• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Minggu, 12 April 2026
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos

Apa Itu Ketindihan ketika Tidur dan Apa Penyebabnya?

Kondisi psikologis yang tegang dapat mengganggu kualitas tidur dan menyebabkan ketindihan lebih sering terjadi.

by Saad Saefullah
1 tahun ago
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Manfaat Tidur di Awal Malam, Bahaya Tidur Sore untuk Kesehatan, Penyebab Tidur Tidak Teratur, Ketindihan, Tidur di Awal Malam, Cara Mengatasi Insomnia, Adab Tidur, Bangun

Foto: Freepik

KETINDIHAN saat tidur, atau dikenal sebagai sleep paralysis (lumpuh tidur), terjadi ketika seseorang sadar tetapi tidak dapat bergerak atau berbicara saat tertidur atau baru bangun. Kondisi ini bisa disertai halusinasi, seperti merasa ada sosok menakutkan atau tekanan di dada. Dalam bahasa Sunda, hal ini disebut “Kena Eureup Eureup”.

Penyebab Ketindihan saat Tidur

1- Gangguan Siklus Tidur

Terjadi saat tubuh terbangun dari tidur REM (Rapid Eye Movement), tetapi otak belum sepenuhnya memberi sinyal untuk menggerakkan otot.
REM adalah fase tidur di mana mimpi terjadi dan otot tubuh dalam kondisi lumpuh sementara untuk mencegah kita bergerak mengikuti mimpi.

BACA JUGA:  5 Dampak Buruk Tidur di Dekat HP, dari Paparan Radiasi hingga Risiko Kebakaran

2- Kurang Tidur atau Pola Tidur Tidak Teratur

Begadang atau tidur dalam waktu yang tidak konsisten meningkatkan risiko mengalami sleep paralysis.

ArtikelTerkait

Apakah Terkena Diabetes di Usia Muda Bisa Sembuh?

Ciri-ciri Darah yang Sudah Rusak yang Bisa Dikenali oleh Diri Sendiri

Bagaimana Cara Hentikan Bersin yang Terus-menerus?

7 Penyebab BAB Berdarah yang Perlu Diwaspadai

3- Stres dan Kecemasan

Kondisi psikologis yang tegang dapat mengganggu kualitas tidur dan menyebabkan ketindihan lebih sering terjadi.

4- Posisi Tidur Terlentang

Tidur telentang meningkatkan kemungkinan mengalami sleep paralysis karena memengaruhi pernapasan dan relaksasi otot.

5- Gangguan Tidur seperti Narkolepsi

Narkolepsi adalah gangguan tidur kronis yang menyebabkan kantuk berlebihan di siang hari dan bisa memicu sleep paralysis.

6- Konsumsi Kafein atau Obat-obatan Tertentu

Kafein atau obat-obatan yang memengaruhi sistem saraf bisa mengganggu pola tidur dan meningkatkan risiko ketindihan.

BACA JUGA: 7 Penyebab Tidur Tidak Teratur, Kenapa Ya?

7- Kurang Aktivitas Fisik

Jarang berolahraga atau gaya hidup tidak aktif dapat berdampak pada kualitas tidur yang buruk.

Cara Mencegah Ketindihan saat Tidur

Pastikan tidur cukup (7-9 jam per malam).
Buat jadwal tidur yang konsisten.
Kurangi stres dengan meditasi atau teknik relaksasi.
Hindari tidur telentang jika sering mengalami sleep paralysis.
Batasi konsumsi kafein dan alkohol sebelum tidur.
Rutin berolahraga tetapi hindari aktivitas berat sebelum tidur.

Sleep paralysis sendiri bukanlah kondisi berbahaya, tetapi bisa terasa menakutkan. Jika sering terjadi dan mengganggu kualitas tidur, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau ahli tidur. []

Tags: ketindihan
Previous Post

Perilaku-perilaku Aneh Manusia di Zaman Ini, Ngeri Juga Ya!

Next Post

Sosok yang Tak Disebutkan Namanya dalam Kisah di Surat Al-Baqarah

Saad Saefullah

Saad Saefullah

Lelaki. Tidak terkenal. Menyukai kisah-kisah Nabi dan Para Sahabat.

Please login to join discussion
Social icon element need JNews Essential plugin to be activated.

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.