• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Sabtu, 26 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Cara Menghadapi Kematian, Dan Kadar Keimanan

by Yudi
5 tahun ago
in Syi'ar
Reading Time: 2 mins read
A A
0
jebakan setan, Surat Ali Imran, kematian

Ilustrasi: Unsplash

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SETIAP yang bernyawa pasti akan binasa. Itu janji Allah SWT. Kematian merupakan sesuatu yang niscaya sekaligus misteri. Niscaya karena ia akan datang dan menimpa semua orang. Misteri karena tak ada seorang pun yang tahu kapan Ijrail akan mencabut nyawa.

Namun, sejarah mencatat bahwa banyak orang shalih yang sadar saat kematian mendekati dirinya. Perkataan-perkataan yang mereka lontarkan pun seakan-akan sudah siap menghadapi Ijrail, Malaikat Sang Pencabut Nyawa.

BACA JUGA: Sakaratul Maut, Benarkah Menyakitkan?

Kadar Keimanan saat Menghadapi Kematian

agar tidak diganggu setan, merasa sial, kematian
Foto: Unsplash

Ketika Mu’awiyyah bin Abi Sufyan menghadapi kematian, ia berkata, “Dudukkanlah aku.” Maka, orang-orang di sekelilingnya pun mendudukkannya. Ia mulai mengingat Allah dan bertasbih kepada-Nya. Ia kemudian menangis. Lalu, ia berkata (kepada dirinya sendiri), “Engkau mengingat Tuhanmu, wahai Mu’awiyyah, setelah tua renta dan lanjut usia, sedangkan masa mudamu penuh dengan kesenangan.”

ArtikelTerkait

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

6 Manfaat Berteman dengan Orang Shaleh

Mu’awiyyah terus menangis dan bertambah keras tangisannya. Lalu, ia berkata, “Wahai Tuhanku, kasihanilah orang tua durhaka ini yang memiliki hati yang keras. Ya Allah, kurangilah kesalahannya, ampunilah ketergelincirannya, dan masukkanlah dengan kemurahan-Mu ke dalam kelompok orang-orang yang tidak mengharap selain-Mu dan tidak meyakini siapa pun selain-Mu.

Ketika Mu’adz bin Jabbal menjelang wafat, ia berkata, “Ya Allah, sesungguhnya aku takut kepada-Mu. Hari ini aku berharap kepada-Mu, ya Allah, sesungguhnya Engkau mengetahui bahwa aku tidak pernah mencintai dunia dan lama tinggal di dalamnya karena sungai-sungai mengalir dan pohon-pohon tumbuh. Namun, waktu-waktu siangnya panas menyengat saat-saat menyesakkan dan berkumpul dengan para ulama.”

Kadar Keimanan saat Menghadapi Kematian

jebakan setan, Surat Ali Imran, Kematian
Ilustrasi: Unsplash

BACA JUGA: Saudaraku, Ketika Malaikat Maut Mencabut Nyawa Orang Mukmin

Itulah perkataan dari dua orang shalih pada saat akan menjemput maut. Sungguh banyak keterangan yang menuliskan betapa peristiwa kematian merupakan peristiwa yang paling menakutkan dan menyakitkan. Namun, kadar keimanan yang akan membuat semuanya berbeda.

Seseorang dengan kadar keimanan yang tinggi tentunya akan menyambut maut dengan senyuman. Adapun orang yang kadar keimanannya rendah tentu saja akan dicekam ketakutan. Pilihannya adalah apakah kita akan memilih untuk menjadi orang yang tersenyum saat menghadapi kematian ataukah sebaliknya? Wallahu’alam. []

SUMBER: MUTIARA IHYA ULUMUDDIN

Tags: kematianMatiMautMenghadapi Kematian
ADVERTISEMENT
Previous Post

Madinah Dinobatkan sebagai Kota Teraman bagi Turis Wanita

Next Post

3 Hal Jangan Lakukan Ini pada Baju di Kamar Mandi

Yudi

Yudi

Related Posts

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

14 Juli 2025
agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

14 Juli 2025
Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

13 Juli 2025
Interview, Hadis tentang Dosa Berbohong, Teman

6 Manfaat Berteman dengan Orang Shaleh

12 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.