• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 18 Oktober 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Beginilah Kami Memperlakukan Ulama

by Mila
10 tahun ago
in Renungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

SELEPAS menshalati jenazah sang ibunda, Zaid bin Tsabit pulang dengan menaiki bighãl (bagal). Saat akan menunggangi hewan peranakan kuda dan keledai itu, sepupu Rasulullah, Ibnu ‘Abbas, tiba-tiba menghampiri lalu memegang tali kendali tunggangan tersebut. Ibnu ‘Abbas hendak menuntunnya sebagai bentuk penghormatan.

Keduanya adalah sahabat Rasulullah yang istimewa. Zaid merupakan sahabat cerdas yang pada zaman Rasulullah dipercaya sebagai penulis wahyu. Ia adalah sekretaris pribadi Nabi yang keulamaannya diakui di Madinah. Ibnu ‘Abbas pun tak kalah hebat. Putra ‘Abbas bin Abdul Muthallib ini memiliki wawasan luas. Banyak hadits yang keluar melalui jalur riwayatnya.

Namun demikian, kali ini atas sikap rendah hatinya, Ibnu ‘Abbas rela melayani Zaid. Zaid bin Tsabit yang merasa sungkan diperlakukan demikian oleh Ibnu ‘Abbas pun bertutur sopan, “Lepaskanlah, wahai anak paman Rasulullah!”

“Beginilah kami memperlakukan ulama,” jawab Ibnu ‘Abbas memuji keutamaan Zaid bin Tsabit. Bagi Ibnu ‘Abbas, orang biasa seperti dirinya sudah sepantasnya menghormati sahabat selevel Zaid.

ArtikelTerkait

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

Paksakan Bangun Shalat Malam

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

Sontak, Zaid mencium tangan Ibnu ‘Abbas. “Beginilah kami diperintah dalam memperlakukan keluarga Nabi,” katanya. Ini adalah sikap balasan atas ketawadukan Ibnu ‘Abbas. Kerendahan hati dibalas kerendahan hati.

Zaid menunjukkan kualitas jiwa yang luar biasa justru ketika dirinya mendapatkan pujian dan kehormatan. Ia adalah contoh dari kenyataan bahwa kian tinggi mutu seseorang, makin terkubur rasa congkak yang mengotori pribadinya. Ibnu ‘Abbas yang mendapat penghormatan serupa juga tak lantas tinggi hati. Baginya, Zaid tetaplah orang pintar yang patut dimuliakan. Karena itu, saat Zaid bin Tsabit wafat, Ibnu ‘Abbas sambil berdiri di sebelah makamnya berujar, “Demikianlah apabila ilmu pergi.” Ibnu ‘Abbas memandang kepergian Zaid bin Tsabit bagaikan kepergian ilmu itu sendiri.

Kisah ini diceritakan dari asy-Sya’bi, sebagaimana dikutip Hadratussyekh Muhammad Hasyim Asy’ari dalam Irsyâdul Mu’minîn ilâ Sîrati Sayyidil Mursalîn wa Man Tabi’ahu minas Shahâbah wat Tâbi’în yang terhimpun dalam Irsyâduls Sârî.

Sebagaimana para sahabat lain, Zaid bin Tsabit al-Anshari dan Ibnu ‘Abbas bukanlah dua orang yang selalu sepakat dalam hal pemikiran. Keduanya yang memang ahli fiqih tercatat pernah berselisih pendapat seputar bab warisan (farâidl). Hanya saja, kearifan dan akhlak terpuji mereka menjadikan perbedaan itu sebagai sesuatu yang wajar. Boleh beda asal persaudaraan tetap terjalin mesra! []

 

Sumber: NU Online

Tags: ip renunganPerlakuanUlama
ADVERTISEMENT
Previous Post

Jayakarta, Kota Kemenangan Warisan Kesultanan Cirebon

Next Post

Nenekku Tak Perawan Lagi

Mila

Mila

Related Posts

Duit, Uang

Saat Ga Punya Duit, Waduh Rasanya ….

12 Juli 2025
qarun, harta

Saat Kita Diuji dengan Banyaknya Harta

11 Juli 2025
Tahajjud, Amalan di Pagi Hari, Shalat Taubat, Renungan, Tahajjud, Shalat Malam, shalat tahajud, Bangun Malam, Surah Al-Baqarah, Shalat Witir, Shalat Malam

Paksakan Bangun Shalat Malam

10 Juli 2025
Rezeki, Jalan Rezeki, pencuri, Uang Haram, Sedekah

Uang Memang Bisa Beli … tapi Tidak Bisa Beli ….

10 Juli 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.