi wa sallam) menghidupkan malam, membangunkan keluarganya serta mengencangkan kainnya (meninggalkan jimak dan semangat beribadah).” Dalam riwayat Ahmad dan Muslim: “Beliau bersungguh-sungguh pada sepuluh malam akhir tidak seperti malam selainnya.”

ArtikelTerkait

Yang Biasanya Dibeli oleh Anak-anak 90-an ketika Lebaran

7 Tips bagi Penderita GERD saat Lebaran agar Tetap Sehat dan Nyaman

Puasa Syawal Dulu Atau Puasa Qadha Ramadhan?

Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna wa Minkum?

BACA JUGA:  4 Tanda Lailatul Qadar Berdasarkan Hadis

Kedua: Nabi sallallahu ‘alaihi wa sallam menganjurkan qiyam (shalat) pada Lailatul Qadar dalam keadaan iman dan harap.

Dari Abu Hurairah radhiallahu ‘anhu dari Nabi sallallahu’alaihi wa sallam sesungguhnya beliau bersabda:

من قام ليلة القدر إيماناً واحتساباً غفر له ما تقدم من ذنبه (رواه الجماعة إلا ابن ماجه)

“Barangsiapa yang berdiri (menunaikan shalat) pada Lailatul Qadar dengan iman dan berharap (pahala), maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (Diriwayatkan oleh jama’ah, kecuali Ibnu Majah)

Hadits ini menunjukkan disyariatkannya menghidupkan Lailatul Qadar dengan shalat.

Ketiga: Di antara doa yang terbaik untuk dibaca pada Lailatul Qadar seperti yang Rasulullah sallallahu ‘alaihi wa sallam ajarkan kepada Aisyah radhiallahu’anha sebagaimana diriwayatkan oleh Tirmizi dan dia nyatakan shahih dari Aisyah radhiallahu’anha, dia berkata:

يا رسول الله ، أرأيت إن علمت أي ليلة القدر ما أقول فيها ؟ قال : قولي : اللهم إنك عفو تحب العفو فاعف عني

“Wahai Rasulullah, bagaimana pendapat anda kalau saya mendapatkan Lailatul Qadar, apa yang saya ucapkan ketika itu? beliau menjawab: “Katakanlah, Allahumma innaka ‘afuwwun, tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni (Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Memafkan dan senang memaafkan, maka maafkanlah diriku).”

Keempat: Mengkhususkan malam tertentu di bulan Ramadan sebagai Lailatul Qadar memerlukan dalil untuk menentukannya. Akan tetapi malam-malam ganjil pada sepuluh malam terakhir lebih mendekati (Lailatul Qadar) di banding malam-malam lainnya, dan malam dua puluh tujuh lebih dekat di banding malam-malam lainnya dengan Lailatul Qadar. Sebagaimana disebutkan dalam hadits-hadits yang menunjukkan hal itu.

Lailatul Qadar
Foto hanya ilustrasi. Sumber: Vecteezy

Kelima: Adapun berbagai perbuatan bid’ah tidak diperkenankan, baik di bulan Ramadan maupun selain Ramadan. Terdapat riwayat dari Rasulullah sallalahu ‘alaihi wa sallam, sesungguhnya beliau bersabda:

من أحدث في أمرنا هذا ما ليس منه فهو رد (و في رواية) من عمل عملاً ليس عليه أمرنا فهو رد.

“Barangsiapa yang membuat perkara baru dalam urusan kami (agama) yang tidak bersumber darinya maka ia tertolat.” Dalam riwayat lain: “Barangsiapa beramal dalam suatu amalan yang tidak bersumber dari kami, maka ia tertolak.”

BACA JUGA:  Kapan Lailatul Qadar Terjadi?

Apa yang dilakukan pada sebagian malam bulan Ramadan dengan mengadakan perayaan, kami tidak mengetahui asal usulnya. Dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad dan seburuk-buruk urusan adalah perkara baru dalam agama (bid’ah).

Wabillahi taufiq. []

SUMBER: ISLAMQA

Tags: Cara Menghidupkan Lailatul Qadarlailatul qadar
ADVERTISEMENT
Previous Post

Cara Tilawah Quran di Bulan Ramadhan

Next Post

Hukum Mengeluarkan Zakat Fitrah Seminggu Sebelum Hari Raya

Haura Nurbani

Haura Nurbani

Related Posts

Lebaran

Yang Biasanya Dibeli oleh Anak-anak 90-an ketika Lebaran

30 Maret 2025
gerd

7 Tips bagi Penderita GERD saat Lebaran agar Tetap Sehat dan Nyaman

30 Maret 2025
Puasa, Sunnah Puasa Ramadan, Puasa Syawal

Puasa Syawal Dulu Atau Puasa Qadha Ramadhan?

30 Maret 2025
Hukum Mengucapkan Selamat Tahun Baru Hijriyah, Jawaban Taqabbalallahu Minna wa Minkum

Apa Jawaban Taqabbalallahu Minna wa Minkum?

30 Maret 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.