• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 18 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Bukankah Tak Ada Kalangan Atas jika Tak Ada Kalangan Bawah?

by Baehaki
8 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Foto: Pinterest

Foto: Pinterest

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Mawar Dani – Pegiat tulis berdomisili di Asahan

SORE yang indah saatnya berbagi kisah dengan harapan menjadi bahan renungan bagi kita semua. Baiklah, siapa yang tidak tahu dengan selembar kertas yang bernama surat undangan. Entah itu surat resmi atau tidak.

Kali ini saya akan mengajak kita semua untuk merenung barang sejenak saja. Pernahkah di antara kita mengadakan sebuah hajatan lalu untuk menghadirkan seluruh tamu kita gunakan surat undangan sebagai bentuk penghormatan bagi mereka.

Pernahkah di antara kita membuat perbedaan yang berarti antara bakal tamu tersebut melalui surat undangan? Baiklah, ini pengalaman yang saya ambil dari pengalaman sendiri.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

BACA JUGA: Tidak Menghadiri Undangan Walimah, Dosakah?

Beberapa hari lalu, seorang utusan datang ke kantor mengantar surat undangan. Hajatan tersebut berasal dari seorang pemimpin salah satu desa di kecamatan sini. Undangan tersebut cantik, desainnya unik, jika diperkirakan harga persatuannya bisa mencapai tiga ribu rupiah.

Hari ini, sepulang saya dari kantor, ada undangan dari orang yang sama. Ada yang membuat saya miris. Surat undangan untuk orang tua saya hanya selembar kertas tak lebih mirip kertas HVS bertulis juga berwarna.

Ini bukan sebentuk baper karena saya menganggap orangtua saya tidak dihormati. Sama sekali bukan. Yang ada dalam benak saya adalah kenapa hal itu mesti mendapatkan perlakuan beda? Apakah karena orangtua saya termasuk tamu dari kalangan biasa?

Lupakan soal perbedaan antara undangan yang saya terima dengan orangtua. Pernahkah sedikit saja kita berpikir, kenapa pada saat butuh kita mengelu-elukan golongan bawah? Saat kita butuh suara dari mereka demi sebuah jabatan, kita ingat mereka.

BACA JUGA: Undangan Pernikahan Sang Mantan

Pahamilah, tidak ada yang bisa disebut pemenang jika di antaranya tidak menerima kekalahan . Begitu pun orang terhormat, mereka tidak bisa disebut orang ‘besar’ jika di antara mereka tidak ada yang menyandang golongan bawah.

Melalui secuil kisah sederhana ini, mari merenung sejenak. Tanamkan dalam hati sebuah tekad, menghapus perbedaan antara golongan. Kita semua sama. Diciptakan oleh Allah melalui setetes air hina. Takdir dan ketentuan Dia yang menjadikan kita berbeda.

Allah saja membebaskan kita menghirup udara, menikmati cahaya matahari, menikmati pemandangan alam, dan lain sebagainya tanpa membedakan apakah orang tersebut kaya atau miskin.

Semoga bisa dipahami dengan kelembutan hati. Ambil yang bermanfaat dan tinggalkan yang buruk.

Asahan, November 2015

ADVERTISEMENT
Previous Post

Kenapa Khalifah Abu Bakar Dijuluki As-Siddiq?

Next Post

Memandang Aurat Pasangan ketika Berhubungan, Bolehkah?

Baehaki

Baehaki

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.