• Home
  • Disclaimer
  • Iklan
  • Redaksi
  • Donasi
  • Copyright
Jumat, 25 September 2026
Islampos
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Islampos
[adinserter block="1"] [adinserter block="17"]

Ajimat yang Dipercaya Dapat Melindungi Diri atau Rumah

by Dini Koswarini
6 tahun ago
in Dunia Ghaib
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rumah ideal dimulai dari para penghuninya., Tanda Hidup Berkah, Adab Masuk Rumah, Teladan dari Nabi, Adab Bertamu, Tugas Ibu Rumah Tangga, Adab Bertakziah, Cara Bertamu dalam Islam, Sisi Romantis Rasulullah, Rahasia Keluarga Bahagia,, Keutamaan Kedatangan Tamu, Kewajiban Suami terhadap Istri, Adab Bertamu, Tips Agar Rumah Nyaman dan Penuh Berkah, Adab Bertetangga, Ayat Quran untuk Perlindungan Rumah, Cara Rasulullah ﷺ Membahagiakan Istri:, Hukum Menyapu di Malam Hari, Nabi, Kiat Rumah Tangga Bahagia, Penyebab Konflik Rumah Tangga

Ilustrasi. Foto: Pexels

[adinserter block="3"] [adinserter block="19"]

Oleh: Suryandi Temala Sip, Lc. A. Md.

GAIB dalam definisi arab adalah segala sesuatu yang sifat nya berlawanan dengan yang tampak (zahir). Sehingga definisi ini kemudian lebih ditujukan kepada hal yang tidak dapat dirasakan oleh panca indera kita.

Nah keimanan pada hal gaib bukan berarti kita harus tunduk, takut dan taat kepada semua yang tidak nampak.

Keimanan kepada yang gaib lebih ditujukan agar merasakan kehadiran Allah di dalam kehidupan kita sebagaimana Firman Allah yang artinya : “Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya,” (surat Qaf :16).

ArtikelTerkait

Apakah Jin Termasuk Jenis Malaikat?

Benarkah Hantu Itu Tidak Ada? Apa Buktinya?

Kenapa Ada Orang yang Mau Santet Orang Lain?

Santet, Kenapa Diharamkan dalam Islam?

BACA JUGA: Bertugas di Rumah, Ini Nih Setannya

Keimanan inilah yang kemudian menjelma menjadi sikap tunduk, patuh dan taat kepada Allah, merasa dekat denganNya lalu merasa kuat menghadapi musuh utama kita (yang juga gaib) yaitu setan.

Keadaan ini jangan dibalik sehingga kita malah takut kepada setan dan jin, lalu menyekutukan Allah dengan menyertakan ajimat dan benda2 yang tidak dibolehkan dalam Islam. Karena tidak ada kekuatan selain kekuatan Allah dan tidak ada kedekatan kecuali kedekatan kita dengan Allah bukan melalui perantara benda-benda.

Mendekatkan diri kepada Allah melalui benda-benda sama halnya dengan perbuatan syirik. Hal inilah yang diberantas oleh Nabi kita Muhammad Saw dengan menghancurkan batu dan benda berbentuk berhala atau semacamnya.

Orang kafir musyrik itu sebenarnya tidak menyembah batu tetapi menjadikan batu sebagai perantara untuk dekat dengan Tuhan. Ini tertera di dalam firman Allah : “Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar. (QS Az Zumar :3).

BACA JUGA: Mengeraskan Suara Dzikir Setelah Sholat Fardhu

Jadi jelas lah bahwa syrik itu adalah menjadikan suatu benda alat yang mendekatkan diri kepada Allah. Sehingga ketika seseorang membuat jimat dari benda-benda yang didoakan untuk mendapat perlindungan sesungguhnya hal ini seperti yang dilakukan oleh orang musyrik dahulu, membuat patung lalu didoakan agar datang perlindungan dari Tuhan.

Nauzubillah mari kita semua berlindung dari perbuatan dosa terbesar ini, dosa yang tidak akan Allah ampunkan kecuali kita bertaubat.

Firman Allah tentang dosa terbesar ini surat Annisa 48 :

إِنَّ اللَّهَ لَا يَغْفِرُ أَنْ يُشْرَكَ بِهِ وَيَغْفِرُ مَا دُونَ ذَٰلِكَ لِمَنْ يَشَاءُ ۚ وَمَنْ يُشْرِكْ بِاللَّهِ فَقَدِ افْتَرَىٰ إِثْمًا عَظِيمًا

“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya. Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, maka sungguh ia telah berbuat dosa yang besar.” []

Tags: ajimat
ADVERTISEMENT
Previous Post

Ini Komentar Bijak Aa Gym tentang Logo HUT RI ke-75

Next Post

Vaksin Covid-19 Sinovac Belum Dapat Sertifikat Halal MUI

Dini Koswarini

Dini Koswarini

Related Posts

Hukum Merokok dalam Islam, Bahaya Rokok bagi Kesehatan, Jin

Apakah Jin Termasuk Jenis Malaikat?

18 Juni 2025
Jin, Hantu

Benarkah Hantu Itu Tidak Ada? Apa Buktinya?

1 Juni 2025
Sihir Pemisah, Santet

Kenapa Ada Orang yang Mau Santet Orang Lain?

2 Januari 2025
Santet

Santet, Kenapa Diharamkan dalam Islam?

1 Januari 2025
Please login to join discussion

Tulisan Terbaru

Melakukan Perubahan, sifat jujur, orang yang meninggalkan shalat, istidraj, FITNAH, SYAHWAT, maksiat, bunuh diri, dosa, maksiat, taubat

5 Alasan Jangan Mengungkit Dosa Masa Lalu Seseorang yang Sudah Bertaubat

by Yudi
14 Juli 2025
0

agar tidak mengulangi dosa, mengganti shalat wajib, dosa jariyah, mandi, dosa, shalat

Jangan Tinggalkan Shalat Meski Badan Kotor saat Kerja, Tidak Semua Kotor Itu Najis

by Yudi
14 Juli 2025
0

Senin

Jangan Lagi Bilang “Nggak Suka Senin!”

by Dini Koswarini
14 Juli 2025
0

Cerai, Sebab Zina Dilarang dalam Islam, zina, Penyebab Lelaki Selingkuh, Talak

Talak: Halal yang Dibenci, Senjata Iblis untuk Memecah Belah

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Laporan Donasi Islampos Juli 2025: Alhamdulillah, Sudah Terkumpul Rp2.390.999!

by Saad Saefullah
13 Juli 2025
0

Terpopuler

No Content Available
Facebook Twitter Youtube Pinterest Telegram

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.

No Result
View All Result
  • Home
  • Beginner
  • Tahukah
  • Sirah
  • Renungan
  • Muslimbiz
    • Muslimtrip
  • Berita
  • Cari

© 2022 islampos - Membuka, Menginspirasi, Free to Share.